Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dana Talangan Haji Harus Dihentikan Menurut Dahnil: Memanfaatkan Spiritualisme Umat untuk Raup Untung

Dana Talangan Haji Harus Dihentikan Menurut Dahnil: Memanfaatkan Spiritualisme Umat untuk Raup Untung

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 16 jam yang lalu
  • visibility 7
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Pemerintah mengambil sikap lebih tegas terhadap praktik dana talangan haji dan umrah yang masih ditawarkan sejumlah bank maupun lembaga keuangan.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menilai praktik penggunaan dana talangan, apalagi demi meraup untung, berpotensi menjadikan keinginan masyarakat menunaikan ibadah sebagai celah bisnis yang justru membebani calon jemaah.

Dahnil bahkan menyebut praktik tersebut sebagai bentuk pemanfaatan spiritualisme umat untuk kepentingan ekonomi.

“Dana talangan itu bukan hanya di reguler. Di haji khusus banyak. Beli porsi pakai dana talangan Rp25 juta, ngelunasi pakai dana talangan,” kata Dahnil dalam salah satu kesempatan.

Menurut dia, persoalannya bukan semata-mata soal adanya fasilitas pembiayaan. Yang menjadi sorotan adalah ketika produk keuangan dikemas dengan narasi ibadah sehingga masyarakat terdorong mengambil utang demi mendapatkan porsi atau keberangkatan haji dan umrah.

“Ini memanfaatkan spiritualisme umat dengan cara-cara begini, itu zalim. Ini harus dihentikan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan kekhawatiran pemerintah terhadap praktik komersialisasi keinginan masyarakat untuk beribadah. Dahnil menilai agama tidak semestinya dijadikan “topeng” untuk mengejar keuntungan, sementara masyarakat justru menanggung beban utang.

“Jangan semua kemudian praktik-praktik ekonomi yang menggunakan topeng agama itu harus dihentikan. Orang cari keuntungan menggunakan agama itu harus dihentikan,” ujarnya.

Bank yang Masih Bandel Akan Diperingatkan

Sikap pemerintah tidak berhenti pada kritik. Dahnil mengatakan bank maupun lembaga keuangan yang masih menawarkan dana talangan haji akan menjadi perhatian pemerintah.

“Bank-bank yang bandel masih pakai dan jualan dana talangan, itu akan kami peringatkan,” katanya.

Dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (19/8/2026), Dahnil kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak menghendaki adanya dana talangan haji.

“Ini jadi catatan kami untuk bank. Termasuk teman-teman Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), enggak ada itu dana talangan,” ujar Dahnil.

Ia menyebut masih terdapat banyak calon jemaah yang terlilit utang setelah memanfaatkan fasilitas tersebut. Bahkan, menurut Dahnil, jumlahnya mencapai puluhan ribu hingga ratusan ribu orang.

Kondisi itu menjadi persoalan serius karena ibadah yang seharusnya dijalankan dengan kemampuan finansial justru dapat dimulai dengan kewajiban membayar utang.

Dahnil mencontohkan bantuan yang diterima pemerintah dari Uni Emirat Arab. Sebagian bantuan tersebut, kata dia, digunakan untuk membantu masyarakat yang memiliki utang.

“Yang kemarin kami dari Pemerintah Uni Emirat Arab dapat bantuan, itu sebagian besar kami (salurkan untuk) bantu orang-orang yang berhutang,” jelasnya.

Umat Jangan Dijadikan Komoditas

Kritik Dahnil semakin keras ketika ia menyoroti perubahan orientasi bisnis sejumlah perusahaan pembiayaan. Menurutnya, lembaga yang selama ini menawarkan pembiayaan konsumtif kini mulai masuk ke bisnis dana talangan haji dan umrah.

“Yang biasa kredit motor, macam-macam nama kredit motor, itu sekarang mereka jualan dana talangan haji dan umrah,” katanya.

Ia khawatir masyarakat akhirnya hanya diposisikan sebagai komoditas dalam industri yang menggunakan sentimen keagamaan sebagai daya tarik.

“Umat cuma jadi komoditas saja,” ujar Dahnil.

Pemerintah, lanjut dia, akan melakukan penertiban. Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah disebut telah berulang kali mengingatkan agar praktik dana talangan tidak lagi dijalankan.

Ke depan, bank dan lembaga keuangan yang masih menawarkan produk tersebut akan menjadi sasaran penertiban.

“Ke depan akan kami tertibkan. Ini kan menjerat orang atas nama ibadah. Kami mulai bereskan ini,” tegas Dahnil.

Bagi pemerintah, persoalan dana talangan bukan sekadar perkara produk perbankan. Di baliknya terdapat persoalan yang lebih mendasar: bagaimana memastikan masyarakat menjalankan ibadah haji dan umrah tanpa terlebih dahulu terjebak dalam beban finansial.

Dahnil meminta aparat dan jajaran Kementerian Haji tidak takut melakukan penertiban terhadap praktik tersebut.

“Kasihan umat kita, dimanipulasi, dijerat dengan perilaku-perilaku begitu. Nah, ini yang akan kami tertibkan,” katanya.

Pesan pemerintah pun menjadi semakin jelas: ‘keinginan umat untuk beribadah tidak boleh berubah menjadi ladang keuntungan yang membuat mereka terjerat utang.’

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Ucapkan Selamat Milad untuk Tazkiyah Tour dari Kota Thaif

    Jemaah Haji Ucapkan Selamat Milad untuk Tazkiyah Tour dari Kota Thaif

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 685
    • 0Komentar

    THAIF — Dari dataran tinggi Kota Thaif, jemaah haji khusus Tazkiyah Tour mengucapkan selamat milad untuk travel kesayangan. Tepat pada 15 Dzulhijah, Tazkiyah Tour berusia 25 tahun. Perusahaan ini lahir di musim haji, saat para duyufurrahman masih berada di tanah suci. Para jemaah membentangkan sebuah spanduk panjang dari depan sebuah restoran di kota yang terkenal dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Sejumlah Aturan Baru Ibadah Umrah Selama Umrah Ramadan 2026

    Ini Sejumlah Aturan Baru Ibadah Umrah Selama Umrah Ramadan 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 283
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi resmi menerbitkan pedoman baru pelaksanaan umrah selama Ramadan 2026. Aturan diberlakukan untuk mengantisipasi lonjakan besar jemaah, khususnya pada sepuluh malam terakhir Ramadan yang selalu menjadi periode tersibuk di Masjidil Haram. Kebijakan tersebut disusun secara komprehensif dengan tujuan utama menjaga keamanan, kelancaran arus jemaah, serta kekhusyukan ibadah jutaan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia yang […]

    Bagikan Berita:
  • Setelah Musim Haji, Umrah Periode Berikutnya Juga Bakal Lebih Ketat

    Setelah Musim Haji, Umrah Periode Berikutnya Juga Bakal Lebih Ketat

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 398
    • 0Komentar

    SAUDI – Otoritas Kerajaan Arab Saudi menerbitkan kebijakan baru mengenai pelaksanaan ibadah umrah menjadi lebih ketat. Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Pariwisata Arab Saudi mengumumkan bahwa kini proses penerbitan visa umrah harus mengacu pada ketentuan baru, khususnya terkait reservasi akomodasi. Visa umrah saat ini cuma bakal diterbitkan jika hotel yang dipesan oleh jemaah telah […]

    Bagikan Berita:
  • Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

    Jarang yang Tahu, Para Imam Masjidilharam Lebih Memilih Ambil Gaji dari Pekerjaan Lain

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 673
    • 0Komentar

    MAKKAH – Masih jarang yang tahu, menjadi imam di Masjidil Haram sebenarnya punya upah yang lumayan besar dari negara. Mereka bahkan biasa mendapat cek kosong, yang dipersilahkan untuk diisi sendiri. Tapi mereka menolak mengisi, dan memilih mengambil gaji dari pekerjaan lain di luar imam. Dikenal sebagai pribadi-pribadi yang bersahaja dan memiliki keteguhan hati, imam di […]

    Bagikan Berita:
  • Ketentuan Haji 2026 Diumumkan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Salah Satunya Terkait Tenggat Kontrak

    Ketentuan Haji 2026 Diumumkan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Salah Satunya Terkait Tenggat Kontrak

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 327
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, mengumumkan serangkaian aturan baru yang wajib dipatuhi seluruh negara pengirim jemaah haji untuk musim Haji 2026 atau 1447 H. Pengumuman tersebut disampaikan dalam pertemuan semi-tahunan dengan pejabat haji dari berbagai negara Islam, yang digelar di sela-sela Konferensi dan Pameran Haji edisi kelima di Jeddah, Senin […]

    Bagikan Berita:
  • Prabowo Perintahkan Perbanyak Petugas Haji dari Unsur TNI-Polri

    Prabowo Perintahkan Perbanyak Petugas Haji dari Unsur TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 322
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Haji dan Umrah untuk menambah jumlah petugas haji dari TNI-Polri. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk memperkuat pelayanan untuk jemaah yang selalu diisi banyak lansia. “Kita akan tambah (dari TNI-Polri), supaya kemudian mereka bisa bertugas lebih baik, karena lebih prima biasanya petugas dari TNI dan Polri. Dan kita akan […]

    Bagikan Berita:
expand_less