Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Pernah Salahkan Jemaah, Owner Annisa Ahmada Kini Menghilang Setelah 1.100 Orang Minta Refund

Pernah Salahkan Jemaah, Owner Annisa Ahmada Kini Menghilang Setelah 1.100 Orang Minta Refund

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • visibility 134
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Gelombang calon jemaah umrah (CJU) yang memilih mundur dari PT Annisa Ahmada semakin besar. Setelah berkali-kali mengalami ketidakpastian keberangkatan, sekitar 1.100 jemaah kini mengajukan refund, sekaligus mengambil paspor dan sertifikat vaksinasi mereka.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat, hampir 4.000 orang sebelumnya telah terdaftar di PT Annisa Ahmada. Namun, kondisi berubah setelah travel tersebut mendapat sanksi akibat persoalan keberangkatan jemaah.

Ironisnya, ketika para jemaah mendatangi kantor untuk mengurus refund dan mengambil dokumen, pemilik perusahaan disebut sudah tidak dapat dihubungi. Kantor cabang PT Annisa Ahmada juga dilaporkan tutup.

Petinggi perusahaan tersebut diketahui merupakan ibu dan anak, yakni Direktur Utama Erny Khoirun Nisa (44) dan Komisaris Zulfa Rizki Maulana (24), warga Suronatan III, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Para CJU kemudian diarahkan ke posko pengaduan yang dibuka di kantor firma hukum Rif’an Hanum & Nawacita di Dusun Losari, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Mojokerto. Rif’an Hanum merupakan kuasa hukum PT Annisa Ahmada.

Kemenhaj sebelumnya memblokir akses PT Annisa Ahmada terhadap Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH). Sanksi tersebut membuat perusahaan tidak dapat menerima calon jemaah baru, dengan tujuan mencegah bertambahnya korban.

Langkah itu diambil setelah PT Annisa Ahmada dinilai melakukan pelanggaran berat, termasuk menelantarkan 82 jemaah umrah di Arab Saudi dan gagal memberangkatkan 282 CJU pada September 2026.

Berulang Kali Ditunda

Salah satu CJU yang mengalami penundaan adalah Novi Atriani (25), warga Mojoanyar, Mojokerto. Ia mendaftar paket Milad seharga Rp33,8 juta untuk perjalanan umrah selama 12 hari.

Novi membayar uang muka Rp15 juta pada 17 Mei 2026 dan melunasi biaya perjalanan pada 27 Juni. Ia kemudian dikenai tambahan Rp3 juta dengan alasan kenaikan harga avtur. Pembayaran tambahan dilakukan pada 7 Agustus sehingga total uang yang telah disetorkan mencapai Rp36,8 juta.

Novi dijadwalkan berangkat pada 30 Agustus 2026. Namun, keberangkatan kembali ditunda beberapa kali.

“Dijanjikan berangkat 30 Agustus kemarin, jam 3 disuruh kumpul di bandara, saya sudah siap-siap, tiba-tiba jam setengah 11 malam dikabari kalau ada miss komunikasi dengan pihak tiket,” kata Novi, Jumat (4/9/2026).

Keberangkatan kemudian dijanjikan pada 1 September, lalu 2 September, hingga 5 September. Semuanya kembali gagal.

Kecewa dengan ketidakjelasan tersebut, Novi bersama 14 jemaah lainnya mendatangi kantor PT Annisa Ahmada Cabang Mojokerto pada 3 September. Mereka memilih membatalkan keberangkatan dan meminta pengembalian dana.

Sempat Salahkan Jemaah

Sebelumnya, manajemen PT Annisa Ahmada memberikan penjelasan berbeda terkait gagalnya keberangkatan sejumlah jemaah.

Direktur/CEO PT Annisa Ahmada, Erny Khairunnisa, menyebut ada jemaah yang menolak diberangkatkan secara terpisah dari anggota keluarganya. Menurut pihak perusahaan, tiket maskapai memang diterbitkan secara bertahap menyesuaikan alokasi kloter.

Manajemen juga membantah tudingan bahwa dana jemaah telah digelapkan atau dibawa kabur. Pihak perusahaan menyatakan persiapan dokumen, termasuk visa dan paspor, telah dilakukan. Mereka pun menyalahkan jemaah karena memilih tidak mau berangkat saat itu hanya karena berangkat bertahap dan terpisah dari keluarga lainnya.

Kini, persoalan tersebut memasuki babak baru. Ketika ribuan CJU memilih menarik diri dan meminta refund, keberadaan pemilik perusahaan justru menjadi pertanyaan para jemaah yang tengah menunggu kepastian nasib uang dan dokumen mereka.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Travel Umrah Diduga Terlibat Korupsi Kuota Haji, KPK Geledah Satu Kantor Biro Perjalanan

    Travel Umrah Diduga Terlibat Korupsi Kuota Haji, KPK Geledah Satu Kantor Biro Perjalanan

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 484
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji periode 2023–2024 terus merembet. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyasar pihak swasta, salah satunya sebuah biro perjalanan umrah dan haji yang diduga ikut terlibat. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik melakukan penggeledahan di kantor agen perjalanan tersebut pada Kamis, 14 Agustus 2025. […]

    Bagikan Berita:
  • Managing Director PT Tazkiyah Global Mandiri, H. Adnan Syahruddin

    Pendaftaran Haji Khusus Bisa Dilakukan di Mana Saja, Tazkiyah Tour Gencar Sosialisasi Haji Resmi

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 488
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perusahaan biro perjalanan umrah di Makassar, menggencarkan sosialisasi ke sejumlah daerah terkait pentingnya melakukan pendaftaran haji di travel-travel berizin resmi. Tazkiyah juga secara aktif menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat terkait rencana berhaji tahun depan. Hal ini disampaikan langsung oleh Managing Director PT Tazkiyah Global Mandiri, H. Adnan Syahruddin, dalam program Info Haji 1447 H yang […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji yang Melahirkan di Tanah Suci Belum Bisa Pulang, Berasal Daerah Lumajang

    Jemaah Haji yang Melahirkan di Tanah Suci Belum Bisa Pulang, Berasal Daerah Lumajang

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle rilis
    • visibility 489
    • 0Komentar

    SAUDI – Jamaah haji asal Lumajang, Jawa Timur, Tristy Erlinawati, belum bisa pulang lantaran belum dapat izin dari pemerintah pemerintah Saudi, usai melahirkan bayi laki-laki prematur saat menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi. Tristy tergabung dalam kloter 83 Embarkasi Surabaya dan dijadwalkan pulang pada Senin 7 Juli 2025. Akan tetapi, karena kondisi bayinya masih […]

    Bagikan Berita:
  • Sint Travel Berangkatkan Jemaah Umrah Perdana Musim 1447 H

    Sint Travel Berangkatkan Jemaah Umrah Perdana Musim 1447 H

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 626
    • 0Komentar

    MADINAH — Sint Travel, anak perusahaan Tazkiyah Group, memulai pemberangkatan umrahnya untuk musim 1447 Hijriah. Pemberangkatan perdana dilakukan Kamis, 3 Juli 2025. Ada 40 jemaah yang terbang ke tanah suci dengan maskapai Singapore Airlines Group. Direktur Sint Travel, Helfitri Tahir menuturkan, 40 jemaah adalah jumlah maksimal yang diberangkatkan setiap kelompok. “Supaya pelayanan bisa maksimal. Pembimbing bisa […]

    Bagikan Berita:
  • Penjelasan Menteri Agama Soal 3 Jemaah RI Masih Hilang karena Demensia

    Penjelasan Menteri Agama Soal 3 Jemaah RI Masih Hilang karena Demensia

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 525
    • 0Komentar

    TANGERANG – Tiga jemaah RI yang dinyatakan hilang belum juga ditemukan, hingga saat ini. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar menyebut salah satu kendala sulitnya pencarian adalah mereka adalah lansia yang mengalami demensia. Nasaruddin Umar mengatakan, karena demensia, bahkan nama mereka pun kerap kali dilupa. “Namanya sendiri juga tidak tahu. Nama keluarga juga tidak tahu, nama […]

    Bagikan Berita:
  • Komnas Dukung Penghapusan Lunas-Tunda-Ganti, Ini Tantangan yang Harus Diantisipasi Kemenhaj

    Komnas Dukung Penghapusan Lunas-Tunda-Ganti, Ini Tantangan yang Harus Diantisipasi Kemenhaj

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 90
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Komnas Haji dan Umrah mendukung langkah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menghapus mekanisme lunas-tunda-ganti dalam penyelenggaraan haji khusus. Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperbaiki tata kelola sekaligus menutup celah praktik jual beli antrean atau kursi keberangkatan jemaah haji khusus. Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj mengatakan semangat kebijakan tersebut […]

    Bagikan Berita:
expand_less