Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Kemenhaj Bidik Bandara Makassar hingga Soetta, Pengawasan Umrah Bakal Berlangsung 10 Bulan

Kemenhaj Bidik Bandara Makassar hingga Soetta, Pengawasan Umrah Bakal Berlangsung 10 Bulan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 8 menit yang lalu
  • visibility 2
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Jumlah jemaah umrah Indonesia yang terus meningkat mendorong Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyiapkan sistem pengawasan yang lebih ketat.

Pemerintah berencana membentuk tim gabungan lintas instansi untuk mengawasi keberangkatan jemaah di sejumlah bandara dan titik pemberangkatan di Indonesia.

Besarnya volume keberangkatan menjadi salah satu alasan penguatan pengawasan tersebut. Direktur Pengawasan Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj, Ahmad Abdullah, mengungkapkan, setiap hari terdapat sekitar 3.900 hingga 4.500 jemaah umrah yang berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Dengan jumlah tersebut, pemerintah memperkirakan jemaah umrah Indonesia mencapai sekitar dua juta orang setiap tahun. Bahkan, berdasarkan catatan pemerintah Arab Saudi, jumlahnya disebut bisa melampaui 2,5 juta orang.

Ahmad mengatakan, pengawasan terhadap penyelenggaraan umrah perlu diperkuat seiring besarnya jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.

Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PPHU) kini tengah membahas pembentukan panitia pengawasan umrah yang akan bekerja selama 10 bulan di luar musim haji.

Skema kerjanya direncanakan menyerupai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi yang bertugas selama musim haji.

“Ke depan, Ditjen PPHU sedang mendiskusikan agar selama 10 bulan di luar musim haji terdapat panitia pengawasan ibadah umrah. Sistem kerjanya mungkin tidak jauh berbeda dengan PPIH Embarkasi pada musim haji,” ujar Ahmad, Rabu (4/11/2026).

Pengawasan akan difokuskan pada sejumlah titik keberangkatan jemaah umrah, antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Surabaya, Lombok, Makassar, Banjarmasin, Kalimantan Timur, Medan, Aceh, dan Batam.

Tidak hanya melalui transportasi udara, pengawasan juga direncanakan menjangkau keberangkatan menggunakan kapal feri maupun perjalanan lanjutan dengan pesawat melalui Singapura.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Kemenhaj akan mengusulkan anggaran pengawasan di berbagai titik keberangkatan. Intensitas penugasan nantinya disesuaikan dengan frekuensi pemberangkatan jemaah, baik mingguan maupun bulanan.

Tim pengawasan juga direncanakan melibatkan sejumlah instansi, seperti otoritas bandara, Kementerian Perhubungan, dan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Ahmad menjelaskan, tugas pengawasan tidak hanya menyangkut kebijakan, tetapi juga aspek teknis di lapangan. Pengawasan mencakup bandara, biro perjalanan wisata, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), hingga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Pengawasan dilakukan sejak proses keberangkatan jemaah dari Indonesia hingga kepulangan mereka dari Arab Saudi.

Menurut Ahmad, besarnya jumlah jemaah umrah setiap tahun perlu diimbangi dengan dukungan anggaran dan kelembagaan pengawasan yang memadai.

Ia membandingkan, penyelenggaraan ibadah haji dengan jumlah sekitar 221 ribu jemaah telah mendapatkan dukungan anggaran pengawasan tersendiri. Sementara jumlah jemaah umrah setiap tahun jauh lebih besar.

Karena itu, Kemenhaj menilai pengawasan umrah membutuhkan sistem yang lebih terstruktur dan melibatkan berbagai instansi agar penyelenggaraan ibadah berjalan sesuai ketentuan serta hak-hak jemaah terlindungi.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Pos Indonesia Sudah Kirimkan 150 Ton Barang Jemaah Haji 2025 ke Tanah Air

    PT Pos Indonesia Sudah Kirimkan 150 Ton Barang Jemaah Haji 2025 ke Tanah Air

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 550
    • 0Komentar

    BANDUNG – Perusahaan BUMN, PT Pos Indonesia (PosIND) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menjalin kerja sama strategis guna memperkuat layanan logistik haji dan umrah. Menurut Plt Direktur Utama PosIND Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman, kolaborasi jadi tonggak penting demi menghadirkan sistem pelayanan logistik ibadah haji yang modern, efisien dan terintegrasi, guna mendukung kelancaran penyelenggaraan […]

    Bagikan Berita:
  • Ikbal Ismail Ingatkan Travel Umrah Jangan Pakai ‘Jurus Mabuk’ Terapkan Harga, Risiko Tak Dipikirkan

    Ikbal Ismail Ingatkan Travel Umrah Jangan Pakai ‘Jurus Mabuk’ Terapkan Harga, Risiko Tak Dipikirkan

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 68
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengingatkan pengusaha travel umrah dan haji khusus agar tidak menerapkan strategi harga murah tanpa memperhitungkan kemampuan memenuhi seluruh kebutuhan dan risiko pemberangkatan umrah. Peringatan itu disampaikan Ikbal saat menjadi narasumber dalam podcast Tazkiyah Tour yang dipandu Host Erik Alamsyah, 12 September […]

    Bagikan Berita:
  • Gara-gara Haji Ilegal, Indonesia Dapat Peringatan dari Arab Saudi Hingga Bikin Malu

    Gara-gara Haji Ilegal, Indonesia Dapat Peringatan dari Arab Saudi Hingga Bikin Malu

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 511
    • 0Komentar

    JAKARTA – Imbas banyaknya haji ilegal, termasuk aktivitas berhaji ke Arab Saudi tapi menggunakan visa non-haji, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bahkan memperingati pemerintah Indonesia. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief mengaku mendapat peringatan tersebut. Ia diperingatkan dalam rapat gara-gara temuan temuan calon jemaah haji yang mencoba masuk Arab Saudi […]

    Bagikan Berita:
  • Lonjakan Jemaah Tetap Tinggi Jelang Idulfitri, Kereta Haramain Harus Tambah Kapasitas

    Lonjakan Jemaah Tetap Tinggi Jelang Idulfitri, Kereta Haramain Harus Tambah Kapasitas

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 295
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Lonjakan jemaah pada sepuluh hari terakhir Ramadan justru meningkat meski di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. Lonjakan yang tinggi itu membuat otoritas transportasi Arab Saudi meningkatkan kapasitas perjalanan kereta cepat yang menghubungkan kota-kota suci. Operator kereta negara, Saudi Arabia Railways (SAR), mengumumkan penambahan perjalanan harian Haramain High-Speed Railway menjadi lebih dari 140 trip […]

    Bagikan Berita:
  • Semua Jamaah Haji RI Nginap di Hotel Ring 1 Masjid Nabawi, Area yang Diperebutkan Negara-negara

    Semua Jamaah Haji RI Nginap di Hotel Ring 1 Masjid Nabawi, Area yang Diperebutkan Negara-negara

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 263
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hal yang membahagiakan bagi jemaah Indonesia pada musim haji tahun ini adalah, penempatan di Madinah yang dekat dengan Masjid Nabawi. Jemaah haji reguler Indonesia ditempatkan di kawasan markaziyah atau ring utama sekitar Masjid Nabawi. Kepala Seksi Akomodasi PPIH Arab Saudi, Zaenal Muttaqin, mengatakan kawasan markaziyah merupakan area favorit bagi jamaah dari berbagai negara […]

    Bagikan Berita:
  • Bisa Merugikan Jemaah, Asosiasi Travel Tolak Pembatasan Kuota Maksimal 8 Persen dalam RUU Haji Umrah

    Bisa Merugikan Jemaah, Asosiasi Travel Tolak Pembatasan Kuota Maksimal 8 Persen dalam RUU Haji Umrah

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 730
    • 0Komentar

    JAKARTA – Belasan asosiasi penyelenggara perjalanan haji dan umrah tegas menolak ketentuan pembatasan kuota haji khusus maksimal 8 persen yang tercantum dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Haji dan Umrah. Para pelaku biro perjalanan umrah dan haji yang tergabung dalam 13 asosiasi, menganggap aturan kuota itu berpotensi merugikan jemaah dan mengganggu penjadwalan pemberangkatan, khususnya bagi yang […]

    Bagikan Berita:
expand_less