Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
  • visibility 296

SAUDI – Sistem Syarikah yang diberlakukan Pemerintah untuk perjalanan Ibadah Haji tahun ini, banyak dikeluhkan jemaah maupun pembimbing haji.

Salah satu persoalan yang muncul saat di Arafah, adalah berubahnya penempatan jemaah saat tiba di Madinah tidak sesuai dengan sistem kloter.

Kondisi ini membuat ada jemaah yang terpisah rombongan dari pasangannya, bahkan petugas kloter berada di rombongan berbeda dari jemaah haji yang seharusnya dia dampingi.

Kondisi ini pun bisa berlanjut saat momen Armuzna (Arafah Muzdalifah dan Mina).

Salah satu pembimbing haji, Rafiq Jauhary, lewat media sosial, menyampaikan tidak yakinnya pada target Murur Musdalifah bisa terpenuhi hingga 25 persen.

“Target murur muzdalifah sejumlah 25% dari jumlah jamaah haji reguler terancam gagal mencapai target, hal ini karena tidak sedikit di antara jamaah yang berhaji tanpa didampingi oleh petugas kloter,” tulisnya.

Seperti diketahui, Murur atau cuma bermalam di bus (tak perlu turun untuk mabit di Muzdalifah), diterapkan untuk mengurangi kepadatan di wilayah pelaksanaan haji tersebut.

Ditargetkan, sebagian jemaah khususnya lansia agar cukup melakukan Murur sehingga kawasan tersebut bisa lebih lengang atau tidak padat.

Namun, menjadi persoalan karena banyak petugas terpisah dari jemaahnya. “Jamaah di syarikah A, sementara petugas di syarikah B. Hal ini membuat jamaah terpisah dari petugasnya.

Dalam beberapa group whatsapp koordinasi kloter, para petugas pun tidak tampak aktif dalam mendata target 25% jamaah yang akan dimururkan, karena para petugas tahu, daftar ini tidak ada gunanya, tidak ada yang mengawal kebijakan ini,” tulisnya lagi.

Target Murur Muzdalifah

Seperti diketahui, target murur muzdalifah sejumlah 25% dari jumlah jamaah haji reguler.

Metode ini diterapkan untuk mengurangi kepadatan jamaah haji yang bergerak dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina pada momen masyair atau rangkaian puncak ibadah haji.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Muchlis Muhammad Hanafi menjelaskan, Kemenag menargetkan 25 persen atau 55.250 orang jamaah haji ikut murur.

“Target peserta murur 25 persen dari total jamaah haji Indonesia,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Muchlis Muhammad Hanafi, dalam Bimtek Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji, Jakarta Timur, bulan lalu.

Muchlis mengatakan jamaah yang mengikuti murur terdiri atas jamaah lansia, jamaah risiko tinggi atau sakit, dan jamaah disabilitas beserta pendampingnya yang ada di seluruh kloter.Menurutnya, murur dan tanazul dapat mengurangi kepadatan saat proses mabit di Muzdalifah.

Teknisnya, jamaah haji dari Arafah langsung menuju Mina lewat Muzdalifah tanpa turun di Muzdalifah atau dengan kata lain hanya melintas di Muzdalifah.

Selain Murur, ada metode lain yang diterapkan yakni tanazul. Ini akan diikuti oleh lebih kurang 37.497 jamaah haji atau sekitar 95 kloter di Syisyah dan Raudhah.

Tanazul bersifat mandatori, berbasis kloter, dan dilaksanakan oleh 8 syarikah. Ada dua skema pergerakan jamaah haji yang melakukan tanazul.

Pertama, jamaah dari Arafah bergerak ke Muzdalifah kemudian ke Mina lalu masuk tenda di Mina hanya untuk istirahat atau sekadar melakukan kebutuhan MCK tidak menginap, lalu menuju Jamarat kemudian ke hotel.

Kedua, jamaah dari Arafah menuju Muzdalifah lalu langsung ke Jamarat karena di Mina hanya lewat, kemudian langsung ke hotel.

Menurut Muchlis, dua skema tanazul tersebut disesuaikan dengan kondisi fisik jamaah dan kesiapan kloter.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Gerbang Masuk ke Masjidilharam, Manakah Akses Tercepat ke Kabah?

    Lima Gerbang Masuk ke Masjidilharam, Manakah Akses Tercepat ke Kabah?

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 461
    • 0Komentar

    SAUDI – Masjidil Haram menjadi pusat ibadah umat Islam dari seluruh dunia. Dengan luas yang terus diperluas hingga kini memiliki lebih dari 200 pintu, ada lima gerbang utama yang wajib dikenali jemaah haji maupun umrah agar tidak tersesat di tengah lautan manusia. Gerbang-gerbang itu adalah King Abdulaziz Gate, King Fahd Gate, King Abdullah Gate, Umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Pembimbing Haji, Tazkiyah Tour Soal Bekal Makanan Jemaah Haji Khusus Play Button

    Cerita Pembimbing Haji, Tazkiyah Tour Soal Bekal Makanan Jemaah Haji Khusus

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Cerita Pembimbing Haji, Tazkiyah Tour Soal Bekal Makanan Jemaah Haji Khusus https://www.youtube.com/watch?v=om-G6f2ZivM&t=1748s Bagikan Berita:

    Bagikan Berita:
  • Ngeri, Jenazah WNI Tak Ditangani di Saudi Sampai 15 Hari saat Umrah Jalur Mandiri

    Ngeri, Jenazah WNI Tak Ditangani di Saudi Sampai 15 Hari saat Umrah Jalur Mandiri

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 495
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ada jenazah jemaah umrah di Arab Saudi yang tak ditangani sampai 15 hari. Jemaah tersebut tidak mendapatkan penanganan lantaran berangkat ke Tanah Suci secara mandiri tanpa melalui travel. Menteri Haji dan Umrah RI, M Irfan Yusuf, mengungkapkan, baru-baru ini ada contoh nyata saat kunjungan ke Arab Saudi. Ia menyebut ada seorang jemaah asal […]

    Bagikan Berita:
  • Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    Rumah Jemaah Haji Asal Soppeng Terbakar saat Sedang Melontar Jumrah

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 364
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perjalanan haji selalu tak luput dari cobaan. Itu dirasakan betul Anisah Naharuddin, jemaah asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Ujung Pandang. Ibadah Haji Anisah, benar-benar menguji ketabahan dan keikhlasannya. Saat akan menjalankan lontar jumrah di Mina, salah satu ritual penting dalam ibadah haji, Anisah menerima kabar bahwa rumahnya di kampung […]

    Bagikan Berita:
  • Pendaftaran Haji Khusus Dipastikan Tetap Melalui PIHK, Bukan lewat Kemenag

    Pendaftaran Haji Khusus Dipastikan Tetap Melalui PIHK, Bukan lewat Kemenag

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 531
    • 0Komentar

    JAKARTA – Setelah sempat diwacanakan pendaftaran haji khusus tidak lagi melalui PIHK atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus, kini Kemenag memberi klarifikasi. Asosiasi HIMPUH (Himpunan Penyelengga Umrah dan Haji) memastikan, pendaftaran haji khusus tetap melalui PIHK. Kemenag sebelumnya menyebutkan adanya rencana usulan untuk mengubah skema pendaftaran haji khusus tersebut. Namun informasi itu sudah dianulir oleh Kemenag […]

    Bagikan Berita:
  • Pembelaan Yaqut di Praperadilan: Kuota Haji Terikat dengan Kebijakan Saudi, Ada MoU

    Pembelaan Yaqut di Praperadilan: Kuota Haji Terikat dengan Kebijakan Saudi, Ada MoU

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 120
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan lagi bahwa kebijakan kuota haji 50 persen ke non-reguler yang membuatnya jadi tersangka, adalah kebijakan yang terikat dengan Arab Saudi. Ada MoU terkait itu. Hal itu dia jelaskan saat mengambil langkah ke praperadilan yang diajukannya atas penetapan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yaqut sebelumnya ditetapkan […]

    Bagikan Berita:
expand_less