Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Ditinggal Istri, Begini Cerita Haru Ayah dan Putrinya saat Menunaikan Ibadah Haji Bersama Tazkiyah Tour

Ditinggal Istri, Begini Cerita Haru Ayah dan Putrinya saat Menunaikan Ibadah Haji Bersama Tazkiyah Tour

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
  • visibility 175

MAKASSAR — Perjalanan haji bukan sekadar serangkaian ritual ibadah, tetapi juga perjalanan spiritual yang penuh makna. Kisah mengharukan datang dari dua jemaah haji khusus Tazkiyah Tour 2025, Haji Muhammad Sabar dan putrinya, Miftahil Misabar, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Keduanya menjadi tamu dalam podcast resmi Tazkiyah Tour yang tayang di YouTube. Muhammad Sabar dan Miftahil membagikan kisah haru dan inspiratif dalam menunaikan rukun Islam kelima itu.

Dalam wawancara podcast, Sabat mengungkapkan awal mula berhaji lewat Tazkiyah, saat dirinya bersama istri tercinta, almarhumah Sariati, memutuskan untuk hijrah dari bank konvensional ke bank syariah.
Bersamaan dengan itu, mereka mendaftarkan diri untuk berhaji dan memilih menabung dana haji di BSI Ratulangi, yang memperkenalkan mereka kepada Tazkiyah Tour sebagai mitra resmi.

“Awalnya kami tidak tahu soal Tazkiyah. Tapi setelah dikenalkan oleh pihak bank BSI, dan melihat sendiri sertifikasinya (ISO 9001:2015.), testimoni, dan pelayanan, kami yakin Tazkiyah adalah pilihan terbaik,” ujar Haji Sabar.

Namun takdir berkata lain. Pada Februari 2025, beberapa bulan sebelum keberangkatan, sang istri berpulang ke Rahmatullah. Meski berat, Haji Sabar memutuskan tetap berangkat haji. Kali ini, ia ditemani oleh sang putri yang menggantikan posisi ibunya.

Bagi Miftahil, kepergian sang ibu menjadi momen penuh duka sekaligus titik balik. Ia mengaku sempat kaget dan tidak siap ketika ditunjuk menggantikan almarhumah ibunya untuk berhaji.

“Rasanya berat, apalagi ketika pertama kali melihat Ka’bah. Rasanya seperti membawa beban besar. Tapi saya niatkan semuanya sebagai doa untuk ibu,” tutur Miftah haru.

Berhaji di usia muda, Miftah merasakan pengalaman spiritual yang luar biasa. Ia mengaku sangat terbantu dengan pelayanan Tazkiyah yang membuatnya merasa tenang dan fokus beribadah. Mulai dari akomodasi, manasik, hingga pendampingan selama di Tanah Suci, semuanya tertangani dengan profesional.

Salah satu hal yang paling diapresiasi oleh keluarga ini adalah respons cepat dan empati dari manajemen Tazkiyah saat proses penggantian jemaah karena wafatnya sang istri. Tim Tazkiyah bahkan datang langsung ke rumah Haji Sabar untuk membantu pengurusan dokumen dan memastikan kelengkapan administrasi.

“Pelayanannya sangat luar biasa. Tidak berbelit-belit, bahkan datang langsung membantu kami yang sedang berduka. Ini bentuk pelayanan yang tidak hanya profesional, tapi juga penuh empati,” ujar Haji Sabar.

Dalam setiap langkahnya di Makkah dan Madinah, doa untuk almarhumah ibu senantiasa terlantun dari bibir Miftah. “Setiap sujud, setiap melihat Ka’bah, saya selalu berdoa agar semua ibadah saya menjadi pahala untuk ibu,” ungkapnya.

Meski sempat menghadapi tantangan cuaca ekstrem hingga 42 derajat, Miftah tetap menjalani rangkaian ibadah haji dengan lancar. Bahkan ia menyempatkan diri berjalan sendiri ke Masjidil Haram atau Nabawi, karena merasa tenang dan aman dengan lokasi hotel strategis yang disiapkan Tazkiyah.

Kisah Haji Sabar dan Miftahil menyimpan pelajaran tentang keikhlasan, keteguhan hati, dan kasih sayang dalam bingkai ibadah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Periksa Lagi Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Kuota Haji

    KPK Periksa Lagi Yaqut Cholil Qoumas sebagai Saksi Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 264
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2024. Pemeriksaan Eks Ketua Ansor itu berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2025). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik mendalami keputusan Yaqut terkait […]

    Bagikan Berita:
  • Ustadz Firanda Andirja Ingatkan Travel Umrah Nakal, Jangan Tipu Tamu Allah

    Ustadz Firanda Andirja Ingatkan Travel Umrah Nakal, Jangan Tipu Tamu Allah

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 176
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ustadz Firanda Andirja mengingatkan para pemilik biro perjalanan haji dan umrah agar berhati-hati dalam menjalankan usaha mereka. Dalam video kajian yang beredar di media sosial, Ustadz Firanda lebih khusus menyoroti perilaku travel umrah nakal yang kerap kali melimpahkan kerugiannya ke jemaah, lalu membangun narasi bahwa kerugian itu adalah qadarullah, ‘jemaah harus ikhlas’, ‘sabar’ […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    Jemaah Umrah RI Tembus 2 Juta per Tahun, Alasan Pemerintah Mau Naikkan Status BPH Jadi Kementerian

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 219
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jumlah jemaah umrah Indonesia yang mencapai hampir 2 juta orang per tahun menjadi salah satu alasan utama pemerintah mendorong transformasi Badan Pengelola (BP) Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, tingginya mobilitas umat Islam Indonesia ke Tanah Suci, baik untuk haji maupun umrah, menuntut kelembagaan yang lebih kuat. […]

    Bagikan Berita:
  • Multi Syarikah Tetap Layak Diterapkan Tahun Depan, Wamenag: Pembagiannya Per Emberkasih

    Multi Syarikah Tetap Layak Diterapkan Tahun Depan, Wamenag: Pembagiannya Per Emberkasih

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 191
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Agama RI, Romo HR Muhammad Syafi’i, menilai sistem multi syarikah dalam layanan jamaah haji tetap layak dipertahankan, namun sebaiknya ditata ulang secara menyeluruh agar lebih efektif dan tepat sasaran. “Kita bekerja tanpa batas waktu. Penanganan sistem multi syarikah menjadi perhatian penting karena Presiden Prabowo tidak menginginkan adanya monopoli. Sistem ini akan […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita di Balik ‘The Sleeping Prince’ Alwaleed Cicit Abdulaziz yang Meninggal Usai Koma 20 Tahun

    Cerita di Balik ‘The Sleeping Prince’ Alwaleed Cicit Abdulaziz yang Meninggal Usai Koma 20 Tahun

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 175
    • 0Komentar

    SAUDI – Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud, yang dikenal luas oleh masyarakat dunia dengan sebutan ‘Pangeran Tidur’, atau The Sleeping Prince, meninggal dunia setelah hampir dua dekade menjalani hidup dalam kondisi koma. Kabar duka tersebut diumumkan oleh pihak keluarga dan segera menyebar luas melalui media sosial serta berbagai jaringan berita di Timur […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Ingatkan Risiko Jemaah 2026 Gagal Berangkat karena Perbedaan Jadwal Pemberangkatan

    HIMPUH Ingatkan Risiko Jemaah 2026 Gagal Berangkat karena Perbedaan Jadwal Pemberangkatan

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 103
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) mengingatkan risiko banyaknya jemaah haji 2026 yang bisa gagal berangkat karena persoalan timeline pemberangkatan. Sekretaris Jenderal HIMPUH, Hilman Farikhi, menilai timeline haji yang diterbitkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia tidak selaras dengan timeline yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Menurutnya, ketidaksinkronan ini dapat […]

    Bagikan Berita:
expand_less