Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Arab Saudi Siap Buka Akses Laut untuk Haji dan Umrah, Indonesia Harus Siap-siap

Arab Saudi Siap Buka Akses Laut untuk Haji dan Umrah, Indonesia Harus Siap-siap

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 549
  • print Cetak

JAKARTA – Peluang perjalanan haji dan umrah melalui jalur laut kembali terbuka. Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa pemerintah Arab Saudi tengah mempertimbangkan opsi ini secara serius, sebagai bagian dari pendekatan baru yang lebih terbuka dan berbasis bisnis.

Pemerintah Indonesia menyambut inisiatif tersebut dengan penuh antusias.

Lewat event peluncuran State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2024-2025 serta peringatan satu dekade Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) di Bappenas, Jakarta, Nasaruddin menyatakan bahwa pembahasan mengenai jalur laut telah didiskusikan langsung dengan sejumlah pejabat tinggi Arab Saudi.

“Digagas ke depan, kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut. Kami juga kemarin berbicara dengan pejabat-pejabat di Saudi Arabia,” ujar Nasaruddin.

Ia menyebut bahwa jika infrastruktur pendukung seperti pelabuhan dan armada laut tersedia, maka perjalanan laut bisa menjadi alternatif ibadah yang lebih terjangkau, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah.

“Kalau memang itu persyaratannya terpenuhi, peluangnya sudah dibangun sekarang. Itu terbuka,” tambahnya.

Menurut Menag, keberangkatan lewat laut juga memungkinkan jemaah dari kawasan Asia, termasuk Indonesia, mengakses Tanah Suci melalui pelabuhan strategis seperti Jeddah. Tidak hanya untuk negara-negara sekitar seperti Mesir, model ini akan menjangkau lebih luas.

Menag juga menceritakan transformasi besar yang kini sedang berlangsung di Arab Saudi, termasuk cara pandang baru dalam pengelolaan haji dan umrah.

Riyadh saat ini bekerja sama dengan konsultan-konsultan internasional dari Amerika Serikat untuk memaksimalkan potensi geografis dan ekonomi mereka.

“Saudi Arabia sekarang pendekatannya sangat bisnis, dengan konsultan dari Amerika. Ini betul-betul memanfaatkan potensi geografis mereka,” jelasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan rencana modernisasi besar-besaran fasilitas ibadah di Tanah Suci, seperti pembangunan delapan lantai di Mina, pelebaran area Ka’bah, dan pengurangan bukit-bukit di sekitarnya untuk memperluas ruang jemaah.

“Kami dapat informasi bahwa Mina akan dibangun delapan lantai, tidak pakai tenda lagi. Jalan layang juga akan ditambah,” kata Nasaruddin.

Dengan berbagai inovasi ini, pemerintah berharap akses terhadap ibadah haji dan umrah dapat semakin inklusif—bisa dinikmati oleh masyarakat dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi, termasuk yang selama ini terkendala biaya.

“Peluangnya terbuka luas,” pungkasnya.

Kapal Cruise untuk Perjalanan Umrah

Dalam forum tersebut, wacana penyelenggaraan haji dan umrah melalui jalur laut dengan kapal cruise juga mencuat. Nasaruddin mengungkap bahwa Saudi terbuka terhadap gagasan ini, termasuk potensi keberangkatan dari negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia.

“Kami sudah membicarakan dengan sejumlah pejabat di Saudi Arabia soal potensi haji dan umrah lewat kapal laut. Mereka terbuka jika persyaratannya terpenuhi,” ungkapnya.

Nasaruddin menanggapi statement Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center, Prof. Sapta Nirwandar, terkait usulan umrah jalur laut.

Sapta Nirwandar menyebut, saat ini kapal pesiar untuk perjalanan ke Tanah Suci sudah berjalan dari Malaysia. Salah satu contohnya adalah program Islamicruise Malaysia, yang menawarkan perjalanan dari Port Klang (Malaysia) – Banda Aceh – Maladewa – Oman – hingga ke Arab Saudi.

Uniknya, selama pelayaran berdurasi hingga 12 malam, penumpang mengikuti pembelajaran agama langsung dari tokoh-tokoh seperti Ustaz Abdul Somad yang turut diundang ke atas kapal.

“Sayangnya, kepemilikan kapal pesiar itu masih di luar Indonesia. Padahal ada potensi besar, bahkan selama perjalanan, jemaah bisa belajar macam-macam. Ini pengalaman spiritual sekaligus wisata edukatif,” ujar Sapta.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemenhaj Usut Dugaan Dana Umrah Gema Talbia Rp2 Miliar, Uang Jemaah Diduga Dipakai Bayar Ruko

    Kemenhaj Usut Dugaan Dana Umrah Gema Talbia Rp2 Miliar, Uang Jemaah Diduga Dipakai Bayar Ruko

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 111
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Ratusan calon jemaah umrah menjadi korban dugaan penggelapan dana oleh biro perjalanan Gema Talbia di Jambi. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) turun langsung ke Jambi untuk mengusut dugaan penyalahgunaan dana tersebut. Kasus ini mencuat setelah sejumlah jemaah Gema Talbia mengalami penelantaran. Sebagian jemaah bahkan disebut terlantar di Tanah Suci, sementara calon jemaah lainnya […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Siagakan 'Klinik 24 Jam' dari Kamar Dokter, Jemaah Haji Rutin Periksa Kesehatan

    Status Aktif JKN Kini Jadi Syarat Haji Khusus, HIMPUH Soroti Dasar Hukum dan Risiko Menghambat Jemaah

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 126
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Status aktif kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi salah satu syarat dalam proses penyelenggaraan Haji Khusus. Namun, ketentuan tersebut kini dipersoalkan dari sisi dasar hukum dan dampaknya terhadap calon jemaah. Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) M. Firman Taufik P menilai kewajiban tersebut perlu dievaluasi, terutama jika status kepesertaan JKN justru […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Tazkiyah Tour Langsung Dapat Salat Jumat di Masjid Nabawi

    Jemaah Haji Tazkiyah Tour Langsung Dapat Salat Jumat di Masjid Nabawi

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 741
    • 0Komentar

    MADINAH — Hari masih gelap saat bus parkir di depan Al Aqeeq, hotel bintang 5 di Madinah, Jumat, 16 Mei 2025. Para jemaah haji khusus Tazkiyah Tour baru tiba dari Jeddah. Tiba di Madinah, para jemaah haji khusus Tazkiyah Tour disambut dengan sarapan penuh gizi di Al Aqeeq, hotel bintang 5 di kota nabi ini. […]

    Bagikan Berita:
  • Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Umrah 3 Hari, Ini Strategi agar Ibadah Tetap Maksimal

    Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Umrah 3 Hari, Ini Strategi agar Ibadah Tetap Maksimal

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 52
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Perjalanan ibadah umrah biasanya memakan waktu hingga sepekan di Arab Saudi. Tapi tahukah anda, jika anda melaksanakan rangkaian ibadah umrah ‘yang wajib-wajib’ saja, pelaksanaannya bisa disingkat jadi 3 hari. Anda bisa melakukan ini dalam tiga hari, bahkan sehari: begitu pesawat memasuki area Miqat di Tanah Suci, langsung berniat untuk memulai ibadah umrah disertai […]

    Bagikan Berita:
  • Viral Tiket Saudia ‘By Miles’, HIMPUH Minta Jamaah Waspada Penipuan

    Viral Tiket Saudia ‘By Miles’, HIMPUH Minta Jamaah Waspada Penipuan

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 168
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Praktik jual beli tiket Saudia Airlines yang diklaim menggunakan miles kembali ramai dibahas setelah beredar kasus tiket dibatalkan karena terdeteksi berasal dari akun miles bermasalah (fraud account). Jika anda mengetik pencarian facebook atau media sosial lainnya, ramai postingan yang menawarkan tiket umrah rute Jakarta-Jeddah dengan harga jauh di bawah pasaran, sekitar Rp10-12 juta […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil: War Ticket Haji Bukan Rebutan Tiket, Tapi Upaya Hadirkan Keadilan dan Kepastian

    Dahnil: War Ticket Haji Bukan Rebutan Tiket, Tapi Upaya Hadirkan Keadilan dan Kepastian

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 327
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Wacana ‘war ticket haji’ belakangan ramai memicu pro kontra di tengah publik publik. Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak pun harus menjelaskan dengan rinci ide tersebut lewat media sosialnya. Dahnil mengungkapkan, istilah tersebut hanyalah perumpamaan komunikasi, bukan konsep kebijakan yang berdiri sendiri. Menurut Dahnil, ada persoalan mendasar yang selama ini […]

    Bagikan Berita:
expand_less