Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Akan Siapkan Area Khusus Jemaah Umrah dan Pengantarnya

Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Akan Siapkan Area Khusus Jemaah Umrah dan Pengantarnya

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 768
  • print Cetak

MAKASSAR – Pengelola Bandara di Makassar, PT Angkasa Pura I bakal menyiapkan area khusus untuk jamaah umrah dan pengantarnya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengungkapkan, prosesnya sudah berjalan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Kami akan buat area khusus untuk jamaah umrah dan pengantarnya, ini sedang dalam proses. Kami akan segerakan, semoga bisa realisasi bulan ini,” kata Minggus di Makassar, Senin 15 Juli 2025

Minggus menjelaskan, mayoritas penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin berasal dari jamaah umrah dan penumpang transit. Karena itu, memberikan kenyamanan dan pelayanan terbaik kepada mereka menjadi prioritas utama.

Budaya Mengantar Umrah Jadi Pertimbangan

Area khusus yang akan disiapkan bukan hanya untuk keperluan teknis keberangkatan, tapi juga mempertimbangkan aspek budaya di Sulawesi Selatan.

Menurut Minggus, kegiatan mengantar keluarga untuk berangkat umrah merupakan tradisi yang masih kuat di masyarakat Sulsel. Untuk itu, lounge atau ruang tunggu khusus bagi pengantar akan turut disediakan agar aktivitas keluarga jamaah bisa berlangsung dengan lebih nyaman dan sesuai standar internasional.

“Apalagi mengantar umrah menjadi budaya di Sulsel, termasuk aktivitas saat mengantar umrah sementara Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memiliki sejumlah aturan dengan standar internasional,” jelasnya.

Minggus menambahkan, saat pertama kali bertugas di Makassar, ia menyaksikan langsung bagaimana sebagian calon jamaah masih membawa makanan dari rumah ke dalam bandara, yang menurutnya tidak sesuai dengan citra bandara internasional.

“Saya agak sedikit miris ketika saya datang di sini dan melihat masih ada yang mau umrah menenteng makanan, sementara ini bandara internasional bukan tradisional. Maka ruang tunggu akan kami hadirkan, mudah-mudahan ini juga menjadi sesuatu yang memberikan rasa nyaman kepada pengantar maupun untuk menjadi lebih baik tentunya,” kata dia.

Langkah lainnya, pihak bandara juga akan menyediakan gerai oleh-oleh umrah. Tujuannya untuk meminimalkan kelebihan bagasi yang sering kali dialami jamaah.

Langkah ini juga selaras dengan hadirnya penerbangan langsung tanpa transit dari Makassar ke Jeddah oleh maskapai Garuda Indonesia, yang bekerja sama dengan salah satu penyelenggara travel umrah.

“Intinya, kami harus memberikan layanan terbaik kepada calon jamaah umrah dengan memanfaatkan bandara, apalagi ada sebanyak 93,6 persen umat Muslim di Sulsel,” ujar Minggus.

Lebih lanjut, Minggus menjelaskan bahwa Bandara Internasional Sultan Hasanuddin saat ini tengah dalam proses perbaikan dan perluasan. Proyek ini ditargetkan selesai pada September atau akhir 2025.

Jika rampung, terminal baru bandara ini akan mampu menampung hingga 15 ribu orang. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 86 persen dan kapasitas tampung baru sekitar 9.000 orang.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Asosiasi Perjalanan Tolak Pemberlakuan Haji Mandiri, PKS Ikut Mengawal Penolakan

    13 Asosiasi Perjalanan Tolak Pemberlakuan Haji Mandiri, PKS Ikut Mengawal Penolakan

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 507
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebanyak 13 asosiasi penyelenggara haji dan umrah kompak menyuarakan penolakan terhadap wacana legalisasi haji/umrah mandiri yang tengah dibahas dalam Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (RUU PIHU). Aspirasi itu sampaikan 13 asosiasi tersebut langsung ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin 18 Agustus 2025 di Kantor DPP PKS, Jakarta. Dua poin utama yang […]

    Bagikan Berita:
  • Perusahaan Haji Khusus di Sulsel, Aslam Group Klarifikasi Laporan Kasus Penggelapan

    Perusahaan Haji Khusus di Sulsel, Aslam Group Klarifikasi Laporan Kasus Penggelapan

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 599
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Perusahaan travel haji dan umrah di Sulsel, Aslam Group menyampaikan klarifikasi atas laporan polisi terkait kasus penggelapan di Kantor Polda Sulsel. Pemilik Perusahaan Aslam Grup, H Asmar Lambo, S.Sos, M.Si, mengungkapkan, bahwa pihaknya dirugikan oleh kasus tersebut. Sebelumnya, Aslam Group dilaporkan atas kasus penggelapan dan penipuan, setelah pada musim haji lalu 2025, sebanyak […]

    Bagikan Berita:
  • Haji Khusus vs Furoda, Dua Jenis Haji yang Non-Reguler Tapi Beda Soal Kepastian Berangkat

    Haji Khusus vs Furoda, Dua Jenis Haji yang Non-Reguler Tapi Beda Soal Kepastian Berangkat

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    JAKARTA – Haji Furoda, alias haji dengan visa undangan langsung Arab Saudi (mujamalah) sedang ramai dibahas di media sosial belakangan ini, setelah hampir dipastikan pemerintah Arab Saudi tidak membuka kuota. Furoda banyak diminati masyarakat yang ingin langsung berangkat setelah mendaftar, dan rela mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar dari haji reguler bahkan haji khusus. Peminatnya […]

    Bagikan Berita:
  • Tiga WNI yang Ditangkap di Saudi Rupanya Petugas Haji Tenaga Pendukung yang Direkrut di Jeddah

    Tiga WNI yang Ditangkap di Saudi Rupanya Petugas Haji Tenaga Pendukung yang Direkrut di Jeddah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 210
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan, tiga warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap aparat keamanan Arab Saudi di Makkah bukan merupakan petugas haji yang direkrut dari Indonesia. Ketiganya diketahui berstatus sebagai tenaga pendukung yang direkrut Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah. Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al-Rasyid mengungkapkan, ketiga WNI […]

    Bagikan Berita:
  • 700 Calon Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Padahal Sudah Punya Tiket Pesawat

    700 Calon Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Padahal Sudah Punya Tiket Pesawat

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 618
    • 0Komentar

    SURABAYA – Pengetatan visa oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memakan korban pertama sejak dimulainya musim umrah. Ratusan calon jemaah umrah asal Jawa Timur yang telah memegang tiket pesawat dan bersiap terbang ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Juanda, batal berangkat. Jemaah umrah yang jumlahnya 700 orang itu batal berangkat lantaran visa umrah belum juga diterbitkan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Ilegal yang Meninggal di Gurun Rupanya Bayar Rp105 Juta ke Travel

    Jemaah Haji Ilegal yang Meninggal di Gurun Rupanya Bayar Rp105 Juta ke Travel

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 417
    • 0Komentar

    SAUDI – Seorang warga Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berinisial SM, dilaporkan meninggal dunia saat mencoba menunaikan ibadah haji secara ilegal di Makkah, Arab Saudi. SM meninggal akibat dehidrasi setelah memaksa masuk ke wilayah Makkah melalui jalur tidak resmi di gurun pasir. Menurut keterangan Junaidi, kerabat korban yang juga warga Blumbungan, […]

    Bagikan Berita:
expand_less