Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Kasus Penipuan Umrah, Warga Maros Ramai-ramai Lapor ke Polrestabes Makassar

Kasus Penipuan Umrah, Warga Maros Ramai-ramai Lapor ke Polrestabes Makassar

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 572
  • print Cetak

MAKASSAR – Penipuan dan pemerasan berkedok perjalanan ibadah umrah terjadi di Sulawesi Selatan. Kali ini, sejumlah warga asal Mallawa, Kabupaten Maros, termasuk di antaranya beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS), melaporkan sebuah biro perjalanan umrah di Kota Makassar ke Polrestabes Makassar karena diduga melakukan penipuan.

Mereka mendatangi kantor Polrestabes Makassar di Jalan Ahmad Yani, Senin (4/8/2025), untuk melaporkan dugaan penipuan dan pemerasan yang mereka alami.

Rohani (55), salah satu korban, mengungkapkan bahwa 12 anggota keluarganya ikut menjadi korban dalam kasus ini. Ia mengaku ditipu dan diperas, bahkan dokumen penting seperti paspor ditahan tanpa kejelasan.

“Tidak seharusnya pihak travel menahan paspor kami. Itu bukan hak mereka,” tegas Rohani kepada wartawan, Selasa (5/8/2025).

Rohani menyebut pemilik travel awalnya mengaku bernama AI, namun belakangan diketahui nama aslinya adalah NU.

Ironisnya, Rohani dan keluarga telah menyerahkan dokumen berupa pasport dan belum dikembalikan.

Tak hanya itu, paspor jemaah disebut hanya akan dikembalikan jika membayar “tebusan” sebesar Rp5 juta per orang.

Padahal, sebelumnya mereka dijanjikan cukup membayar Rp5 juta untuk keberangkatan awal, sementara sisa Rp30 juta bisa dicicil atau dibayar sebagian tunai.

“Setelah sebagian jemaah melunasi, malah makin susah dihubungi. Komunikasi jadi berbelit. Bahkan saat mau pelunasan, tiba-tiba diarahkan ke pihak bank tanpa pernah dibahas sebelumnya. Kami kira sudah beres,” keluhnya.

Upaya menyelesaikan masalah secara kekeluargaan pun gagal. Janji-janji manis dari pihak travel tak pernah ditepati.

“Kami dijanji bisa ambil paspor tanggal 9 Juli, tapi saat datang ke kantor, ternyata tutup. Katanya keluar daerah, HP-nya juga tidak aktif. Padahal, zaman sekarang jarang sekali HP benar-benar mati,” ujar Rohani geram.

Bahkan, korban sempat mendapat tekanan dari pihak travel. Mereka diancam bahwa paspor sudah didaftarkan untuk penerbangan, tapi saat diminta bukti tiket, tak satu pun ditunjukkan. Ancaman lain menyangkut jarak hotel di Tanah Suci, dengan dalih: siapa cepat bayar, akan tinggal lebih dekat dengan Masjidil Haram.

“Yang bayar lambat, katanya hotelnya jauh. Ini tidak adil. Kalau seperti ini, buat apa lanjut?” kata Rohani dengan nada kecewa.

Menurutnya, pihak travel sempat menuntut pelunasan hingga Rp42 juta agar paspor bisa dikembalikan. Ia mempertanyakan logika tuntutan itu.

“Paspor kami seolah mau disalahgunakan. Kalau kami mau ke luar negeri, itu hak kami. Kecuali memang mau disalahgunakan,” cetusnya.

Biaya vaksinasi pun jadi sorotan. Jemaah diwajibkan membayar dengan tarif yang dinilai tidak wajar—Rp450 ribu untuk vaksin pertama dan Rp350 ribu untuk yang kedua—padahal di luar hanya berkisar Rp200 ribu.

Total kerugian keluarganya mencapai puluhan juta rupiah, termasuk uang muka Rp18 juta dan biaya vaksin sekitar Rp850 ribu per orang.

Janji manis travel soal bonus keberangkatan gratis juga ternyata omong kosong. “Katanya, kalau bawa 10 orang, 1 orang gratis. Saya ajak 20 orang supaya kakak saya bisa gratis. Tapi malah diminta bayar Rp10 juta lagi,” ungkapnya sedih.

Pukulan paling menyakitkan bagi Rohani adalah kenyataan bahwa yang memperkenalkannya ke travel ini adalah tantenya sendiri.

“Kami percaya karena keluarga. Tapi malah dikhianati. Saya sudah laporkan tiga orang—tante saya dan dua orang dari pihak travel,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, saat dikonfirmasi, mengatakan bahwa pihaknya akan mengecek terlebih dahulu laporan tersebut di bagian Satreskrim.

“Baru mau saya cek di atas (Satreskrim),” ujar Wahiduddin singkat.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyelenggara Haji Khusus Diminta Pemerintah Pakai Penerbangan Langsung ke Saudi

    Penyelenggara Haji Khusus Diminta Pemerintah Pakai Penerbangan Langsung ke Saudi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 276
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Haji 2026 tetap berjalan sesuai jadwal, meskipun di tengah konflik Timur Tengah. Pemerintah sendiri mengantisipasi dampaknya dengan mendorong jemaah haji khusus untuk beralih ke penerbangan langsung (direct flight) guna meminimalkan risiko perjalanan. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf menyebut, langkah ini diambil menyusul masih adanya rute transit yang dinilai belum sepenuhnya […]

    Bagikan Berita:
  • Menag Sebut Arab Saudi Gandeng Konsultan Amerika dan Makin Fokus Kejar Profit

    KPK Endus Ada Praktik Korupsi dalam Penyediaan Kuota Haji RI

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 497
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya indikasi praktik korupsi kuota haji di Kementerian Agama. Sebagai catatan, ada lima laporan praktik kasus dugaan korupsi yang telah masuk ke meja pengaduan masyarakat KPK pada 2024. “Perkara kuota haji sedang diusut,” ujar Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu kepada wartawan, Kamis (19/6/2025). Asep yang juga menjabat […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Sukses Sertifikasi Puluhan Pembimbing Haji dan Umrah

    HIMPUH Sukses Sertifikasi Puluhan Pembimbing Haji dan Umrah

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 267
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) sukses menggelar Program Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah yang berlangsung pada 25 April hingga 2 Mei 2026 di Shakti Hotel Bandung. Kegiatan ini berhasil mencetak puluhan pembimbing bersertifikat sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan ibadah. Sebanyak 61 peserta mengikuti program ini, yang mayoritas berasal dari anggota HIMPUH. […]

    Bagikan Berita:
  • Habiskan Waktu di Madinah, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Teladani Akhlak Rasulullah SAW

    Habiskan Waktu di Madinah, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Teladani Akhlak Rasulullah SAW

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 243
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sebanyak 217 jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour yang tiba di Madinah sejak 6 Mei 2026 terus memaksimalkan waktu mereka di Kota Nabi dengan memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi, menjaga stamina, serta mengikuti pembekalan spiritual dari para pembimbing haji. Memasuki hari kedua di Madinah, para jemaah mendapatkan tausiyah khusus dari pembimbing haji Tazkiyah Tour, […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Dua Anak Menteri Haji dan Umrah Mengajukan Pengunduran Diri

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 17
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Dua putra Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf, Barbarossa Muhammad Farros dan Gibran Muhammad Fawwaz, resmi mengundurkan diri dari jabatan tenaga ahli di Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Pengunduran diri tersebut dilakukan setelah penunjukan keduanya menuai pro dan kontra di ruang publik. Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak […]

    Bagikan Berita:
  • Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 2.480
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lebaran haji 2026 atau Idul Adha pada tahun depan akan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Artinya, dengan menghitung dari sejak artikel ini diterbitkan, berarti lebaran haji 2026 tersisa 7 bulan 17 hari lagi. Adapun pemberangkatan jemaah haji, bisa berlangsung mulai sekitar 35 hari sebelum hari tersebut. Jika melihat timeline Ibadah Haji tahun […]

    Bagikan Berita:
expand_less