Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Cuma Arab Saudi dan Muhammadiyah yang Berpuasa Mulai 18 Februari

Cuma Arab Saudi dan Muhammadiyah yang Berpuasa Mulai 18 Februari

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • visibility 12

HAMRANEWS – Penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah kembali memunculkan perbedaan di kalangan umat Islam dunia. Tahun ini, bisa disebut hanya Arab Saudi dan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sementara banyak negara dan otoritas keagamaan lainnya memulai puasa sehari setelahnya.

Kanal yang membahas astronomi, moonsightingphd, menyoroti keputusan Arab Saudi mengumumkan terlihatnya hilal meski secara sains dinilai tidak mungkin.

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa secara astronomis, posisi bulan pada petang 17 Februari belum memenuhi syarat visibilitas hilal.

Menurut penjelasan itu, lembaga rujukan astronomi seperti HM Nautical Almanac—yang memiliki keterkaitan historis dengan Royal Observatory Greenwich—menyatakan bahwa hilal tidak mungkin terlihat pada hari tersebut.

Pernyataan serupa juga datang dari sejumlah lembaga astronomi di negara negara Arab, termasuk otoritas di Oman, yang sebelumnya telah mengumumkan tidak akan menerima klaim rukyat karena ketidakmungkinan ilmiah.

Meski demikian, Arab Saudi tetap menetapkan awal Ramadan pada 18 Februari. Keputusan ini diikuti oleh sebagian masjid di Inggris dan sejumlah komunitas Muslim lain yang menjadikan Saudi sebagai rujukan.

Akibatnya, sebagian umat Islam di Eropa akan mulai berpuasa pada tanggal yang sama dengan Arab Saudi, sementara kelompok lain menunggu rukyat keesokan harinya.

Di sisi lain, Muhammadiyah di Indonesia juga menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026 melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Penetapan ini didasarkan pada hasil Kongres Internasional Penyatuan Kalender di Istanbul tahun 2016, yang menetapkan kriteria visibilitas hilal dengan tinggi bulan minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat. Secara perhitungan, kriteria tersebut terpenuhi di wilayah Amerika Utara, termasuk Alaska, pada petang 17 Februari.

Menariknya, meski menggunakan metodologi berbeda, keputusan Muhammadiyah sejalan secara faktual dengan kalender Ummul Qura yang digunakan Arab Saudi.

Kalender Ummul Qura menetapkan awal bulan baru jika bulan terbenam setelah matahari, tanpa mensyaratkan ketinggian minimum. Pada petang 17 Februari di Mekkah, posisi bulan sudah berada di atas ufuk, sehingga menurut kriteria ini, 1 Ramadan dinyatakan masuk.

Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhamad Rofiq Muzakkir, menjelaskan bahwa rujukan geografis seperti Alaska bukanlah soal jarak emosional, melainkan bentuk konsistensi terhadap standar global yang telah disepakati dalam Munas Tarjih.

Dengan pendekatan tersebut, Muhammadiyah menilai penetapan 18 Februari sebagai awal Ramadan tetap sah secara metodologis.

Pada akhirnya, 18 Februari 2026 menjadi titik temu yang unik. Dengan pendekatan hisab global ala Muhammadiyah dan kriteria kalender Ummul Qura Arab Saudi, hanya dua otoritas inilah yang memulai puasa lebih awal, sementara mayoritas dunia Islam memilih memulai Ramadan sehari setelahnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saudi Luncurkan Layanan Mobilitas Terpadu di Masjidilharam dan Nabawi, Bisa Diakses lewat Satu Platform

    Saudi Luncurkan Layanan Mobilitas Terpadu di Masjidilharam dan Nabawi, Bisa Diakses lewat Satu Platform

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 347
    • 0Komentar

    SAUDI – Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi meluncurkan Layanan Mobilitas Terpadu untuk membantu jemaah dan peziarah dalam beribadah. Dilansir dari media lokal Saudi sabq.com, peluncuran program ini berlangsung di Universitas Taibah, bertepatan dengan Hari Digital Saudi. Adapun Layanan mobilitas terpadu, merupakan sistem transportasi berbasis digital yang menggabungkan berbagai fasilitas mobilitas di […]

    Bagikan Berita:
  • Multi Syarikah Tetap Layak Diterapkan Tahun Depan, Wamenag: Pembagiannya Per Emberkasih

    Multi Syarikah Tetap Layak Diterapkan Tahun Depan, Wamenag: Pembagiannya Per Emberkasih

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 213
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Agama RI, Romo HR Muhammad Syafi’i, menilai sistem multi syarikah dalam layanan jamaah haji tetap layak dipertahankan, namun sebaiknya ditata ulang secara menyeluruh agar lebih efektif dan tepat sasaran. “Kita bekerja tanpa batas waktu. Penanganan sistem multi syarikah menjadi perhatian penting karena Presiden Prabowo tidak menginginkan adanya monopoli. Sistem ini akan […]

    Bagikan Berita:
  • Penerbangan Murah dari Arab Saudi Buka Rute Makassar-Jeddah Mulai 12 November

    Penerbangan Murah dari Arab Saudi Buka Rute Makassar-Jeddah Mulai 12 November

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 475
    • 0Komentar

    JAKARTA – Makassar menjadi target Maskapai Penerbangan Berbiaya Rendah (Low-Cost Carrier/LCC) dari Arab. Maskapai bernama Flyadeal, akan membuka penerbangan perdana menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) pada 12 November 2025. Penerbangan perdana Flyadeal dijadwalkan mendarat pada pukul 23.00 WITA, dan akan kembali berangkat menuju Arab Saudi pada 13 November 2025 pukul 04.00 WITA. Momen ini […]

    Bagikan Berita:
  • Capai Angka Fantastis, 17,5 Juta Orang Salat di Masjidilharam Dalam Sebulan

    Capai Angka Fantastis, 17,5 Juta Orang Salat di Masjidilharam Dalam Sebulan

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 216
    • 0Komentar

    SAUDI – Jumlah pengunjung Dua Masjid Suci di Arab Saudi kembali memecahkan angka yang luar biasa. Selama bulan Rabiul Awal 1447 H, tercatat lebih dari 53,5 juta orang beribadah di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah. Data ini diumumkan oleh Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Jumat 27 September 2025. […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Wanti-wanti Surat Sehat Jemaah Haji, Ini Daftar Regulasi Terbaru Pemberangkatan 2026

    Arab Saudi Wanti-wanti Surat Sehat Jemaah Haji, Ini Daftar Regulasi Terbaru Pemberangkatan 2026

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 118
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi beberapa kali mengingatkan masalah kesehatan jemaah haji yang paling perlu diperhatikan. Selain memperingatkan bahwa jemaah yang dalam kondisi tidak sehat akan dipulangkan, Arab Saudi juga menekankan surat sehat yang harus terverifikasi dengan baik. Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, mengumumkan aturan kesehatan tersebut bersama […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 315
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan adanya rencana pemerintah Arab Saudi untuk menghilangkan kuota haji.Nasaruddin menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi kini lebih mementingkan pendekatan bisnis dalam pengelolaan haji, sehingga terus berencana mengembangkan infrastruktur haji “Saudi Arabia ini sekarang pendekatannya juga sangat apa ya, katakanlah bisnis oriented ya, konsultannya juga adalah konsultan dari orang-orang yang […]

    Bagikan Berita:
expand_less