Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Ini Daftar Embarkasih Haji 2026, Ada Tambahan Embarkasih Baru di Yogyakarta

Ini Daftar Embarkasih Haji 2026, Ada Tambahan Embarkasih Baru di Yogyakarta

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • visibility 445

HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah menetapkan dua maskapai resmi untuk melayani penerbangan jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M. Mengutip informasi dari akun Instagram resmi @kemenhaj.ri, kedua maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia dan Saudi Airlines, yang akan melayani total 204.362 jemaah dan petugas kloter dari 14 bandara embarkasi/debarkasi di seluruh Indonesia.

Menariknya, pada penyelenggaraan haji 2026 terdapat tambahan embarkasih baru, yaitu Embarkasih Yogyakarta (YIA), yang untuk pertama kalinya resmi melayani jemaah haji.

Daftar Embarkasih Haji 2026

1. Garuda Indonesia

Akan melayani sekitar 102.502 jemaah dari 11 embarkasih berikut:

Aceh

Medan

Padang

Sebagian Jakarta Pondok Gede

Banten

Surakarta

Yogyakarta

Banjarmasin

Balikpapan

Makassar

Lombok

2. Saudi Airlines

Akan melayani sekitar 101.860 jemaah dari 6 embarkasih berikut:

Batam

Palembang

Sebagian Jakarta Pondok Gede

Jakarta Bekasi

Kertajati atau Indramayu

Surabaya

Secara total, 525 kloter akan diberangkatkan selama 30 hari masa operasional, dengan jadwal keberangkatan dan kepulangan yang telah terintegrasi antara kedua maskapai.

Rencana Perjalanan Haji 2026 (RPH)

Berikut jadwal penting penyelenggaraan haji 2026:

21 April 2026: Jemaah masuk asrama haji

22 April – 6 Mei 2026: Keberangkatan gelombang I dari Indonesia ke Madinah

1–15 Mei 2026: Perpindahan gelombang I dari Madinah ke Makkah

7–21 Mei 2026: Keberangkatan gelombang II dari Indonesia ke Jeddah

25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah dari Makkah ke Arafah

26 Mei 2026: Wukuf di Arafah

27 Mei 2026: Idul Adha 1447 H

28–30 Mei 2026: Hari Tasyriq

1 Juni 2026: Awal pemulangan gelombang I dari Jeddah

7–21 Juni 2026: Pergerakan gelombang II dari Makkah ke Madinah

30 Juni 2026: Akhir pemulangan gelombang II

1 Juli 2026: Kedatangan terakhir jemaah di Tanah Air

Yogyakarta Resmi Jadi Embarkasih Haji 2026

Penetapan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) sebagai embarkasih dan debarkasih haji dituangkan dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 11 Tahun 2025. Keputusan tersebut sekaligus mewujudkan harapan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar DIY menjadi embarkasih haji mulai 2026.

Deputi Kemenko Infrastruktur dan Kewilayahan, Nazib Faizal, menyebut bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Menko AHY untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur strategis di Yogyakarta dan daerah sekitarnya.

Konsep Hotel Bubble, Lebih Nyaman untuk Jemaah

Salah satu ciri khas dari embarkasih YIA adalah penerapan konsep Hotel Bubble, di mana jemaah tidak perlu lagi masuk ke Asrama Haji seperti embarkasih lainnya. Sebagai gantinya, jemaah akan ditempatkan di hotel-hotel sekitar bandara yang telah memenuhi standar pelayanan haji.

Manfaat konsep ini antara lain:

  • Proses keberangkatan lebih cepat dan praktis
  • Tingkat kenyamanan jemaah meningkat
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi Kulonprogo
  • Menggerakkan sektor hotel, transportasi, dan UMKM lokal
  • YIA Siap Layani Penerbangan Haji

General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Ruly Artha, mengungkapkan bahwa penetapan YIA sebagai embarkasih merupakan bentuk pengakuan atas kualitas infrastruktur bandara tersebut. YIA memiliki:

  • Landasan pacu 3.250 meter yang mampu didarati Boeing 777 dan Airbus A330
  • Terminal modern berkapasitas besar
  • Fasilitas dan layanan yang siap mendukung operasional ibadah haji secara efisien

Kloter pertama dari YIA dijadwalkan berangkat 22 April 2026, melayani jemaah dari:

  • Kota Yogyakarta
  • Sleman
  • Bantul
  • Gunungkidul
  • Kulonprogo
  • Karesidenan Kedu (Jateng): Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Kota Magelang

Hasil Kolaborasi Lintas Lembaga

Penetapan YIA sebagai embarkasih merupakan hasil koordinasi antara:

Kementerian Haji dan Umrah

Kementerian Perhubungan

Pemprov DIY

Pemkab Kulonprogo

PT Angkasa Pura Indonesia

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pemerataan layanan haji dan memperluas akses konektivitas udara di luar wilayah Jawa bagian barat.

“Dengan dukungan infrastruktur yang modern, YIA kini tidak hanya menjadi gerbang wisata dan ekonomi, tetapi juga gerbang ibadah bagi jemaah haji di Yogyakarta dan sekitarnya,” tutup Deputi Nazib.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amalan yang Mustajab di Bulan Rajab

    Amalan yang Mustajab di Bulan Rajab

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 161
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Malam 1 Rajab 1445 H sudah berlalu sejak tiga hari lalu. Bukan yang menandai Ramadan makin dekat ini, merupakan salah satu di antara empat bulan mulia, yakni Muharram, Rajab, Dzulhijjah, dan Dzulqa’dah. Dalam menyambut bulan mulia ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal baik dan melaksanakan kesunahan-kesunahan bulan Rajab. Bolehkah Niat Puasa Rajab […]

    Bagikan Berita:
  • Alasan UU Pengelolaan Haji Perlu Direvisi, BPKH Butuh Dana Cadangan untuk Memitigasi Risiko

    Alasan UU Pengelolaan Haji Perlu Direvisi, BPKH Butuh Dana Cadangan untuk Memitigasi Risiko

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 244
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia (RI) kembali mengaskan perlunya merevisi Undang-undang Pengelolaan Dana Haji. Melalui akun resminya, BPKH RI menyampaikan tiga poin penting tujuan revisi tersebut. “BPKH mengusulkan revisi UU No. 34 Tahun 2014 agar pengelolaan dana haji semakin optimal, adaptif, dan mampu memberikan nilai manfaat lebih besar bagi jemaah dan […]

    Bagikan Berita:
  • Masuk Mekkah Tanpa Visa Haji Bukan Cuma Melanggar, Tapi Berdosa

    Masuk Mekkah Tanpa Visa Haji Bukan Cuma Melanggar, Tapi Berdosa

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 426
    • 0Komentar

    SAUDI – Masuk ke Arab Saudi tanpa visa resmi atau visa haji, padahal ingin melaksanakan haji, dianggap berbuat dosa oleh Dewan Ulama Senior Arab saudi. Sehingga, masyarakat diminta tidak nekat berhaji secara ilegal karena justru mendapat dosa. Fatwa Dewan Ulama Senior Arab saudi ini kembali ditegaskan lewat akun resmi Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab […]

    Bagikan Berita:
  • Pelaku Penggelapan Dana Haji Khusus Ditangkap di Bone, Sulsel

    Pelaku Penggelapan Dana Haji Khusus Ditangkap di Bone, Sulsel

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Polisi baru-baru ini menangkap seorang pria berinisial KA alias Kholil Abdullah (52) atas dugaan penipuan dan penggelapan dana haji plus milik warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Fantastisnya, uang dana haji khusus yang digelapkan pelaku senilai Rp 260 juta. Dana tersebut adalah setoran para calon haji khusus. Tapi digunakan pelaku untuk keperluan pribadi. […]

    Bagikan Berita:
  • Haji Khusus vs Furoda, Dua Jenis Haji yang Non-Reguler Tapi Beda Soal Kepastian Berangkat

    Haji Khusus vs Furoda, Dua Jenis Haji yang Non-Reguler Tapi Beda Soal Kepastian Berangkat

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 736
    • 0Komentar

    JAKARTA – Haji Furoda, alias haji dengan visa undangan langsung Arab Saudi (mujamalah) sedang ramai dibahas di media sosial belakangan ini, setelah hampir dipastikan pemerintah Arab Saudi tidak membuka kuota. Furoda banyak diminati masyarakat yang ingin langsung berangkat setelah mendaftar, dan rela mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar dari haji reguler bahkan haji khusus. Peminatnya […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    Jemaah Haji Hilang di Tanah Suci Belum Ditemukan, Malah Bertambah Jadi Tiga

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 246
    • 0Komentar

    SAUDI — Bertambahnya jumlah jemaah haji Indonesia yang hilang di Arab Saudi menjadi tiga orang per 22 Juni 2025 menimbulkan pertanyaan besar soal kemampuan sistem pengelolaan jemaah haji, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita demensia. Kasus terbaru, Hasbullah (73), jemaah dari kloter BDJ 07 yang dilaporkan hilang sejak Selasa dini hari, 17 Juni […]

    Bagikan Berita:
expand_less