Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Kasus 35 Orang di Makassar Gagal Umrah, Perhatikan Ini Setelah Melakukan Pembayaran ke Travel

Kasus 35 Orang di Makassar Gagal Umrah, Perhatikan Ini Setelah Melakukan Pembayaran ke Travel

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • visibility 424
  • print Cetak

MAKASSAR – Kasus 35 calon jemaah umrah asal Makassar yang gagal berangkat umrah, baru-baru ini menjadi contoh kasus yang bisa jadi pelajaran untuk para calon jemaah lain.

Dalam kasus yang dialami puluhan calon jemaah umrah tersebut, diketahui mereka sudah membayar sejumlah uang untuk berangkat umrah. Tapi visanya tidak terbit-terbit, sementara pesawatnya sudah terbang ke Tanah Suci.

Pelaku travel umrah, Isya Muhammad lewat akun media sosialnya, menyampaikan kasus tersebut seharusnya menjadi pelajaran untuk para calon jemaah lain. Dia mempelajari kasus yang dialami calon jemaah tersebut, dengan melihat kronologinya.

“Jadi kemungkinan ini providernya yang nakal. Satu grup ini ceritanya visanya nda keluar, sudah ketinggalan pesawat. Padahal sudah approvement hotel, sudah setor uang. Seharusnya prosesnya tidak sampai satu hari (visa sudah terbit) tapi pada kasus ini, sudah 3-4 hari visa nda keluar-keluar, kenapa?” ucap dia.

Cara Memastikan Visa Benar-benar Diproses oleh Muassasah

Atas kasus tersebut, jemaah pun diingatkan, hal penting yang perlu dilakukan setelah mendaftar umrah dan sudah melakukan pembayaran ke travel, serta sudah ada jadwal pemberangkatan.

“Jemaah harus minta bukti payment ke muassasah. Cek statusnya, kalau provider (atau travel) sudah bayarkan ke muassasah, sudah aggreement nusuk, approvement hotel, pasti statusnya itu akan tertulis ‘waiting for approve’.

Jadi kalau ada kasus seperti ini, minta bukti payment atau bukti issued,” ungkap dia.

Jika sudah membayar dan visa tidak keluar, indikasi yang paling mungkin terjadi adalah travel tersebut tidak amanah, atau belum menyetorkan uang ke muassasah.

“Indikasinya seperti itu. Kalau apply aggreement hotel, dan providernya amanah, pasti muassasah akan langsung memproses,” ungkapnya lagi.

Pilih Travel Umrah yang Amanah

Meski begitu, sebenarnya ada cara lain yang paling mudah dilakukan tentu dengan memilih travel yang amanah, dengan mengecek rekam jejaknya, izin hingga sertifikasi yang dikantongi oleh perusahaan tersebut.

Di Makassar, salah satu travel umrah yang sudah berpengalaman, dan teruji dari tahun ke tahun, bisa menjadi opsi para calon jemaah, yakni Tazkiyah Tour.

Perusahaan yang beralamat di Jl A Pangeran Pettarani Komp Bisnis Centre Ruko Diamond No.11, Makassar ini, sudah menerapkan sistem manajemen mutu berbasis ISO 9001:2015 (sudah mengantongi sertifikasinya).

Perusahaan Tour adalah travel umrah pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi ISO 9001:2008 itu, menjamin proses layanan mulai dari pendaftaran, pelunasan, keberangkatan hingga pemulangan diawasi dengan standar mutu yang jelas. Bahkan, memberlakukan garansi uang kembali, jika ada pelayanan yang tidak memuaskan.

Tazkiyah juga memiliki keanggotaan resmi di asosiasi penyelenggara ibadah haji & umrah (PIHK) dengan nomor pendaftaran yang valid, di Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH).

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepuluh Hari Awal Zulhijjah, Jemaah Haji Tazkiyah Fokus dan Perbanyak Ibadah

    Sepuluh Hari Awal Zulhijjah, Jemaah Haji Tazkiyah Fokus dan Perbanyak Ibadah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 98
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pembimbing Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour, Ustaz Baso Pallawagau, Lc., MA., mengajak seluruh jemaah untuk menyambut datangnya awal bulan Zulhijjah dengan memperbanyak ibadah dan amal saleh, terutama pada 10 hari pertama yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Dalam tausiyahnya kepada jemaah di Tanah Suci, Ustaz Baso menyampaikan bahwa Rasulullah SAW memberikan perhatian khusus […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji yang Membawa Aset Senilai Lebih dari Rp250 Juta Wajib Lapor Bea Cukai Saudi

    Jemaah Haji yang Membawa Aset Senilai Lebih dari Rp250 Juta Wajib Lapor Bea Cukai Saudi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 153
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jemaah haji 2026 diimbau untuk memperhatikan aturan yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi terkait pembawaan uang tunai dan barang berharga ke Tanah Suci. Otoritas Zakat, Pajak, dan Bea Cukai Saudi mewajibkan siapa pun yang membawa lebih dari SAR 60.000 (sekitar Rp250 juta) atau setara dalam bentuk lain untuk mendeklarasikan kepemilikan tersebut saat tiba atau […]

    Bagikan Berita:
  • Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 463
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hotel Grand Almasa, bersama puluhan hotel lain ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Dengan begitu, hotel-hotel tersebut otomatis tidak terdaftar di aplikasi nusuk. Sebelumnya, ada puluhan hotel ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Totalnya ada 25 hotel dan penginapan di Mekah sepanjang Juli 2025. Penutupan dilakukan setelah inspeksi intensif yang hasilnya ditemukan banyak […]

    Bagikan Berita:
  • Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan Saat City Tour ke Jabal Magnet, Semua Selamat

    Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan Saat City Tour ke Jabal Magnet, Semua Selamat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 134
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah menyampaikan saat ini sedang menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan Jemaah Haji Indonesia (JHI) di Arab Saudi. Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan insiden terjadi pada Selasa, (28/4/2026) saat dua bus JHI, yakni Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1, dalam perjalanan kembali dari kegiatan city […]

    Bagikan Berita:
  • Satgas Haji Sudah Terima 115 Laporan dan 68 Kasus Selama Musim Haji 2026

    Satgas Haji Sudah Terima 115 Laporan dan 68 Kasus Selama Musim Haji 2026

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Terkini, Makassar – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah Ilegal yang dibentuk sejak 14 April 2026, meski belum genap satu bulan, telah menunjukkan hasil nyata dalam mencegah kejahatan terhadap calon jemaah haji Indonesia. Hal ini menegaskan kehadiran negara melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Haji dan Umrah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    13 Orang Hendak ke Tanah Suci Pakai Visa Non-Haji, Imigrasi Pending Keberangkatannya

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 133
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Direktorat Jenderal Imigrasi mengungkapkan ada 13 orang calon jemaah haji non-prosedural yang ditunda keberangkatannya. Mereka mencoba berangkat dengan tidak menggunakan visa haji. “Per hari ini ada 13 orang calon jemaah haji non-prosedural yang kita pending atau kita tunda keberangkatannya karena non-prosedural, tidak menggunakan visa haji,” kata Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, di Kementerian […]

    Bagikan Berita:
expand_less