Mesir Hentikan Program Haji Gratis Mulai 2026, Jemaah yang Terpilih Berangkat Kini Wajib Bayar
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Kam, 15 Jan 2026
- visibility 35

HAMRANEWS – Pemerintah Mesir membuat keputusan besar menjelang musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Untuk pertama kalinya, Mesir secara resmi menghentikan program haji gratis yang dibiayai negara dan menggantinya dengan sistem undian elektronik (lottery) serta paket haji berbayar melalui operator resmi.
Kebijakan tersebut diumumkan pemerintah Mesir sebagai bagian dari reformasi belanja publik dan penataan ulang tata kelola penyelenggaraan haji, seiring meningkatnya biaya dan tuntutan logistik dari Arab Saudi.
Kementerian Solidaritas Sosial Mesir bersama National Foundation for Facilitating Hajj telah mengumumkan hasil undian elektronik haji 2026. Sekitar 12.000 calon jemaah dari berbagai provinsi di Mesir terpilih melalui sistem digital yang diklaim transparan dan akuntabel.
Menteri Solidaritas Sosial Mesir, Maya Morsi, menegaskan bahwa mekanisme undian kini menjadi jalur utama memperoleh visa haji, menggantikan skema subsidi langsung dari negara. Jemaah yang terpilih tetap wajib membayar seluruh biaya haji melalui jalur resmi yang ditetapkan pemerintah.
Kebijakan ini menandai berakhirnya era haji gratis yang selama ini dinikmati sebagian masyarakat Mesir, khususnya kalangan kurang mampu.
Dampak Tekanan Ekonomi Sejak 2022
Langkah ini sebenarnya bukan hal mendadak. Pada 2022 dan 2023, Mesir sudah dua kali berturut-turut membatalkan penyelenggaraan haji dengan biaya negara, menyusul tekanan ekonomi dan keterbatasan anggaran pemerintah.
Kondisi tersebut mendorong pemerintah Mesir untuk mengalihkan pembiayaan haji sepenuhnya kepada jemaah, dengan tetap mengatur proses seleksi dan layanan secara ketat.
Pendaftaran Haji Berbayar Dibuka Lewat Travel Resmi
Selain jalur undian, Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir juga membuka pendaftaran haji 2026 melalui perusahaan travel resmi berlisensi. Pendaftaran dibuka sejak pertengahan Oktober 2025, dengan hasil seleksi diumumkan pada awal November.
Paket haji yang ditawarkan terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari ekonomi, menengah, hingga premium. Seluruh biaya perjalanan, akomodasi, dan transportasi ditanggung jemaah, namun dikelola oleh operator yang telah disetujui pemerintah.
Menariknya, data pemerintah menunjukkan bahwa beberapa paket haji 2026 justru mengalami penurunan harga dibanding musim sebelumnya, sebagai upaya meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi.
Selain perubahan sistem pembiayaan, pemerintah Mesir juga menetapkan aturan kesehatan yang lebih ketat. Setiap calon jemaah haji wajib menyerahkan Sertifikat Kelayakan Kesehatan (Health Fitness Certificate) sebagai syarat mutlak penerbitan visa haji.
Sertifikat ini menjadi bukti bahwa jemaah mampu menjalankan rangkaian ibadah haji secara fisik. Tanpa dokumen tersebut, visa haji tidak akan diproses, khususnya bagi jemaah haji jalur pariwisata.
Kebijakan ini selaras dengan aturan keselamatan dan kesehatan yang diterapkan pemerintah Arab Saudi guna mengendalikan risiko di tengah kepadatan jemaah.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



