Owner Travel PT Travelina Dijemput Polisi Usai Menikah, Imbas 29 Jemaah Umrah Kendari Telantar
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Sel, 17 Feb 2026
- visibility 86

HAMRANEWS – Seorang pemuda berinisial AK (28) diketahui berada di balik telantarnya 29 jemaah umrah asal Kendari. Ironisnya, AK yang merupakan owner travel PT Travelina Indonesia malah sedang menikah saat ramai kabar 29 jemaah tersebut terkatung-katung di Madinah karena tak dapat hotel.
AK sebelumnya tidak bisa dihubungi selama kejadian tersebut.
Akhirnya, selang beberapa waktu kemudian, AK (28) yang asal Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), ditangkap polisi.
AK diamankan diamankan di Desa Sandey, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pada Minggu 15 Februari 2026.malam, setelah selesai melangsungkan pernikahan.
“Iya, bersangkutan kami amankan karena banyak orang mencarinya,” kata Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari Ipda Ariel Mogens Ginting kepada wartawan, Senin (16/2/2026) mengutip Detik.com
Owner travel tersebut diamankan di Desa Sandey, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pada Minggu (15/2) malam. AK diamankan setelah melangsungkan resepsi pernikahannya.
Ariel mengungkapkan, 29 jemaah terlantar tanpa mendapatkan penginapan dan makanan saat tiba di Jeddah, Kamis (14/2/2026) lalu.
Beruntung, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan rombongan menemukan para jemaah itu.
“29 jemaah ini terlantar di Jeddah, namun diselamatkan wali kota Kendari dan warga Kendari yang berada di sana dengan menanggung biaya kehidupan jemaah,” katanya.
jemaah asal Kendari awalnya berjumlah 64 orang saat tiba di Jakarta. Namun akibat keterlambatan visa, semua tiket jemaah hangus, hingga 29 jemaah dan 1 tour guide dibelikan tiket baru.
“29 jemaah plus pembimbing umrah diberangkatkan ke Jeddah dengan tiket baru. 35 orang lainnya pulang ke Kendari dengan tiket mandiri. 29 jemaah ini yang terlantar di Jeddah,” ucap Ariel.
Polisi hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap owner travel tersebut. Penyidik juga mendalami dugaan kerugian yang dialami jemaah umrah tersebut.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



