Waktu Persiapan Haji 2026 Makin Mepet, Visa Ditutup 20 Maret 2026
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month 15 menit yang lalu
- visibility 1

HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi sebelumnya telah menetapkan jadwal pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 M. Jadwal ini lebih cepat dari sebelum-sebelumnya. Waktu persiapan haji pun makin mepet, mengingat batas akhir penerbitan visa haji yakni 20 Maret 2026 atau bertepatan dengan 1 Syawal 1447 H.
Dengan kalender yang terus bergerak maju, seluruh tahapan penyelenggaraan haji, mulai dari administrasi, kesiapan jemaah, hingga koordinasi lintas negara, dituntut berjalan lebih cepat dan lebih disiplin dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Percepatan jadwal ini bukan sekadar wacana. Pemerintah Arab Saudi telah menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pengurusan visa yang melewati tenggat waktu yang telah ditentukan.
“Seluruh proses harus selesai lebih awal, termasuk pengunggahan data jemaah dan penerbitan visa. Keterlambatan akan berisiko pada tidak terlayani-nya jemaah,” demikian pernyataan resmi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Memasuki awal 2026, sejumlah tahapan penting menjadi sorotan karena tenggat waktunya semakin dekat:
Batas Akhir Visa Haji: 20 Maret 2026 (1 Syawal 1447 H). Setelah tanggal ini, sistem visa haji akan ditutup.
Pengunggahan Data Jemaah: Paling lambat 8 Februari 2026 (20 Syaban 1447 H) melalui sistem resmi Arab Saudi.
Percepatan Seluruh Tahapan: Seluruh rangkaian haji 2026 dimajukan, mulai dari administrasi hingga kedatangan jemaah.
Kesiapan Dokumen dan Kesehatan: Paspor, identitas, serta syarat kesehatan dan vaksinasi wajib dipastikan sejak dini.
Dengan sisa waktu yang relatif singkat, keterlambatan sekecil apa pun berpotensi berdampak besar terhadap keberangkatan jemaah.
Tantangan Serius bagi Indonesia
Bagi Indonesia, percepatan jadwal ini menjadi tantangan besar. Dengan jumlah jemaah terbanyak di dunia dan sistem antrean yang panjang, kesiapan dokumen dan ketepatan waktu menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan haji 2026.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama sebelumnya telah mengingatkan bahwa ketidaklengkapan dokumen atau keterlambatan input data dapat berakibat fatal, termasuk gagal terbitnya visa haji.
Selain aspek administrasi, faktor kesehatan juga menjadi perhatian utama. Arab Saudi tetap menerapkan standar kesehatan ketat, termasuk kewajiban vaksinasi tertentu sebagai syarat masuk wilayah haji.
Jemaah Diminta Tidak Menunda
Dengan tenggat yang semakin dekat, calon jemaah haji diimbau tidak menunda pengurusan dokumen perjalanan dan pemeriksaan kesehatan. Percepatan jadwal haji 2026 menuntut kesiapan sejak jauh hari, bukan mendekati waktu keberangkatan.
Kebijakan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa era penyelenggaraan haji kini bergerak menuju sistem yang lebih terjadwal, terukur, dan tanpa kompromi terhadap waktu. Kesiapan sejak sekarang menjadi penentu utama kelancaran ibadah haji tahun 2026.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



