Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dua Syarikah yang Melayani Jemaah Haji 2026, Intip Rekam Jejaknya

Dua Syarikah yang Melayani Jemaah Haji 2026, Intip Rekam Jejaknya

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 732
  • print Cetak

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menetapkan pada tahun 2026, cuma dua syarikah atau perusahaan yang akan melayani jemaah haji Indonesia. Keputusan tersebut setelah proses lelang ketat yang diikuti lebih dari 150 perusahaan di Arab Saudi.

“Syarikah itu yang ikut seleksi ada lebih dari 150 syarikah. Dalam proses lelang dan segala macam terpilih awalnya ada tinggal 50. Kemudian ada tinggal sekitar 20. Kemudian terakhir itu ada tinggal 4 dan terakhir nanti akan dipilih 2 syarikah,” ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat ditemui di kantornya, Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa 30 September 2025.

Dia menyebutkan, dua syarikah Itu juga telah diumumkan oleh kantor urusan haji Saudi Arabia.

Kedua syarikah yang terpilih adalah Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest. Keduanya bukan nama baru, karena pernah terlibat dalam penyelenggaraan haji Indonesia di tahun sebelumnya.

Dahnil menjelaskan penetapan dua syarikah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk penyelenggaraan haji yang lebih baik. Di samping itu, penetapan ini juga untuk menghindari adanya kebocoran anggaran yang selama ini menjadi temuan.

Bagaimana rekam jejak dua syarikah tersebut dalam melayani jemaah haji?

Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service

Syarikah pertama, Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service, ditunjuk langsung oleh Kementerian Haji dan Umrah RI setelah proses lelang ketat yang melibatkan lebih dari 150 syarikah.

Ini bukan kali pertama Rakeen Mashariq melayani jemaah haji Indonesia.

Pada tahun 2025, Rakeen Mashariq melayani 35.090 jemaah haji Indonesia.

Rakeen Mashariq bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia dan pemerintah Arab Saudi untuk memastikan kelancaran ibadah haji.

Melansir dari kantorhatsushaji, Rakeen merupakan anak perusahaan Mashariq yang merupakan jelmaan Muassasah (lembaga pemerintah) yang ditunjuk melayani Tamu Allah dari negara-negara Asia Tenggara.

Namun sejak tahun 2023, ketika sistem swastanisasi diberlakukan oleh Pemerintah Arab Saudi, maka setiap negara bebas memilih syarikah manapun.

Di era swastanisasi, Muassasah berubah menjadi perusahaan partikelir (syarikah). Maka Muassasah Asia Tenggara berubah menjadi Syarikah Mashariq.

Kini melalui perusahaannya Rakeen Masshariq resmi menjadi pelayan dhuyufurrahman (tamu Allah) Tanah Air.

Al Bait Guests

Al Bait Guests atau Dhuyuf Al Bait bersama Mashariq ikut melayani jemaah haji Indonesia tahun 2026 mendatang.

Al Bait Guests merupakan perusahaan layanan haji dan perhotelan yang didirikan di Arab Saudi pada tahun 2022, dengan pusat di Makkah.

Perusahaan tersebut menyediakan layanan lengkap untuk para peziarah, termasuk akomodasi, transportasi, makanan, bimbingan spiritual, dan kegiatan rekreasi lainnya, serta telah melayani sekitar 600.000 jamaah dari Asia Selatan dan menjalin kemitraan dengan Indonesia untuk melayani jamaah haji reguler.

Sama halnya dengan Rakeen Mashariq, syarikah Al Bait Guests pertama kali melayani jemaah haji reguler Indonesia pada 1446 H/2025 M.

Saat itu Al Bait Guest melayani jemaah haji Indonesia terbanyak yaitu 35.977 jemaah haji Indonesia.

Sebelum sistem swastanisasi dalam penyelenggaraan ibadah haji diberlakukan, Al Bait Guests hanya melayani jemaah haji asal Asia Selatan, seperti India, Pakistan dan Bangladesh.

Di Indonesia, Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) menjadi asosiasi pertama yang menjalin kerja sama dengan Al Bait Guests.

Saat itu, mayoritas jemaah haji khusus Anggota HIMPUH dilayani oleh Al Bait Guests.

Kontrak Multiyears, Hingga Tiga Tahun

Untuk mencegah praktik manipulasi dan ‘feedback’ dalam pelelangan di Arab Saudi, Kemenhaj juga membuat terobosan baru. Kontrak kerja sama dengan kedua syarikah tersebut akan bersifat multi-year, langsung tiga tahun, bukan lagi tahunan.

Perubahan kebijakan ini juga bertujuan untuk meminimalkan jumlah syarikah yang terlibat. Jika sebelumnya ada delapan syarikah yang melayani jemaah Indonesia, kini hanya akan ada dua.

“Dan alhamdulillah biaya bisa kita tekan lebih dari 200 riyal (per-jemaah) yang tadinya biaya syarikah itu 2.300 (riyal). Tahun ini kita tekan tanpa ada pungli, tanpa ada manipulasi, itu menjadi 2.100 (riyal). Dan ke depan kita hanya menggunakan 2 syarikah, tidak lagi 8 syarikah,” tutur Dahnil.

Jika dihitung, Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan penghematan sekitar Rp 180 miliar secara keseluruhan dari total anggaran Rp 17 triliun. Dahnil Simanjuntak pun berharap, efisiensi dari penekanan kebocoran ini bisa menurunkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026. Hal ini sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.

“Perintah Presiden begitu. Dari kebocoran-kebocoran itulah harapan kami nanti bisa menekan ongkos naik haji atau BPIH. Karena kalau kebocoran 20-30 persen dari Rp 17 triliun itu berarti per tahun terjadi kebocoran hampir Rp 5 triliun. Dan itulah yang hari ini ingin kami tekan semaksimal mungkin, bila perlu nol kebocoran,” ungkapnya.

Menurut Dahnil, pos biaya haji terbesar berada pada transportasi udara, yang nilainya hampir Rp 6 triliun. Disusul oleh syarikah dan hotel yang masing-masing mencapai hampir Rp 3 triliun.

“Kami simulasi dari Rp 17 triliun itu semuanya terdiri dari 10 proses pengadaan,” imbuhnya.

Meskipun biaya haji berhasil ditekan, Dahnil menekankan tantangan lain tetap ada, seperti nilai tukar dolar yang terus naik. Tahun lalu kurs dolar berada di Rp 16.000, sedangkan tahun ini sudah mencapai Rp 16.500.

“Kalau dihitung dari sisi finansial untuk menekan BPIH itu tidak mudah karena dolarnya naik. Tapi itu menjadi mudah kalau kebocoran-kebocoran ini bisa kita tekan. Kami fokus pada kebocoran untuk memastikan BPIH sesuai dengan perintah Presiden itu turun dan di situlah kami memohon bantuan dari Kejaksaan Agung untuk menekan kebocoran ini,” tandasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Calon Jemaah Umrah di Jombang Gagal Berangkat, Dua Perwakilan Travel Diamankan Polisi

    Ratusan Calon Jemaah Umrah di Jombang Gagal Berangkat, Dua Perwakilan Travel Diamankan Polisi

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 58
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Sekitar 200 calon jemaah umrah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diduga gagal berangkat ke Tanah Suci pada Minggu 30 Agustus 2026. Para jemaah sebelumnya telah berkumpul sejak dini hari, namun hingga waktu keberangkatan tidak mendapatkan kepastian mengenai penerbangan maupun visa. Situasi ini memicu keributan akibat kekecewaan jemaah yang sudah berkumpul lama di kawasan […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Gelar Doa Bersama untuk Kelancaran Pemberangkatan Haji Khusus 2026

    Tazkiyah Tour Gelar Doa Bersama untuk Kelancaran Pemberangkatan Haji Khusus 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 202
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Para karyawan Tazkiyah Tour, Travel Umrah di Makassar, menggelar doa bersama untuk kelancaran perjalanan haji jemaah haji khusus yang akan diberangkatkan pada 5 Mei 2026. Doa bersama digelar pada Malam Jumat, atau Kamis malam 30 April 2026 lalu. “Malam ini kami kembali berkumpul di atas karpet kantor. Melangitkan doa-doa jelang keberangkatan jemaah haji […]

    Bagikan Berita:
  • Haru Tukang Tambal Ban Berutang Demi Berhaji, Kini Utangnya Dilunasi Pemerintah dan UEA

    Haru Tukang Tambal Ban Berutang Demi Berhaji, Kini Utangnya Dilunasi Pemerintah dan UEA

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 97
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Perjuangan Sulaji, seorang tukang tambal ban asal Kota Semarang, dalam mewujudkan impian menunaikan ibadah haji mengundang perhatian banyak pihak. Demi bisa berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sulaji bahkan rela berutang untuk menutupi kekurangan biaya pelunasan haji. Kisah mengharukan itu sampai ke telinga Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil […]

    Bagikan Berita:
  • BPKH Apps Kini Bisa Jadi E-Wallet hingga Kirim Uang, Tak Sekadar Informasi Haji

    BPKH Apps Kini Bisa Jadi E-Wallet hingga Kirim Uang, Tak Sekadar Informasi Haji

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 36
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memperluas fungsi BPKH Apps. Aplikasi yang sebelumnya lebih dikenal sebagai sarana informasi dan layanan keuangan haji kini dikembangkan menjadi ekosistem digital yang memungkinkan masyarakat melakukan berbagai transaksi finansial, mulai dari menggunakan e-Wallet hingga mengirim uang ke rekening bank. Lima layanan baru diperkenalkan dalam soft launching BPKH Apps bertajuk […]

    Bagikan Berita:
  • Lompatan Besar Pelayanan Haji Indonesia Dapat Apresiasi dari Saudi

    Lompatan Besar Pelayanan Haji Indonesia Dapat Apresiasi dari Saudi

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 170
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID— Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa Pemerintah Arab Saudi memberikan apresiasi atas peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026. Apresiasi tersebut disampaikan saat Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, melakukan kunjungan ke layanan jemaah haji Indonesia di Mina, Minggu (25/5/2026). Menhaj menyebut […]

    Bagikan Berita:
  • Milad Ke-26 Tazkiyah Tour, Doa-doa Jemaah Mengalir untuk Pelayanan Semakin Baik Menuju Baitullah

    Milad Ke-26 Tazkiyah Tour, Doa-doa Jemaah Mengalir untuk Pelayanan Semakin Baik Menuju Baitullah

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 155
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti momen Milad ke-26 Tazkiyah Tour yang bertepatan dengan 15 Zulhijah. Momen istimewa tersebut dirayakan bersama para jemaah haji khusus yang masih berada di Makkah setelah menunaikan rangkaian ibadah haji. Ucapan selamat dan doa terbaik mengalir dari para jemaah. Mereka berharap Tazkiyah Tour terus berkembang, semakin amanah, dan […]

    Bagikan Berita:
expand_less