Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Sayur-sayuran dari RI Siap Jadi Pasokan Kebutuhan Pangan Jemaah Haji dan Umrah

Sayur-sayuran dari RI Siap Jadi Pasokan Kebutuhan Pangan Jemaah Haji dan Umrah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 358
  • print Cetak

JAKARTA – Pemerintah berupaya memperluas manfaat ekonomi dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Salah satunya dengan mendorong produk-produk pertanian dan peternakan nasional menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan jamaah haji dan umrah di Tanah Suci.

Langkah ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, usai menerima kunjungan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

“Ekosistem ekonomi haji bukan hanya kita mengirim jamaah, tapi juga menimbulkan hentakan ekonomi yang baik untuk petani-petani, peternak-peternak kita di Indonesia dengan kegiatan haji dan umroh,” kata Sudaryono.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat untuk membentuk Kelompok Kerja (Pokja) lintas kementerian. Tujuannya adalah merancang langkah konkret agar sektor pertanian dan peternakan bisa terlibat aktif dalam ekosistem ekonomi haji — mulai dari penyediaan bahan baku makanan hingga ekspor produk unggulan ke Arab Saudi.

“Kita bersepakat, setelah ini kita ada semacam Pokja, bagaimana potensi ekonomi ini bisa dikelola dengan baik,” ujar Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar.

Ia menjelaskan, Pokja tersebut nantinya akan merumuskan strategi untuk memastikan rantai pasok pangan jamaah haji dan umrah bisa diisi oleh produk dalam negeri.

“Kita mengkolaborasikan rekomendasi terkait bagaimana pengelolaan dan kita support bahan baku makanan untuk kegiatan haji dan umroh kita. Ini tidak hanya melibatkan kita tim di pemerintahan dalam negeri, tapi juga harus ada negosiasi dengan pemerintahan Arab Saudi,” jelasnya.

Potensi Ekonomi Besar: Dari Domba hingga Sayur-mayur

Dengan jumlah jamaah haji Indonesia sekitar 200 ribu orang per tahun dan jamaah umrah mencapai 2,5 juta orang, peluang pasar bagi produk lokal sangat besar. Sudaryono menilai, sektor ini bisa menjadi penggerak ekonomi baru bagi petani dan peternak Indonesia.

Mas Dar menegaskan bahwa ekosistem ekonomi haji perlu dipahami secara luas, bukan hanya sebatas pengiriman jamaah. “Penting untuk melihat ekosistem ekonomi haji dari perspektif yang lebih luas, bukan hanya soal pengiriman jamaah, tetapi juga bagaimana sektor pertanian dan peternakan dapat memberikan nilai tambah yang besar,” ujarnya.

Sementara itu, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan kerja sama ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk merevitalisasi ekosistem ekonomi haji Indonesia.

“Salah satu ekosistem ekonomi haji misalnya peternakan kambing, domba, di bawah kendali Kementerian Pertanian, dan berharap petani-petani kita, peternak-peternak kita bisa memasarkan komoditi produk mereka,” kata Dahnil.

Selain daging hewan kurban, sayur-mayur dan produk hortikultura Indonesia juga punya peluang besar untuk masuk pasar Arab Saudi.

“Terutama sayur-mayur itu bisa ke Tanah Suci. Karena pangsa pasarnya luas sekali,” tambah Dahnil.

Sinergi Nasional untuk Pasar Global

Dahnil mengungkapkan, Pokja yang akan dibentuk tidak hanya melibatkan Kementerian Pertanian dan Kementerian Haji dan Umrah, tapi juga Kementerian Investasi serta Kemenko Bidang Pangan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat kebijakan integrasi ekonomi haji dan membuka jalur ekspor baru ke Timur Tengah.

“Mudah-mudahan kita bisa mengakselerasi perintah Presiden terkait dengan ekosistem ekonomi haji,” ujarnya.

Kerja sama lintas kementerian ini diharapkan bukan hanya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, tapi juga memberikan nilai tambah ekonomi nyata bagi petani dan peternak dalam negeri.

“Serta memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani dan peternak di dalam negeri,” tutup Dahnil.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Tahun Koma, Jemaah Haji Indonesia yang Dirawat di Arab Saudi Wafat

    Dua Tahun Koma, Jemaah Haji Indonesia yang Dirawat di Arab Saudi Wafat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 179
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang jemaah haji asal Tulungagung, Jawa Timur, Haji Ali Budiyono, meninggal dunia di Arab Saudi setelah menjalani perawatan panjang selama hampir dua tahun. Almarhum wafat pada Ahad, 12 April 2026, dalam usia 72 tahun. Kabar duka tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Tulungagung, Suryani. Ia menjelaskan bahwa almarhum sebelumnya berangkat menunaikan ibadah haji […]

    Bagikan Berita:
  • Pelunasan Haji 2026 Mulai Dibuka, Calon Jemaah Diberi Kesempatan Dalam 2 Tahap untuk Isi 221.000 Kuota

    Pelunasan Haji 2026 Mulai Dibuka, Calon Jemaah Diberi Kesempatan Dalam 2 Tahap untuk Isi 221.000 Kuota

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 478
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menetapkan jadwal resmi pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus 1447 H/2026 M dimulai pada 11 November 2025. Tahap pertama pelunasan haji khusus ini diperuntukkan bagi dua kelompok: Jemaah haji khusus yang masuk alokasi kuota keberangkatan tahun 2026 Jemaah haji khusus prioritas lansia. “Kami tengah menyiapkan […]

    Bagikan Berita:
  • Kemendag Kerja Smaa BPKH Perluas Produk Indonesia untuk Kebutuhan Jamaah Haji

    Kemendag Kerja Smaa BPKH Perluas Produk Indonesia untuk Kebutuhan Jamaah Haji

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 344
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam memperluas ekspor produk Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan jamaah haji dan umrah di Arab Saudi. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan ekspor nasional sekaligus memperluas pasar produk Indonesia di sektor layanan haji dan umrah. […]

    Bagikan Berita:
  • Puncak Haji Dimulai, Jutaan Jemaah Bergerak ke Arafah Dipantau Drone dan Teknologi AI Arab Saudi

    Puncak Haji Dimulai, Jutaan Jemaah Bergerak ke Arafah Dipantau Drone dan Teknologi AI Arab Saudi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 123
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Puncak ibadah haji mulai berlangsung, hari ini. Jutaan jemaah dari berbagai negara bergerak secara bertahap menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) di tengah suhu panas ekstrem yang melanda Arab Saudi. Untuk memastikan pergerakan massa tetap aman dan tertib, pemerintah Arab Saudi mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI), drone, hingga sistem pemantauan real-time. Pergerakan jutaan […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Siapkan Tim Dokter Ahli demi Kesehatan Jemaah Haji Khusus, Termasuk Psikiater hingga Lab

    Tazkiyah Tour Siapkan Tim Dokter Ahli demi Kesehatan Jemaah Haji Khusus, Termasuk Psikiater hingga Lab

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 304
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Tazkiyah Tour menegaskan komitmen untuk memberikan layanan haji khusus yang aman, nyaman, dan sesuai standar kesehatan terbaru. Dalam Podcast Haji Tazkiyah yang tayang di kanal YouTube Tazkiyah Tour pada 27 November 2025, dokter pendamping mengungkapkan keseriusan perusahaan untuk menjamin kesehatan Calon jemaah 2026 agar memenuhi kriteria sehat sesuai standar yang diberikan Arab Saudi. […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Rutin Doakan Jemaahnya Selama di Tanah Suci, Komitmen Menjamin Kenyamanan

    Tazkiyah Tour Rutin Doakan Jemaahnya Selama di Tanah Suci, Komitmen Menjamin Kenyamanan

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 477
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Travel haji dan umrah melakukan banyak cara demi menjamin kelancaran perjalanan jemaahnya selama berada di tanah suci. Jemaah dibuat nyaman seperti disediakan hotel bintang lima, didampingi pembimbing yang profesional hingga tim medis. Tapi upaya ini jarang dilakukan: rutin menggelar doa bersama untuk jemaahnya yang melakukan perjalanan di Tanah Suci. Langkah terakhir itu rutin […]

    Bagikan Berita:
expand_less