Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Saudi Siapkan Proyek Kereta Cepat Land Bridge, Hubungkan Dua Kota yang Diantarai Laut Merah

Saudi Siapkan Proyek Kereta Cepat Land Bridge, Hubungkan Dua Kota yang Diantarai Laut Merah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 440
  • print Cetak

SAUDI – Arab Saudi tengah menyiapkan lompatan besar di bidang transportasi darat dengan proyek kereta cepat Land Bridge senilai US$7 miliar atau sekitar Rp112 triliun.

Jalur ini akan menghubungkan Jeddah di Laut Merah dengan Dammam di Teluk Arab melewati ibu kota Riyadh, membentang sepanjang 1.500 kilometer.

Proyek raksasa ini disebut-sebut sebagai “keajaiban gurun” yang akan memangkas waktu perjalanan Riyadh–Jeddah dari 12 jam perjalanan darat menjadi kurang dari 4 jam.

Land Bridge menjadi salah satu proyek strategis dalam Saudi Vision 2030, cetak biru besar transformasi ekonomi yang digagas Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS). Melalui proyek ini, jaringan kereta Arab Saudi akan meluas dari 5.300 km menjadi lebih dari 8.000 km, menjadikan kerajaan sebagai pusat logistik dan transportasi utama di Timur Tengah.

Otoritas perkeretaapian Saudi (SAR) akan membangun jaringan angkutan penumpang dan barang yang menghubungkan Pelabuhan Raja Abdullah dengan kawasan industri besar seperti Yanbu. Sebagai bagian modernisasi, SAR telah memesan 15 kereta baru berkecepatan 200 km/jam, dan mulai mengembangkan sistem kereta bertenaga hidrogen demi mendukung transportasi ramah lingkungan.

Ambisi Besar, Dampak Besar

Lebih dari sekadar rel baja, Land Bridge menjadi simbol revolusi infrastruktur Arab Saudi. Proyek ini diperkirakan menghemat US$4,2 miliar per tahun dalam biaya transportasi dan membuka 200 ribu lapangan kerja baru di berbagai sektor pendukung.

Jantung proyek ini adalah jalur 950 km Riyadh–Jeddah, yang diperpanjang ke utara sejauh 146 km hingga Pelabuhan Raja Abdullah dan 115 km ke Jubail. Pemerintah juga menyiapkan tujuh pusat logistik baru di sepanjang jalur utama untuk memperlancar arus barang lintas kerajaan.

Pekerjaan proyek mencakup pembangunan jembatan, terowongan, dan sistem persinyalan canggih, dengan standar internasional guna memastikan keamanan dan efisiensi operasional.

Kolaborasi Raksasa Saudi–Tiongkok

Proyek ini dijalankan oleh konsorsium Saudi–Tiongkok, yang melibatkan Saudi Arabia Railways dan China Civil Engineering Construction Company (CCECC), didukung oleh Al-Ayuni Contracting dari pihak lokal.

Deretan perusahaan internasional juga ikut terlibat, di antaranya Systra, Thales, WSP, Hill International (AS), Italferr (Italia), dan Sener (Spanyol).

Land Bridge sendiri bukan ide baru. Gagasannya muncul sejak 2004, sempat mandek pada 2010, lalu dihidupkan kembali pasca kunjungan Presiden Xi Jinping ke Riyadh pada 2022 yang memperkuat kerja sama ekonomi Saudi–Tiongkok.

Kini, investasi langsung Tiongkok di Arab Saudi telah menembus US$8,2 miliar pada 2024, naik 29% dari tahun sebelumnya. Bahkan, total investasi baru Tiongkok di kerajaan pada 2023 mencapai US$16,8 miliar, mayoritas di sektor energi, manufaktur, dan logistik — sejalan dengan ambisi Vision 2030.

Era Baru Transportasi Timur Tengah

Selain Land Bridge, Saudi juga menyiapkan proyek “Dream of the Desert”, kereta mewah sepanjang 1.290 km dari Riyadh ke Qurayyat yang menawarkan pengalaman wisata kelas dunia melintasi lanskap gurun.

Dengan langkah-langkah besar ini, Arab Saudi menegaskan posisinya sebagai jantung transportasi dan logistik Timur Tengah, menjembatani Laut Merah dan Teluk Arab dalam satu lintasan sejarah baru.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syekh Sudais Ingatkan Risiko Salat Tidak Sah Jika Buru-buru Mencium Hajar Aswad

    Syekh Sudais Ingatkan Risiko Salat Tidak Sah Jika Buru-buru Mencium Hajar Aswad

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 91
    • 0Komentar

    HIMPUHNEWS.ID – Imam dan Khatib Masjidil Haram, Syekh Abdur Rahman Al Sudais, mengingatkan para jemaah supaya tidak terburu-buru menuju Hajar Aswad maupun Multazam sebelum salat benar-benar selesai. Menurutnya, mendahului imam dengan bergerak sebelum salam penutup selesai dapat menyebabkan salat menjadi batal. Hal itu disampaikan Syekh Al Sudais dalam sebuah dars (kajian) yang disampaikan pada 23 […]

    Bagikan Berita:
  • Apa Dampak Sistem ‘All Indonesia’ untuk Jemaah Umrah yang Berlaku Sejak 1 Oktober?

    Apa Dampak Sistem ‘All Indonesia’ untuk Jemaah Umrah yang Berlaku Sejak 1 Oktober?

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 506
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mulai 1 Oktober 2025, pemerintah Indonesia resmi menerapkan sistem digital terpadu All Indonesia di seluruh bandara internasional, pelabuhan penumpang, dan pos lintas batas negara (PLBN). Bagi jemaah umrah, kebijakan ini menjadi hal penting yang perlu diperhatikan menjelang keberangkatan maupun kepulangan dari Tanah Suci. Apa Itu Sistem All Indonesia? All Indonesia adalah platform digital […]

    Bagikan Berita:
  • Maskapai Saudi Sudah Kuasai 80 Persen Pasar Umrah RI, Emirates Terus Tambah Porsi

    Maskapai Saudi Sudah Kuasai 80 Persen Pasar Umrah RI, Emirates Terus Tambah Porsi

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 314
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pasar penerbangan umrah Indonesia menjadi incaran maskapai internasional. Maskapai asal Saudi bahkan diketahui mengangkut jauh lebih banyak jemaah asal Indonesia dibanding maskapai asal Indonesia sendiri, seperti Garuda. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menyebut minat maskapai global untuk mengangkut penumpang umrah dari Indonesia terus meningkat. “Begitu banyak penumpang umrah dan […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Petugas Saudi Membolehkan Master Limbad Ibadah Umrah Meski Sempat Dianggap Pengikut Setan dan Bergigi Taring

    Cerita Petugas Saudi Membolehkan Master Limbad Ibadah Umrah Meski Sempat Dianggap Pengikut Setan dan Bergigi Taring

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 504
    • 0Komentar

    SAUDI – Media sosial diramaikan dengan kabar master Limbad sempat ditahan di Imigrasi Jeddah Arab saat melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci. Hal itu karena Limbad memiliki gigi taring yang dipasang secara permanen. Cerita penahanan Limbad oleh imigrasi Jeddah diungkap Abdur Arsyad yang videonya saat ini viral di media sosial. Dibagikan sejumlah akun edia sosial. […]

    Bagikan Berita:
  • Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

    Masa Tinggal Jemaah Haji RI Bakal Dipangkas Jadi 30 Hari, Kemenhaj: Bisa Tekan Biaya dan Kurangi Kejenuhan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 85
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah tengah menyiapkan skema baru penyelenggaraan ibadah haji dengan memangkas masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi dari sekitar 40 hari menjadi hanya 30 hari. Langkah ini menjadi salah satu strategi Kementerian Haji dan Umrah untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus menekan biaya haji yang terus menghadapi tekanan akibat berbagai faktor ekonomi. Menteri Haji […]

    Bagikan Berita:
  • Garuda Indonesia Segera Menggelar Umrah Travel Fair 2025 di 16 Kota Besar, Termasuk Makassar

    Garuda Indonesia Segera Menggelar Umrah Travel Fair 2025 di 16 Kota Besar, Termasuk Makassar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 450
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia akan kembali menggelar umrah travel fair yang bertajuk Garuda Indonesia Umrah Festival, berkolaborasi bersama Bank Mandiri sebagai bank partner dan akan berlangsung mulai 29 Agustus 2025 di 16 kota besar di Indonesia. Garuda Indonesia Umrah Festival akan dimulai di Jakarta (Mall Atrium Kota Kasablanka) yang akan diselenggarakan pada […]

    Bagikan Berita:
expand_less