Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Tragedi Maut di Madinah, 45 Jemaah Umrah dari India Meninggal karena Kebakaran Bus

Tragedi Maut di Madinah, 45 Jemaah Umrah dari India Meninggal karena Kebakaran Bus

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 397
  • print Cetak

HAMRANEWS – Ibadah umrah di Tanah Suci berujung maut. Sedikitnya 45 orang jemaah umrah asal India, mengalami tragedi kecelakaan bus yang berujung kendaraan yang mereka tumpangi terbakar, Senin 17 November 2025.

Bus tersebut terbakar dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah, setelah menabrak sebuah truk tangki diesel.

Merespons kejadian tersebut, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan rasa sedihnya melalui akun pribadi X. Ia juga mendoakan agar korban yang terluka bisa segera sembuh.

“Turut berduka cita atas kecelakaan di Madinah yang melibatkan warga negara India. Doa saya bersama keluarga yang kehilangan orang terkasih. Saya berdoa agar semua korban luka segera pulih,” tulis Narendra di akun media sosialnya.

Ia menuturkan juga bahwa Kedutaan Besar India di Riyadh dan Konsulat India di Jeddah telah menyediakan bantuan. Bahkan, pejabatnya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Arab Saudi.

Kronologi Kecelakaan Bus Jemaah Umrah WN India di Madinah
Mengutip Al Jazeera, sebagaimana dilansir dari laporan pihak berwenang negara India, sebuah bus yang mengantar rombongan jemaah umrah WN India mengalami tragedi kecelakaan saat hampir mencapai Kota Madinah, Arab Saudi.

Pada awalnya, para jemaah India ini memiliki rencana perjalanan pulang ke negara asal pada 23 November 2025. Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Mekkah, rombongan tersebut berangkat ke Madinah.

Bus yang membawa 46 jemaah tersebut berangkat dari Mekkah sejak Minggu (16/11) pukul 23.00 waktu setempat. Mereka sampai ke daerah Mufrihat, sekitar 25 kilometer dari Madinah, pada pukul 01.30 dini hari.

Dikutip dari laporan Gulf News, kendaraan mengalami tabrakan dengan truk tangki diesel di jalan raya daerah tersebut pada Senin (17/11). Bahkan, tragedi menyebabkan kebakaran di lokasi kejadian.

Kepala Menteri Telangana, Revanth Reddy, langsung mengarahkan para pejabat agar segera berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi. Selain itu, ia turut menginstruksikan pendirian ruang kendali di New Delhi demi membantu keluarga korban kecelakaan.

Untuk mengalirkan informasi, pihak Konsulat India di Jeddah bahkan memberikan fasilitas ruang kontrol saluran bantuan. Akses ini terbuka selama 24 jam penuh tanpa biaya pulsa.

Jumlah jemaah yang berangkat dari India untuk menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci mencapai 54 orang. Empat jemaah memutuskan untuk berangkat ke Madinah menggunakan mobil sehingga terhindar dari kecelakaan.

Begitu pula dengan empat orang lainnya yang memilih menetap di Mekkah. Sesuai data dan laporan pihak berwenang India, hanya terdapat 46 penumpang yang ikut sebagai rombongan bus ke Madinah.

Korban tewas terbaru kini sudah tercatat mencapai 45 orang, sementara 1 korban lainnya selamat dari maut. Korban luka tersebut bernama Mohd Abdul Shoiab, pria berusia 24 tahun asal Hyderabad.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Zulhijjah, Jemaah Tazkiyah Tour Tuntaskan Rangkaian Melontar Jumrah

    13 Zulhijjah, Jemaah Tazkiyah Tour Tuntaskan Rangkaian Melontar Jumrah

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 132
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Jemaah haji khusus Tazkiyah Tour menuntaskan rangkaian melontar jumrah di Mina pada 13 Zulhijjah 1447 H, yang bertepatan dengan hari terakhir hari tasyrik. Prosesi lontar jumrah ini menjadi salah satu tahapan penting dalam ibadah haji sebelum jemaah melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya di Masjidil Haram. Pembimbing haji Tazkiyah Tour, Ustaz Baso Pallawagau, menyampaikan kabar […]

    Bagikan Berita:
  • Danantara Beli Tower hingga Bangun Mall untuk Kampung Haji Indonesia Dekat Masjidilharam

    Danantara Beli Tower hingga Bangun Mall untuk Kampung Haji Indonesia Dekat Masjidilharam

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 365
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Indonesia melalui Danantara mencatatkan langkah bersejarah dalam penyelenggaraan haji dan umrah dengan membeli hotel bertower di Makkah sekaligus menyiapkan pembangunan kawasan komersial terpadu bagi jemaah Indonesia. Proyek ini menjadi fondasi awal terwujudnya Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci. Tidak hanya menyediakan akomodasi, Danantara juga merancang kawasan ini sebagai pusat layanan jemaah yang […]

    Bagikan Berita:
  • Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 553
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan adanya rencana pemerintah Arab Saudi untuk menghilangkan kuota haji.Nasaruddin menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi kini lebih mementingkan pendekatan bisnis dalam pengelolaan haji, sehingga terus berencana mengembangkan infrastruktur haji “Saudi Arabia ini sekarang pendekatannya juga sangat apa ya, katakanlah bisnis oriented ya, konsultannya juga adalah konsultan dari orang-orang yang […]

    Bagikan Berita:
  • Warga Muhammadiyah yang Naik Haji 2026 Wajib Sembelih DAM di Tanah Air

    Warga Muhammadiyah yang Naik Haji 2026 Wajib Sembelih DAM di Tanah Air

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 206
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jutaan muslim melaksanakan ibadah haji tahun ini. Sebagian di antara adalah Warga Muhammadiyah. Khusus Ibadah Haji 1447 H, pimpinan warga Ormas Islam berlambang Matahari ini diminta ikuti Fatwa Tarjih tentang Pengalihan Penyembelihan Dam (denda) ke Tanah Air. Pesan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhadjir Effendy pada Sabtu 17 April 2026 di […]

    Bagikan Berita:
  • BPK Ungkap Penyaluran Dana Haji Tidak Tepat Sasaran, Rp161,73 M Disalurkan ke Jemaah yang Tak Berhak

    BPK Ungkap Penyaluran Dana Haji Tidak Tepat Sasaran, Rp161,73 M Disalurkan ke Jemaah yang Tak Berhak

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 174
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap penggunaan dana haji yang tidak tepat sasaran dalam penyelenggaraan ibadah haji 1446H/2025M. Dalam temuannya, terdapat dana sebesar Rp161,73 miliar yang digunakan untuk membiayai jemaah yang tidak memenuhi kriteria keberangkatan. Dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II-2025, BPK mencatat dana tersebut digunakan untuk mensubsidi 4.760 jemaah yang seharusnya tidak […]

    Bagikan Berita:
  • Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Hampir Rp20 Juta, DPR RI: Tidak Perlu Lagi Disubsidi APBN

    Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Hampir Rp20 Juta, DPR RI: Tidak Perlu Lagi Disubsidi APBN

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 47
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Biaya haji 2027 diusulkan naik hampir Rp20 juta, lalu muncul isu penggunaan APBN untuk menomboki biaya haji para jemaah. Isu ini pun menulai penolakan. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, berpendapat, penggunaan APBN untuk membantu biaya haji bisa menimbulkan persoalan, baik dari sisi syariat maupun prioritas anggaran negara. “Ya itulah repotnya. […]

    Bagikan Berita:
expand_less