Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Gara-gara Lion Air, Ratusan Jemaah Umrah Terlantar 2 Hari di Jeddah

Gara-gara Lion Air, Ratusan Jemaah Umrah Terlantar 2 Hari di Jeddah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 466
  • print Cetak

HAMRANEWS – Ratusan jemaah umrah asal Indonesia terlantar di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, akibat keterlambatan penerbangan Lion Air rute Jeddah–Jakarta selama dua hari. Maskapai menyebut penundaan terjadi karena kendala teknis pesawat.

Penerbangan Lion Air nomor JT-111 yang dijadwalkan berangkat pada 24 Desember 2025 pukul 20.00 AST atau 25 Desember 2025 pukul 00.00 WIB, hingga Jumat (26/12/2025) belum juga diberangkatkan. Akibatnya, para jemaah harus menunggu di Jeddah sejak 24 Desember.

Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh jemaah umrah atas ketidaknyamanan yang dialami akibat keterlambatan keberangkatan penerbangan JT-111 rute Jeddah–Jakarta. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah senantiasa menjadi prioritas,” ujar Danang dalam keterangan tertulis, Jumat (26/12/2025).

Kendala Teknis Pesawat

Danang menjelaskan, penerbangan JT-111 dilayani menggunakan pesawat Airbus A330 dengan registrasi PK-LEH. Sebelum keberangkatan, pesawat menjalani pemeriksaan teknis rutin sesuai standar keselamatan penerbangan.

Dalam proses tersebut, ditemukan komponen yang memerlukan penggantian dan penanganan lebih lanjut, sehingga membutuhkan waktu tambahan dan tidak dapat diselesaikan secara instan.

“Lion Air memutuskan menunda keberangkatan hingga seluruh proses perbaikan selesai dan pesawat dinyatakan aman untuk dioperasikan,” jelas Danang.

Ratusan Jemaah Tertahan Dua Hari

Akibat penundaan ini, ratusan jemaah umrah terpaksa tertahan di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah selama dua hari, dari 24 hingga 26 Desember 2025, sambil menunggu kepastian jadwal kepulangan ke Indonesia.

Kompensasi untuk Jemaah

Sebagai bentuk tanggung jawab, Lion Air mengklaim telah memberikan sejumlah kompensasi kepada para jemaah selama masa penundaan, di antaranya:

Menyediakan akomodasi hotel selama menunggu di Jeddah

Memberikan konsumsi/makanan kepada seluruh jemaah

Memastikan proses perbaikan teknis dilakukan secara menyeluruh hingga pesawat dinyatakan laik terbang

“Seluruh penanganan ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen Lion Air untuk tetap menjaga kenyamanan jemaah selama proses penundaan berlangsung,” kata Danang.

Hingga berita ini diturunkan, Lion Air belum merinci waktu pasti keberangkatan pengganti penerbangan JT-111, selain memastikan bahwa pesawat hanya akan diterbangkan setelah dinyatakan aman sepenuhnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Sebut Kuota Haji RI Tetap 221.000 Atau Bertambah

    Anggota DPR RI Sebut Kuota Haji RI Tetap 221.000 Atau Bertambah

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 588
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menegaskan bahwa kuota haji Indonesia untuk musim haji 1447 Hijriah / 2026 Masehi tetap sebanyak 221 ribu orang. “Sudah, sudah ada ( kuota). Kalau normalnya, kan, tetap 221.000 kecuali ada tambahan,” kata Marwan dalam diskusi bertajuk Dana Haji Berkelanjutan di Jakarta, Jumat 1 Agustus 2025. Marwan […]

    Bagikan Berita:
  • Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar

    Peluang Perjalanan Haji lewat Jalur Laut, Menag Sebut Infrastrukturnya Sudah Mendukung

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 614
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umra menyebut, peluang untuk pemberangkatan haji lewat jalur laut terbuka. Pemerintah Indonesia bahkan menjajaki kemungkinan dibukanya jalur naik kapal itu sebagai alternatif pelaksanaan ibadah umrah dan haji. Inisiatif ini sedang didiskusikan dengan otoritas Saudi Arabia. “Digagas ke depan kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut. […]

    Bagikan Berita:
  • Syakira Tour Tak Cuma Telantarkan Jemaah di Jeddah, Ratusan Calon Jemaah yang Sudah Setor Miliaran Juga Gagal Berangkat

    Syakira Tour Tak Cuma Telantarkan Jemaah di Jeddah, Ratusan Calon Jemaah yang Sudah Setor Miliaran Juga Gagal Berangkat

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 120
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Harapan ratusan calon jemaah umrah yang telah mempercayakan perjalanan ibadahnya kepada Syakira Tour kian memudar. Kasus yang semula mencuat puluhan jemaahnya terlantar di Jeddah, Arab Saudi, belakangan muncul juga calon jemaah lainnya yang belum diberangkatkan oleh pihak travel. Di media sosial, muncul kesaksian bahwa tidak hanya jemaah yang sudah berada di Tanah Suci […]

    Bagikan Berita:
  • MUI Usulkan Masa Berhaji Dikurangi Jadi 20 Hari: Biaya Lebih Murah, Begini Rutenya

    MUI Usulkan Masa Berhaji Dikurangi Jadi 20 Hari: Biaya Lebih Murah, Begini Rutenya

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 552
    • 0Komentar

    SAUDI – Masa pelaksanaan haji biasanya memakan waktu hingga kurang lebih 35 hari. Majelis Ulama Indonesia menilai, waktu berhaji itu bisa dipangkas menjadi 20 hari saja sehingga bisa menghemat biaya akomodasi hingga konsumsi. Ketua Majelis Ulama (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Muhammad Cholil Nafis menyampaikan peluang pemangkasan waktu haji itu saat merespons usulan Ketua Komisi […]

    Bagikan Berita:
  • Kepadatan di Masjidilharam

    Haji dengan Uang Haram, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Fikih yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 133
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menunaikan ibadah haji dan umrah merupakan cita-cita besar setiap muslim. Tak sedikit yang rela menabung bertahun-tahun dan menunggu antrean panjang demi bisa menjadi tamu Allah di Tanah Suci. Akan tetapi, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: apakah biaya yang digunakan berasal dari harta yang halal? Pertanyaan ini kerap muncul, terutama terkait […]

    Bagikan Berita:
  • Calon Jemaah Haji Khusus Terancam Gara-gara Pembayaran Kontrak ke Arab Saudi Terlambat

    Calon Jemaah Haji Khusus Terancam Gara-gara Pembayaran Kontrak ke Arab Saudi Terlambat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 432
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Penyelenggaraan Haji Khusus 2026 berada di ujung tanduk. Ribuan jemaah terancam gagal berangkat secara massal gara-gara keterlambatan pembayaran kontrak layanan wajib di Arab Saudi akibat dana Pengembalian Keuangan (PK) jamaah yang hingga kini masih tertahan di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dana PK sebesar USD 8.000 per jamaah yang belum dicairkan tersebut membuat […]

    Bagikan Berita:
expand_less