Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Lebih Prioritas ke Mekkah atau Madinah Dulu Saat Umrah? Ini Pertimbangannya

Lebih Prioritas ke Mekkah atau Madinah Dulu Saat Umrah? Ini Pertimbangannya

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 442
  • print Cetak

HAMRANEWS – Pertanyaan klasik yang hampir selalu muncul menjelang keberangkatan umrah adalah: lebih baik ke Mekkah dulu atau Madinah dulu? Tidak sedikit calon jemaah yang kebingungan menentukan pilihan, apalagi masing-masing travel menawarkan skema perjalanan berbeda.

Influencer dan pemerhati perjalanan umrah, Ahmad Alimuddin, membagikan pandangannya berdasarkan pengalaman pribadi yang baru saja ia rasakan. Menurutnya, urutan perjalanan umrah bukan sekadar soal teknis, tetapi sangat berkaitan dengan manajemen tenaga, fokus ibadah, dan kesiapan fisik.

Madinah: Tenang, Damai, tapi Menguras Energi Tanpa Disadari

Ahmad mengawali pengalamannya dengan meluruskan persepsi umum tentang Madinah. Kota Nabi ini dikenal sebagai tempat yang tenang, damai, dan penuh kerinduan kepada Rasulullah SAW. Shalat di Masjid Nabawi, ziarah Raudhah, memperbanyak zikir, hingga duduk lama untuk berdoa, semuanya merupakan ibadah bernilai tinggi.

Namun, justru karena suasananya yang nyaman, banyak jemaah—tanpa sadar—menguras tenaga secara perlahan. Aktivitas ibadah yang tampak ringan ternyata berdampak besar pada fisik dan emosi.

“Saya ngalamin sendiri, tanpa sadar tenaga saya terkuras di Madinah. Padahal ibadah puncak itu ada di Mekkah,” ujar Ahmad.

Ibadah di Mekkah Lebih Berat Secara Fisik dan Mental

Berbeda dengan Madinah, ibadah di Mekkah menuntut kesiapan fisik dan mental yang jauh lebih besar. Tawaf, sa’i, berjalan kaki jarak jauh, berdesakan di area Masjidil Haram, panas terik, hingga menjaga fokus saat beribadah di tengah keramaian, semuanya membutuhkan kondisi tubuh yang prima.

Tak jarang, jemaah yang datang ke Mekkah setelah beberapa hari di Madinah justru jatuh sakit. Menurut Ahmad, hal ini bukan karena Mekkahnya, melainkan karena tenaga sudah terkuras lebih dulu.

Pandangan ini juga sejalan dengan banyak pembimbing ibadah umrah yang menekankan bahwa rukun umrah—tawaf, sa’i, dan tahalul—adalah inti ibadah yang tidak boleh terganggu oleh kondisi fisik yang drop.

Prioritas Tujuan Umrah: Fokus pada Rukun

Secara syariat, tujuan utama umrah adalah pelaksanaan rukun-rukun di Mekkah. Jika kondisi fisik tidak optimal, maka kualitas ibadah pun berpotensi menurun. Karena itu, Ahmad menilai lebih rasional untuk menyelesaikan ibadah paling berat terlebih dahulu saat tenaga masih penuh.

Setelah rangkaian umrah selesai, barulah Madinah menjadi tempat yang ideal untuk menenangkan diri, memperdalam zikir, memperbanyak shalawat, dan refleksi spiritual tanpa tekanan ibadah fisik yang berat.

Madinah sebagai Penutup yang Menenangkan

Menurut Ahmad, Madinah sangat cocok dijadikan penutup perjalanan umrah. Datang ke Masjid Nabawi dengan hati yang lebih lapang, tanpa target ibadah berat, justru membuat pengalaman spiritual terasa lebih dalam dan khusyuk.

Pendekatan ini juga banyak digunakan dalam manasik umrah modern, terutama bagi jemaah lanjut usia atau yang memiliki keterbatasan fisik. Beberapa biro perjalanan bahkan merekomendasikan skema Mekkah dulu demi menjaga stamina jemaah.

Bukan Soal Benar atau Salah

Meski demikian, Ahmad menegaskan bahwa pilihan Mekkah dulu atau Madinah dulu bukan soal benar atau salah. Setiap jemaah memiliki kondisi fisik, usia, dan preferensi yang berbeda. Ada pula faktor teknis penerbangan dan kebijakan imigrasi yang memengaruhi rute perjalanan.

Namun, dari pengalamannya, ia menyimpulkan bahwa Mekkah dulu lebih rasional karena:

Tenaga masih kuat saat menjalani rukun umrah

Fokus ibadah utama lebih terjaga

Madinah menjadi tempat pemulihan dan ketenangan, bukan kelelahan

Pada akhirnya, keputusan kembali kepada jemaah masing-masing. Yang terpenting adalah memahami prioritas ibadah dan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar umrah dapat dijalani dengan sehat, khusyuk, dan bermakna.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

    Gantikan Ibunya yang Wafat, Anak Polisi Jadi Calon Haji Termuda Bone

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 352
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Muhammad Fadhel Anugrah, remaja asal Kabupaten Bone, menjadi salah satu calon jemaah haji (CJH) termuda yang akan diberangkatkan tahun ini. Siswa MTs kelas II di MTs Watampone itu berangkat menunaikan ibadah haji menggantikan mendiang ibunya. Ayah Fadhel, Iptu Bahri, menceritakan bahwa dirinya bersama sang istri telah mendaftar haji sejak tahun 2011. Namun takdir […]

    Bagikan Berita:
  • Amalan yang Mustajab di Bulan Rajab

    Amalan yang Mustajab di Bulan Rajab

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 430
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Malam 1 Rajab 1445 H sudah berlalu sejak tiga hari lalu. Bukan yang menandai Ramadan makin dekat ini, merupakan salah satu di antara empat bulan mulia, yakni Muharram, Rajab, Dzulhijjah, dan Dzulqa’dah. Dalam menyambut bulan mulia ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal baik dan melaksanakan kesunahan-kesunahan bulan Rajab. Bolehkah Niat Puasa Rajab […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Targetkan 5 Juta Jemaah Haji Per Tahun, Antrean Jemaah RI Bakal Turun Drastis

    Arab Saudi Targetkan 5 Juta Jemaah Haji Per Tahun, Antrean Jemaah RI Bakal Turun Drastis

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 741
    • 0Komentar

    SAUDI – Proyek skala besar Arab Saudi melalui Visi 2030, bukan cuma akan meningkatkan kenyamanan jemaah, tapi juga memperluas kapasitas hingga 5 juta jemaah haji dan 30 juta jemaah umrah setiap tahun. Jika target tersebut tercapai, antrean panjang haji yang selama ini menunggu hingga 20 sampai 40 tahun, terutama di Indonesia, bisa berkurang drastis. Saat […]

    Bagikan Berita:
  • visa umrah, visa saudi,

    Proses Pemvisaan Calon Jemaah Haji 2026 Berlanjut ke Maret, Masih Ada 40.000 Tersisa

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 351
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Proses pemvisaan jemaah haji Indonesia 2026 berlanjut ke Bulan Maret setelah masih ada sebanyak 40.000 jemaah yang belum rampung pada akhir Februari ini. Ditargetkan, pemvisaan akan rampung pada bulan Maret. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj dan Umrah) RI mencatat sebagian besar dokumen jemaah telah diproses. Sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian agar sesuai […]

    Bagikan Berita:
  • Visa Haji Furoda Tidak Terbit Tahun Ini Tapi Haji Dakhili Dibuka dengan Syarat Ketat

    Visa Haji Furoda Tidak Terbit Tahun Ini Tapi Haji Dakhili Dibuka dengan Syarat Ketat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 313
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa visa haji furoda tidak diterbitkan pada musim haji tahun ini. Namun ada peluang bisa berhaji, jika menjadi warga yang tinggal di Arab Saudi hingga lebih dari setahun melalui jalur Haji Dakhili. Penegasan tersebut ikut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, […]

    Bagikan Berita:
  • Melihat Struktur Organisasi Kementerian Haji dan Umrah, Diperkirakan Mulai Optimal Desember

    Melihat Struktur Organisasi Kementerian Haji dan Umrah, Diperkirakan Mulai Optimal Desember

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jika melihat struktur kerja Kementerian yang baru, yakni Kementerian Haji dan Umrah RI, maka diperkirakan lembaga yang mengelola penyelenggaraan haji dan umrah ini akan mulai optimal berjalan pada Desember 2025. Pemerintah sebelumnya menargetkan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) Kementerian Haji dan Umrah akan rampung pada Oktober–November 2025. Dengan demikian, sebelum musim haji […]

    Bagikan Berita:
expand_less