Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Lebih Prioritas ke Mekkah atau Madinah Dulu Saat Umrah? Ini Pertimbangannya

Lebih Prioritas ke Mekkah atau Madinah Dulu Saat Umrah? Ini Pertimbangannya

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • visibility 105

HAMRANEWS – Pertanyaan klasik yang hampir selalu muncul menjelang keberangkatan umrah adalah: lebih baik ke Mekkah dulu atau Madinah dulu? Tidak sedikit calon jemaah yang kebingungan menentukan pilihan, apalagi masing-masing travel menawarkan skema perjalanan berbeda.

Influencer dan pemerhati perjalanan umrah, Ahmad Alimuddin, membagikan pandangannya berdasarkan pengalaman pribadi yang baru saja ia rasakan. Menurutnya, urutan perjalanan umrah bukan sekadar soal teknis, tetapi sangat berkaitan dengan manajemen tenaga, fokus ibadah, dan kesiapan fisik.

Madinah: Tenang, Damai, tapi Menguras Energi Tanpa Disadari

Ahmad mengawali pengalamannya dengan meluruskan persepsi umum tentang Madinah. Kota Nabi ini dikenal sebagai tempat yang tenang, damai, dan penuh kerinduan kepada Rasulullah SAW. Shalat di Masjid Nabawi, ziarah Raudhah, memperbanyak zikir, hingga duduk lama untuk berdoa, semuanya merupakan ibadah bernilai tinggi.

Namun, justru karena suasananya yang nyaman, banyak jemaah—tanpa sadar—menguras tenaga secara perlahan. Aktivitas ibadah yang tampak ringan ternyata berdampak besar pada fisik dan emosi.

“Saya ngalamin sendiri, tanpa sadar tenaga saya terkuras di Madinah. Padahal ibadah puncak itu ada di Mekkah,” ujar Ahmad.

Ibadah di Mekkah Lebih Berat Secara Fisik dan Mental

Berbeda dengan Madinah, ibadah di Mekkah menuntut kesiapan fisik dan mental yang jauh lebih besar. Tawaf, sa’i, berjalan kaki jarak jauh, berdesakan di area Masjidil Haram, panas terik, hingga menjaga fokus saat beribadah di tengah keramaian, semuanya membutuhkan kondisi tubuh yang prima.

Tak jarang, jemaah yang datang ke Mekkah setelah beberapa hari di Madinah justru jatuh sakit. Menurut Ahmad, hal ini bukan karena Mekkahnya, melainkan karena tenaga sudah terkuras lebih dulu.

Pandangan ini juga sejalan dengan banyak pembimbing ibadah umrah yang menekankan bahwa rukun umrah—tawaf, sa’i, dan tahalul—adalah inti ibadah yang tidak boleh terganggu oleh kondisi fisik yang drop.

Prioritas Tujuan Umrah: Fokus pada Rukun

Secara syariat, tujuan utama umrah adalah pelaksanaan rukun-rukun di Mekkah. Jika kondisi fisik tidak optimal, maka kualitas ibadah pun berpotensi menurun. Karena itu, Ahmad menilai lebih rasional untuk menyelesaikan ibadah paling berat terlebih dahulu saat tenaga masih penuh.

Setelah rangkaian umrah selesai, barulah Madinah menjadi tempat yang ideal untuk menenangkan diri, memperdalam zikir, memperbanyak shalawat, dan refleksi spiritual tanpa tekanan ibadah fisik yang berat.

Madinah sebagai Penutup yang Menenangkan

Menurut Ahmad, Madinah sangat cocok dijadikan penutup perjalanan umrah. Datang ke Masjid Nabawi dengan hati yang lebih lapang, tanpa target ibadah berat, justru membuat pengalaman spiritual terasa lebih dalam dan khusyuk.

Pendekatan ini juga banyak digunakan dalam manasik umrah modern, terutama bagi jemaah lanjut usia atau yang memiliki keterbatasan fisik. Beberapa biro perjalanan bahkan merekomendasikan skema Mekkah dulu demi menjaga stamina jemaah.

Bukan Soal Benar atau Salah

Meski demikian, Ahmad menegaskan bahwa pilihan Mekkah dulu atau Madinah dulu bukan soal benar atau salah. Setiap jemaah memiliki kondisi fisik, usia, dan preferensi yang berbeda. Ada pula faktor teknis penerbangan dan kebijakan imigrasi yang memengaruhi rute perjalanan.

Namun, dari pengalamannya, ia menyimpulkan bahwa Mekkah dulu lebih rasional karena:

Tenaga masih kuat saat menjalani rukun umrah

Fokus ibadah utama lebih terjaga

Madinah menjadi tempat pemulihan dan ketenangan, bukan kelelahan

Pada akhirnya, keputusan kembali kepada jemaah masing-masing. Yang terpenting adalah memahami prioritas ibadah dan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar umrah dapat dijalani dengan sehat, khusyuk, dan bermakna.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Tazkiyah Tour, Direktur Pengawasan BP Haji Bawa Kabar Gembira

    Kunjungi Tazkiyah Tour, Direktur Pengawasan BP Haji Bawa Kabar Gembira

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 589
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Direktur Pengawasan, Pemantauan, dan Evaluasi Pelayanan Haji Luar Negeri Badan Penyelenggara (BP) Haji, Budi Agung Nugroho, datang ke Makassar. Budi mengunjungi salah satu travel mitra resmi pemerintah, Tazkiyah Tour, di kantor pusat perusahaan itu di Jalan AP Pettarani, Jumat, 25 Juli 2025. Budi memperkenalkan BP Haji. Sebuah lembaga baru yang mulai 2026 mengambil […]

    Bagikan Berita:
  • Sisi Lain Kesemrawutan Haji 2025: Lansia dan Risti Berjam-jam Tunggu Bis, Tanpa Pendamping

    Sisi Lain Kesemrawutan Haji 2025: Lansia dan Risti Berjam-jam Tunggu Bis, Tanpa Pendamping

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 334
    • 0Komentar

    MAKKAH – Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna), seharusnya menjadi puncak kekhusyukan dan kekhidmatan bagi jutaan umat Muslim dari seluruh dunia. Akan tetapi, bagi sebagian jamaah Indonesia pada 2025, terutama kelompok lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti), itu justru jadi momen paling melelahkan. Salah satunya diungkapkan oleh Irfan Nuruddin, jamaah haji asal Indonesia yang juga merupakan warga Nahdlatul […]

    Bagikan Berita:
  • Cek Pengumuman Lulus Tes Petugas Haji 2026 di Sini

    Cek Pengumuman Lulus Tes Petugas Haji 2026 di Sini

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 116
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI resmi mengumumkan hasil seleksi Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tingkat pusat tahun 1447 H/ 2026 M. Sesuai hasil seleksi tersebut, peserta dengan peringkat 1 hingga 40 dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahapan pelatihan berikutnya. Peserta Lulus Seleksi PPIH Arab Saudi Tingkat Pusat Dalam pengumuman […]

    Bagikan Berita:
  • Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 301
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hotel Grand Almasa, bersama puluhan hotel lain ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Dengan begitu, hotel-hotel tersebut otomatis tidak terdaftar di aplikasi nusuk. Sebelumnya, ada puluhan hotel ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Totalnya ada 25 hotel dan penginapan di Mekah sepanjang Juli 2025. Penutupan dilakukan setelah inspeksi intensif yang hasilnya ditemukan banyak […]

    Bagikan Berita:
  • Mengapa Jemaah Haji RI Nginap Lama di Saudi, Padahal Yang Wajib Cuma 6 Hari?

    Mengapa Jemaah Haji RI Nginap Lama di Saudi, Padahal Yang Wajib Cuma 6 Hari?

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 398
    • 0Komentar

    SAUDI – Setiap tahun, lebih dari 200 ribu jemaah haji asal Indonesia berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Menariknya, meskipun rangkaian inti ibadah haji hanya berlangsung selama lima hingga enam hari, para jemaah tetap tinggal di Arab Saudi hingga sekitar 40 hari. Mengapa hal ini terjadi? Ibadah haji secara inti dilaksanakan pada tanggal […]

    Bagikan Berita:
  • 3.911 Ton Beras untuk Jemaah Haji RI Diupayakan dari Tanah Air

    3.911 Ton Beras untuk Jemaah Haji RI Diupayakan dari Tanah Air

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 54
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah mengupayakan pemenuhan kebutuhan beras bagi jemaah haji Indonesia dari dalam negeri. Sebanyak 3.911 ton beras ditargetkan dapat dikirim langsung dari Tanah Air ke Arab Saudi untuk konsumsi jemaah pada musim haji 1447 H/2026 M. Upaya tersebut dibahas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) […]

    Bagikan Berita:
expand_less