Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Ini Orang Pertama di Indonesia yang Berangkat Haji

Ini Orang Pertama di Indonesia yang Berangkat Haji

  • account_circle Imam Dzulkifli
  • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
  • visibility 85

HAMRANEWS – Sejarah mencatat, orang pertama dari Nusantara yang menunaikan ibadah haji ternyata bukan berasal dari kalangan ulama. Sosok tersebut justru seorang bangsawan sekaligus saudagar dari tanah Sunda yang hidup pada masa kerajaan.

Kisah ini menjadi bagian penting dalam jejak awal perjalanan haji masyarakat Indonesia ke Tanah Suci.

Mengacu pada sejumlah sumber sejarah, tokoh yang disebut sebagai orang pertama dari Indonesia yang berhaji adalah Haji Purwa, atau dikenal juga sebagai Bratalegawa.

Ia merupakan putra dari Prabu Bunisora dan berasal dari Kerajaan Galuh di wilayah Ciamis, Jawa Barat. Bratalegawa lahir pada 1272 Saka (1350 M) dan masih memiliki hubungan keluarga dengan Prabu Niskala Wastu Kancana, kakek dari Prabu Siliwangi.

Meski terlahir sebagai bangsawan, Bratalegawa tidak menempuh jalan sebagai pemimpin kerajaan. Ia justru dikenal sebagai saudagar kaya yang aktif berdagang hingga ke berbagai wilayah.

Dalam aktivitas perdagangannya, ia berlayar ke Sumatera, Malaka, China, India, Persia, hingga Semenanjung Arab. Dari perjalanan inilah ia membangun relasi luas lintas wilayah dan budaya.

Awal Perjalanan ke Tanah Suci

Perjalanan hidup Bratalegawa berubah ketika ia bertemu perempuan asal Gujarat, India, bernama Farhana, yang beragama Islam. Keduanya kemudian menikah.

Setelah itu, Bratalegawa bersama istrinya berlayar ke wilayah Arab dan sempat singgah di Arab Saudi. Dalam sejumlah catatan, ia disebut pernah menunaikan ibadah haji di Makkah.

Selama berada di Tanah Suci, ia juga mempelajari berbagai ilmu. Dalam beberapa sumber, Bratalegawa kemudian dikenal dengan nama Haji Baharuddin al-Jawi.

Sekembalinya ke tanah Sunda, ia mendapat sebutan Haji Purwa Galuh dan dikenal sebagai sosok pelopor.

Tercatat dalam Naskah Kuno

Kisah Bratalegawa tidak hanya beredar secara lisan, tetapi juga tercatat dalam naskah kuno Sunda seperti Carita Parahiyangan dan Naskah Pangeran Wangsakerta.

Catatan ini memperkuat posisinya sebagai salah satu tokoh awal dalam sejarah haji Nusantara.

Meski demikian, sejumlah sumber lain menyebut ada tokoh berbeda yang juga diduga sebagai orang pertama dari Indonesia yang berhaji.

Dalam buku Naik Haji di Masa Silam Jilid II, disebutkan Laksamana Malaka kemungkinan telah berhaji sekitar tahun 1482.

Selain itu, ada pula nama Pangeran Abdul Dohhar, putra Sultan Tirtayasa, yang disebut berangkat haji sekitar tahun 1630 M bersama rombongan pedagang dan ulama Nusantara.

Bahkan, ada dugaan bahwa masyarakat Nusantara sudah lebih dulu menunaikan ibadah haji jauh sebelum itu. Salah satunya dikaitkan dengan hubungan antara Raja Sriwijaya, Sri Indravarman, dengan Khalifah Umar bin Abdul Aziz pada abad ke-8.

Pada masa itu, perjalanan haji bukanlah hal mudah. Jemaah harus menempuh perjalanan laut yang bisa memakan waktu hingga dua tahun.

Meski penuh risiko dan tantangan, perjalanan tersebut menjadi awal terbukanya akses bagi masyarakat Nusantara untuk menunaikan ibadah haji di Makkah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Imam Dzulkifli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Raudah lewat Jalur ‘Black Market’, Awas Petugas Kini Memeriksa QR Code Anda

    Masuk Raudah lewat Jalur ‘Black Market’, Awas Petugas Kini Memeriksa QR Code Anda

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 95
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ibadah ke Tanah Suci bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang menuntut niat lurus dan adab yang benar. Demikian halnya jika Anda hendak melakukan ziarah dan beribadah di Area Raudah. Praktik masuk ke Raudah di Masjid Nabawi melalui jalur tidak resmi atau yang kerap disebut “black market”, tentu saja tidak dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Rilis Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Berangkat Tahap Berikutnya

    Kemenhaj Rilis Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Berangkat Tahap Berikutnya

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 211
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Menindaklanjuti adanya laporan penundaan keberangkatan dari sejumlah jemaah pada penyelenggaraan haji tahun 1447 H/2026 M , Direktorat Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia merilis daftar jemaah haji khusus yang berhak berangkat untuk tahap berikutnya. Daftar tersebut bisa diakses melalui QR Code gambar postingan ini. Langkah merilis daftar jemaah tersebut dalam […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Asal Sidrap Sulawesi Selatan Meninggal Dunia saat Tiba di Kampung Halaman

    Jemaah Haji Asal Sidrap Sulawesi Selatan Meninggal Dunia saat Tiba di Kampung Halaman

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 437
    • 0Komentar

    SIDRAP – Seorang Jemaah haji asal Sidrap, Mulyani (45) meninggal setelah tiba di kampungnya. Mulyani dilaporkan mengalami masalah jantung saat melaksanakan ibadah haji. “Ada satu jemaah haji meninggal saat tiba di Sidrap,” kata Kepala Kemenag Sidrap Muhammad Idris Usman dikutip dari detikSulsel, Selasa 17 Juni 2025. Idris mengungkapkan, bahwa Mulyani saat di pesawat memang sudah […]

    Bagikan Berita:
  • KPK Sita Dua Rumah ASN Kemenag dalam Pengusutan Kasus Kuota Haji

    KPK Sita Dua Rumah ASN Kemenag dalam Pengusutan Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 294
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset dalam pengusutan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag). Kali ini, dua rumah mewah di Jakarta Selatan yang diduga hasil jual beli kuota haji diamankan penyidik. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkap penyitaan dilakukan pada Senin, 8 September 2025. “Penyidik KPK telah […]

    Bagikan Berita:
  • Larangan untuk Jemaah Haji di Masjid Haramain: Live Streaming hingga Bawa Bendera

    Larangan untuk Jemaah Haji di Masjid Haramain: Live Streaming hingga Bawa Bendera

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 41
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi memperketat pengawasan pelaksanaan ibadah haji 2026 dengan menerapkan sejumlah larangan baru yang wajib dipatuhi seluruh jemaah di Tanah Suci. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kekhusyukan ibadah, ketertiban, dan kenyamanan di kawasan suci, khususnya di Masjid Nabawi. Salah satu aturan yang paling disorot adalah larangan melakukan live streaming atau siaran langsung […]

    Bagikan Berita:
  • Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 209
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan anggaran operasional haji 1447 Hijriah/2026 M yang riil, tepat sasaran, dan akuntabel di tengah tantangan kebijakan baru Arab Saudi. Pengelolaan anggaran yang tidak tepat dinilai berisiko berdampak langsung pada kualitas layanan dan kenyamanan jemaah. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi dalam […]

    Bagikan Berita:
expand_less