Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » 158 Jemaah Umrah Terdampak, PT TAS Terancam Sanksi hingga Pencabutan Izin

158 Jemaah Umrah Terdampak, PT TAS Terancam Sanksi hingga Pencabutan Izin

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 69
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Sebanyak 158 jemaah umrah menjadi korban dugaan pelanggaran oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) PT TAS.

Sebanyak 120 jemaah diduga gagal diberangkatkan, sementara 38 lainnya mengalami masalah hingga terancam terlantar karena terkendala kepulangan.

Kasus yang terjadi sepanjang Juli hingga Agustus 2026 itu kini masuk dalam radar Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Pemerintah tengah mengumpulkan bukti dan meminta keterangan sejumlah pihak untuk mengusut dugaan pelanggaran tersebut.

Kasubdit Penindakan Haji Khusus dan Umrah Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nano Sugianto, mengatakan pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap jemaah yang dirugikan.

“Ditjen Pengendalian melakukan pemeriksaan dan pengumpulan bukti-bukti terhadap travel yang diduga melakukan pelanggaran gagal memberangkatkan atau memulangkan jemaahnya. Ini merupakan bagian dari komitmen Kemenhaj melindungi jemaah dan melakukan tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran,” kata Nano, Rabu 12 Agustus 2026.

Kemenhaj telah memeriksa Direktur PT TAS berinisial NJ. Sejumlah jemaah terdampak dan pihak lain yang berkaitan dengan kasus tersebut juga telah dimintai keterangan.

Direktur Pengawasan Haji Khusus dan Umrah, Ahmad Abdullah, menyebut PT TAS diduga memenuhi unsur pelanggaran sebagaimana diatur dalam Pasal 470 ayat (5) huruf e dan huruf h PP Nomor 28 Tahun 2025.

Menurutnya, dugaan pelanggaran tersebut tidak bisa dipandang ringan, terutama karena mengakibatkan 38 jemaah umrah terlantar akibat kendala kepulangan.

“Berdasarkan tingkat pelanggaran yang mengakibatkan terlantarnya 38 jemaah umrah, PPIU tersebut layak dikenai sanksi administratif sesuai tahapan yang diatur dalam PP Nomor 28 Tahun 2025,” ujarnya.

Sanksi terhadap PT TAS dapat berujung pada pembekuan Perizinan Berusaha hingga pencabutan izin sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

Tak hanya soal sanksi administratif, Kemenhaj juga masih mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam perkara ini.

Pemeriksaan akan terus berlanjut untuk memastikan seluruh fakta terungkap dan hak para jemaah yang terdampak mendapat perlindungan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Muamalat Aktif Rekomendasikan Tazkiyah Tour sebagai Penyelenggara Haji Khusus Terpercaya

    Bank Muamalat Aktif Rekomendasikan Tazkiyah Tour sebagai Penyelenggara Haji Khusus Terpercaya

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 28
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Bank Muamalat Cabang Pengayoman Makassar memperkuat kolaborasi dengan Tazkiyah Tour dalam mengedukasi masyarakat agar memilih penyelenggara haji khusus yang legal dan terpercaya, serta tidak mudah tergiur tawaran haji instan tanpa antrean. Kolaborasi tersebut dibahas Branch Manager Bank Muamalat Pengayoman Makassar, Andi Maulidiyanti, dalam podcast bersama host Erik Alamsyah yang ditayangkan di kanal YouTube […]

    Bagikan Berita:
  • Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

    Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 34
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid kembali disebut dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Kali ini, terdakwa Isfah Abidal Aziz alias Gus Alex mengungkap dugaan adanya permintaan dana sebesar USD 1 juta yang dikaitkan dengan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI 2024. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta […]

    Bagikan Berita:
  • Petugas Kebersihan Masjidil Haram Dapat Apresiasi dari Pemerintah Saudi karena Aksinya Beri Sejadah

    Petugas Kebersihan Masjidil Haram Dapat Apresiasi dari Pemerintah Saudi karena Aksinya Beri Sejadah

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 348
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi memberikan apresiasi kepada seorang petugas kebersihan di Masjidil Haram, Makkah, setelah aksinya berbagi sajadah kepada jemaah umrah viral di media sosial. Tindakan sederhana tersebut dinilai mencerminkan nilai kemanusiaan dan pelayanan tulus kepada jemaah. Petugas kebersihan itu diketahui bernama Abun Abu Bakr, warga negara Bangladesh yang bekerja di kawasan Masjidil Haram. […]

    Bagikan Berita:
  • Harga Tiket Umrah Melonjak, Garuda dan Asosiasi Haji-Umrah Cari Jalan Keluar

    Harga Tiket Umrah Melonjak, Garuda dan Asosiasi Haji-Umrah Cari Jalan Keluar

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 158
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kenaikan harga tiket umrah kini menjadi perhatian serius dunia penerbangan dan industri perjalanan haji dan umrah. Melonjaknya biaya penerbangan tidak hanya berdampak pada maskapai, tetapi juga berimbas langsung kepada calon jemaah yang harus menanggung biaya perjalanan lebih tinggi. Persoalan tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Garuda Indonesia dan 13 asosiasi […]

    Bagikan Berita:
  • Pelaksanaan sesi Wukuf Arafah tahun ini bertepatan dengan hari Jumat.(tazkiyahtour.com)

    Haji Akbar Tahun 2025, Momentum Langka Jemaah Haji Menuai Pahala Besar

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ada yang istimewa dari pelaksanaan haji di musim 2025 ini. Yakni, pelaksanaan sesi Wukuf Arafah bertepatan dengan hari Jumat. Sebagian ulama berpendapat bahwa sebaik-baiknya hari adalah hari wukuf Arafah apabila bertepatan dengan hari Jumat, keutamaannya lebih dari 70 kali haji selain di hari Jumat. Wukuf di Arafah -rukun haji yang dilaksanakan pada 9 […]

    Bagikan Berita:
  • Mempertanyakan Mens Rea Hingga Kerugian Negara dalam Kasus Kuota Haji

    Mempertanyakan Mens Rea Hingga Kerugian Negara dalam Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 404
    • 0Komentar

    DISKUSI ini berangkat dari subuh, bukan dari ruang sidang. Usai salam terakhir, udara masih dingin. Jamaah keluar masjid pelan-pelan. Seorang teman—yang selalu memanggil saya Gus—menyapa sambil menuruni tangga, sandal masih setengah terseret. “Gus, itu kasus kuota haji belum selesai juga ya? Masih soal kerugian negara. Menurut panjenengan gimana?” Pertanyaannya tenang. Tidak bernada membela, tidak pula […]

    Bagikan Berita:
expand_less