Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Warganya Banyak ke Saudi untuk Jadi Pengemis, Pakistan Peringatkan Ancaman Hukumnya

Warganya Banyak ke Saudi untuk Jadi Pengemis, Pakistan Peringatkan Ancaman Hukumnya

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
  • visibility 79
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Pemerintah Pakistan mengeluarkan peringatan tegas kepada warganya yang akan menunaikan ibadah haji di Arab Saudi. Para jemaah diminta mematuhi seluruh hukum dan peraturan yang berlaku di Kerajaan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat berujung pada persoalan hukum.

Peringatan tersebut disampaikan Kedutaan Besar Pakistan untuk Arab Saudi menjelang pelaksanaan Haji 2026. Warga negaranya diminta menghindari sejumlah tindakan, termasuk meminta-minta, pencurian, perdagangan narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya.

Dalam kebijakan Haji 2026 Pakistan, warga yang terlibat dalam aktivitas tersebut dapat menghadapi tindakan hukum dari otoritas Arab Saudi. Mereka juga berpotensi dikeluarkan dari Arab Saudi melalui skema pemerintah.

Peringatan mengenai aktivitas mengemis ini bukan tanpa alasan. Pemerintah Pakistan dan Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir memang menyoroti persoalan warga Pakistan yang menggunakan visa untuk pergi ke Saudi kemudian terlibat dalam aktivitas meminta-minta.

Dalam jawaban resmi pemerintah kepada Senat Pakistan, otoritas Pakistan pernah menyatakan bahwa warga negaranya ditemukan melakukan aktivitas mengemis di Jeddah, Riyadh, Makkah dan Madinah, terutama pada bulan Ramadan dan Dzulhijjah.
Pemerintah juga menegaskan aktivitas tersebut tidak hanya dilakukan warga Pakistan, tetapi juga warga negara lain.

Persoalan tersebut bahkan mendorong pemerintah Pakistan melakukan tindakan khusus. Pada November 2024, Menteri Dalam Negeri Pakistan menyebut sekitar 4.300 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas mengemis di luar negeri telah dimasukkan ke dalam daftar pencegahan perjalanan.

Pakistan dan Arab Saudi juga membahas pemberantasan jaringan yang disebut pemerintah Pakistan sebagai beggar mafia.

Data terbaru menunjukkan persoalan tersebut memang masih menjadi perhatian. Arab News pada Juli 2026 melaporkan keterangan pejabat Federal Investigation Agency (FIA) Pakistan bahwa sekitar 4.800 warga Pakistan dideportasi dari Arab Saudi dan negara-negara GCC pada 2024 karena aktivitas mengemis. Jumlah tersebut turun menjadi lebih dari 1.100 orang pada 2025 dan 802 orang pada 2026, setelah pemerintah Pakistan memperketat penindakan.

Karena itu, imbauan terbaru Kedutaan Pakistan tidak hanya berkaitan dengan ketertiban selama ibadah haji, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah mencegah penyalahgunaan visa oleh warganya.

Di sisi lain, Arab Saudi menerapkan sanksi ketat terhadap pelanggaran selama musim haji. Pelaksanaan haji tanpa izin, misalnya, dapat dikenai denda hingga SAR20.000.

Pengunjung yang terbukti melanggar hukum Saudi juga dapat menghadapi deportasi serta larangan memasuki Arab Saudi selama 10 tahun, tergantung jenis pelanggaran dan keputusan otoritas setempat.

Pemerintah Pakistan meminta jemaah memahami bahwa sebagai tamu untuk beribadah, mereka tetap wajib menghormati hukum dan ketertiban yang berlaku di Arab Saudi.

Jemaah pun diingatkan untuk fokus menjalankan rangkaian ibadah, menjaga perilaku, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik negara selama berada di Tanah Suci.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota Haji Khusus 8 Persen Terlalu Kecil, Bukan Terlalu Besar

    Kuota Haji Khusus 8 Persen Terlalu Kecil, Bukan Terlalu Besar

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 119
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Aturan terkait kuota haji khusus sedang melewati proses permohonan uji materi di Mahkamah Konstitusi. Ketentuan yang menetapkan kuota haji khusus sebesar 8 persen dari total kuota haji Indonesia dinilai merampas hak pengguna haji reguler. Namun, muncul pandangan berbeda yang menyebut angka 8 persen justru terlalu kecil. Bahkan angka 8 persen itu belum memiliki […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Asal Enrekang Meninggal Setelah Tiba di Makkah, Total 9 JH Asal Sulsel Wafat

    Jemaah Asal Enrekang Meninggal Setelah Tiba di Makkah, Total 9 JH Asal Sulsel Wafat

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 620
    • 0Komentar

    SAUDI – Saut orang jamaah haji lansia asal Kabupaten Enrekang yang tergabung dalam Kloter 32 Embarkasi Makassar dilaporkan wafat di Makkah, Arab Saudi. Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Embarkasi Makassar, Wardy Siraj, menyampaikan, jamaah tersebut bernama Jamida Lamo Suren (87), warga Belajen Utara, Kelurahan Kambiolangi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang. Terkait penyebab wafatnya, Wardy menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Blokir Travel Annisa Ahmada dan JGroup Gegara Ratusan Jemaah Telantar

    Kemenhaj Blokir Travel Annisa Ahmada dan JGroup Gegara Ratusan Jemaah Telantar

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 61
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengambil tindakan administratif terhadap dua Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), yakni PT JGroup Amanah Wisata dan PT Annisa Ahmada Travelindo. Melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenhaj memblokir akses kedua perusahaan tersebut ke Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH). Langkah tersebut dilakukan untuk […]

    Bagikan Berita:
  • Konflik Arab Saudi-Houthi Makin Memanas, Operasi Militer ke Kawasan Sekitar Laut Merah Disiapkan

    Konflik Arab Saudi-Houthi Makin Memanas, Operasi Militer ke Kawasan Sekitar Laut Merah Disiapkan

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 31
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Arab Saudi tengah menyiapkan opsi operasi militer besar-besaran terhadap kelompok Houthi di Yaman. Riyadh disebut ingin merebut kembali sejumlah wilayah strategis yang kini berada di bawah kendali kelompok yang didukung Iran tersebut, terutama kawasan sekitar jalur pelayaran Laut Merah. Rencana itu diungkap Reuters dengan mengutip sejumlah pejabat Teluk dan Yaman serta diplomat Barat. […]

    Bagikan Berita:
  • 52 Calon Jemaah Umrah di Makassar Gagal Berangkat, Kemenag Teruskan ke Polisi

    52 Calon Jemaah Umrah di Makassar Gagal Berangkat, Kemenag Teruskan ke Polisi

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 511
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Sebanyak 52 calon jamaah umrah gagal berangkat, melapor ke Kantor Kementerian Agama Sulsel Kecamatan Mariso, Makassar, pada Minggu 4 Agustus 2025. Jamaah umrah PT Travel Mecca Anugerah Travelindo mengaku sudah menyetor dana belasan hingga puluhan juta rupiah. Tidak ada bukti tiket pesawat dan bukti booking hotel yang biasanya jadi komitmen pemberangkatan. Mereka mendaftar […]

    Bagikan Berita:
  • Turun Rp3,2 Juta, Pelunasan Biaya Haji 2027 Disepakati Jadi Rp23,2 Juta

    Turun Rp3,2 Juta, Pelunasan Biaya Haji 2027 Disepakati Jadi Rp23,2 Juta

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 10
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pemerintah dan DPR menyepakati skema Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 yang membuat beban pelunasan jemaah turun cukup signifikan. Rata-rata jemaah hanya perlu melunasi Rp23.248.825, atau sekitar Rp3,2 juta lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut salah satunya didorong kebijakan pemerintah yang memberikan subsidi Rp3 juta untuk komponen biaya haji di dalam negeri. […]

    Bagikan Berita:
expand_less