Kemenhaj Sulut Apresiasi Tazkiyah Tour: Kantornya Jelas dan Memperhatikan Kemabruran
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
- visibility 5
- print Cetak

HAMRANEWS.ID – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Utara mengapresiasi keberadaan Tazkiyah Tour yang sejak awal berdiri telah memiliki kantor cabang resmi di Kota Manado.
Keberadaan kantor cabang tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian dan perlindungan kepada masyarakat yang hendak menggunakan jasa perjalanan ibadah umrah maupun haji khusus.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sulawesi Utara, H. Mansur, S.Pd., M.A., mengatakan Tazkiyah bukan nama baru bagi masyarakat Kota Manado. Menurutnya, perjalanan Tazkiyah bersama masyarakat dan para alumni jemaah telah terjalin sejak lama.
Hal itu kembali terlihat melalui kegiatan Temu Kangen Alumni Jemaah bertema “Tazkiyah Menyapa Kota Manado” yang digelar pada Agustus ini.
“Sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, tentu seluruh travel adalah mitra kami, termasuk Tazkiyah Tour,” kata Mansur, 22 Agustus lalu saat event Tazkiyah menyapa Manado.
Namun, ia memberikan apresiasi khusus kepada Tazkiyah Tour karena sejak awal berdirinya telah meresmikan kantor cabangnya di Sulawesi Utara, tepatnya di Manado.
“Jadi, salah satu travel yang memiliki kantor cabang resmi itu adalah Tazkiyah. Dan ini yang kami sampaikan kepada jemaah: pilihlah travel yang resmi ada di Manado,” ujarnya.
Menurut Mansur, keberadaan kantor cabang resmi di daerah memberikan kemudahan bagi pemerintah dalam melakukan pengawasan sekaligus memberikan kepastian kepada jemaah apabila terjadi persoalan dalam pelayanan.
“Kalau ada masalah, tentu kami bisa meminta pertanggungjawaban langsung ke kantor cabang penanggung jawab yang ada di Manado,” katanya.
Ia membandingkan kondisi tersebut dengan travel yang hanya memiliki agen atau perwakilan di daerah. Dalam situasi demikian, menurut dia, proses penyelesaian persoalan dapat menjadi lebih panjang karena harus berhubungan dengan kantor pusat.
Selain memastikan aspek legalitas dan kejelasan kantor, Mansur mengingatkan seluruh penyelenggara perjalanan ibadah agar senantiasa menjaga amanah jemaah.
“Tentu pesan kami, jaga amanah jemaah. Betul-betul menjadikan jemaah begitu pulang mendapatkan kemabruran,” tegasnya.
Kemenhaj Kendari Ikut Kawal Pelayanan Tazkiyah
Komitmen terhadap pelayanan jemaah juga terlihat dalam kunjungan Kepala Kantor Kemenhaj Kota Kendari, H. Sunardin, M.Pd.I., ke kantor Tazkiyah Tour Cabang Kendari di Jalan Taman Suropati, Mandonga.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan membahas aspek administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan kepada calon jemaah yang tengah mempersiapkan diri menjadi tamu Allah.
Kehadiran otoritas Kemenhaj setempat menjadi penanda adanya perhatian terhadap proses pelayanan yang diberikan Tazkiyah Tour, sekaligus memastikan penyelenggaraan perjalanan ibadah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Manajemen Tazkiyah Tour menyambut kunjungan tersebut dengan terbuka. Bagi perusahaan, perhatian dan pengawasan dari Kemenhaj dipandang bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi bagian penting untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas layanan.
Di tengah pertemuan yang berlangsung akrab, kedua pihak juga membangun komitmen untuk berjalan beriringan dalam memberikan ketenangan kepada calon jemaah.
Bagi Tazkiyah Tour, pelayanan kepada jemaah bukan semata soal memberangkatkan ke Tanah Suci. Lebih dari itu, perjalanan ibadah diharapkan dapat berlangsung dengan baik sejak persiapan di Tanah Air hingga jemaah kembali ke daerah asal dengan membawa pengalaman spiritual dan nilai-nilai kemabruran.
Pertemuan tersebut pun menjadi pengingat bahwa keberhasilan penyelenggaraan perjalanan ibadah membutuhkan kolaborasi antara penyelenggara perjalanan, pemerintah, dan masyarakat.
Ketika niat melayani berjalan beriringan dengan pengawasan, ketelitian, serta komitmen menjaga amanah, perjalanan para calon tamu Allah menuju Tanah Suci diharapkan dapat berlangsung dengan lebih aman, nyaman, dan sesuai ketentuan.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
