Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Kemenhaj Sulsel Tegaskan Tak Ada Lagi Sistem Agen, Jemaah Daftar Haji Langsung ke Kantor Cabang Travel

Kemenhaj Sulsel Tegaskan Tak Ada Lagi Sistem Agen, Jemaah Daftar Haji Langsung ke Kantor Cabang Travel

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 95
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji khusus maupun umrah diminta lebih cermat memilih biro perjalanan. Kementerian Haji (Kemenhaj) Sulsel menegaskan, sistem keagenan travel kini tidak lagi diperbolehkan.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan agen travel yang sebelumnya menjadi perpanjangan tangan perusahaan perjalanan harus bertransformasi menjadi kantor cabang resmi.

Penegasan itu disampaikan Ikbal dalam podcast Tazkiyah Tour, 12 September 2026.

Menurut dia, perubahan itu penting agar hubungan antara kantor pusat dan kantor cabang memiliki kejelasan, termasuk mengenai hak, kewajiban, serta mekanisme kerja sama.

“Tidak ada lagi istilah agen. Yang bisa adalah cabang,” kata Ikbal.

Ia mendorong penyelenggara perjalanan yang masih menggunakan pola keagenan segera melakukan peningkatan status menjadi cabang resmi.

Dengan status cabang, kata Ikbal, hubungan antara kantor pusat dan cabang dapat dituangkan secara jelas melalui mekanisme kerja sama, termasuk mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Pilih Travel yang Kantornya Jelas

Ikbal juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur promosi perjalanan umrah yang beredar di media sosial, terutama paket dengan harga murah.

Menurutnya, masyarakat Sulsel memiliki banyak pilihan travel yang kantor pusatnya berada di daerah. Karena itu, calon jemaah sebaiknya mempertimbangkan travel yang memiliki kantor pusat atau cabang resmi dan dapat didatangi secara langsung.

“Kalau pusatnya di Makassar, itu sudah jelas. Pemiliknya orang Makassar, kantornya jelas, orangnya jelas, direkturnya jelas,” ujarnya.

Keberadaan kantor yang jelas, menurut Ikbal, akan memudahkan jemaah mengetahui siapa penyelenggara perjalanan sekaligus memastikan kepada siapa mereka berurusan ketika muncul persoalan.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak menjadikan agen sebagai pilihan utama ketika tersedia kantor travel resmi yang dapat diakses langsung.

“Sulawesi Selatan ini sudah banyak pusat di sini. Di Makassar banyak travel,” katanya.

Legalitas Bisa Dicek Digital

Selain memastikan keberadaan kantor, calon jemaah juga diminta memeriksa legalitas penyelenggara sebelum melakukan pembayaran.

Ikbal memperkenalkan prinsip “Lima Pasti” sebagai hal yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum mendaftar perjalanan ibadah.

Lima hal tersebut meliputi memastikan travel berizin, jadwal penerbangan, hotel, visa, serta informasi paket perjalanan.

“Kalau travelnya sudah tidak berizin, saya pastikan sudah tidak aman perjalanan umrahnya,” tegasnya.

Sebaliknya, travel yang telah memperoleh izin resmi dari pemerintah dapat menjadi salah satu indikator bahwa penyelenggara tersebut berada dalam pengawasan regulator, meski kondisi di lapangan tetap perlu diperhatikan.

Masyarakat juga tidak perlu hanya mengandalkan informasi dari promosi media sosial. Legalitas dan informasi penyelenggara dapat diperiksa secara digital melalui aplikasi resmi ‘Satu Haji’.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), termasuk informasi keberangkatan dan materi manasik.

Bagi calon jemaah, langkah sederhana sebelum mendaftar menjadi penting: datangi kantor travel, pastikan statusnya sebagai pusat atau cabang resmi, cek izin penyelenggara, kemudian pastikan detail penerbangan, hotel, visa, dan paket perjalanan.

Dengan demikian, keputusan mendaftar tidak hanya didasarkan pada harga paket yang ditawarkan, tetapi juga pada kejelasan penyelenggara dan layanan yang akan diterima jemaah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Link Daftar Calon Jemaah Haji yang Berhak Lunasi Biaya Haji untuk Berangkat Tahun Depan

    Link Daftar Calon Jemaah Haji yang Berhak Lunasi Biaya Haji untuk Berangkat Tahun Depan

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 16
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar calon jemaah haji reguler yang masuk dalam alokasi kuota keberangkatan musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. Calon jemaah dapat mengecek status masing-masing secara online melalui laman resmi Kemenhaj. Pengecekan status ini penting untuk mengetahui apakah calon jemaah masuk dalam daftar yang berhak melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji […]

    Bagikan Berita:
  • Jelang Armuzna, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Jaga Fisik dan Perbanyak Zikir

    Jelang Armuzna, Jemaah Haji Tazkiyah Tour Jaga Fisik dan Perbanyak Zikir

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 234
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menjelang fase puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), jemaah haji khusus Tazkiyah Tour terus diingatkan untuk menjaga kondisi fisik sekaligus memperkuat kesiapan spiritual. Tim kesehatan dan pembimbing ibadah bahu-membahu memastikan jemaah berada dalam kondisi prima saat memasuki masa wukuf yang semakin dekat. Ketua Tim Dokter Tazkiyah Tour, dr. H.M. Rusli, […]

    Bagikan Berita:
  • Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

    Nusron Wahid Disebut Punya Peran oleh Terdakwa Kasus Korupsi Haji, Terkait Suap USD 1 Juta ke Pansus DPR

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 64
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID — Nama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid kembali disebut dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Kali ini, terdakwa Isfah Abidal Aziz alias Gus Alex mengungkap dugaan adanya permintaan dana sebesar USD 1 juta yang dikaitkan dengan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI 2024. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta […]

    Bagikan Berita:
  • Pazz Travel Buka Dua Paket Umrah Ekonomis Musim 1448 H, Harga Mulai Rp29 Jutaan

    Pazz Travel Buka Dua Paket Umrah Ekonomis Musim 1448 H, Harga Mulai Rp29 Jutaan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 195
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah dengan biaya lebih terjangkau, Pazz Travel anak Usaha Tazkiyah Group, menghadirkan pilihan paket umrah ekonomis untuk musim 1448 Hijriah. Sebagai anak usaha Tazkiyah Group yang sudah berpengalaman panjang melayani perjalanan umrah dan haji, Pazz Travel membuka dua program keberangkatan dengan harga mulai dari Rp29 jutaan. Program […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Bakal Satukan Daftar Tunggu Haji, Antrean Berbasis Nasional dan Bukan Lagi Provinsi

    Kemenhaj Bakal Satukan Daftar Tunggu Haji, Antrean Berbasis Nasional dan Bukan Lagi Provinsi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 157
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan perubahan besar dalam sistem penyelenggaraan ibadah haji. Salah satu kebijakan yang tengah disiapkan adalah menyatukan masa tunggu keberangkatan haji di seluruh Indonesia. Jika selama ini calon jemaah menghadapi masa tunggu yang berbeda-beda tergantung provinsi tempat mendaftar, ke depan perbedaan tersebut akan dihapus. Sistem baru akan menggunakan […]

    Bagikan Berita:
  • Modus Praktik Rente dalam Antrean Haji: Suami Meninggal Digantikan Orang yang Berpura-pura sebagai Mahram

    Modus Praktik Rente dalam Antrean Haji: Suami Meninggal Digantikan Orang yang Berpura-pura sebagai Mahram

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 504
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah, mengungkapkan, praktik rente masih banyak terjadi dalam penyelenggaraan haji. Dia mencontohkan, salah satunya adalah praktik penggantian mahram. Dahnil mengungkapkan, ketika seorang suami istri terdaftar dalam antrean haji, lalu si suami meninggal dunia, ada oknum yang memanfaatkan masalah ini. Suami yang meninggal dunia tersebut, digantikan oleh […]

    Bagikan Berita:
expand_less