Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Evaluasi Haji 2025: Petugas Haji Perempuan Perlu Ditambah, Toilet Wanita Diperbanyak

Evaluasi Haji 2025: Petugas Haji Perempuan Perlu Ditambah, Toilet Wanita Diperbanyak

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • visibility 677
  • print Cetak

JAKARTA – Salah satu evaluasi penting dan mendesak dari pelaksanaan haji tahun 2025 adalah pelayanan untuk perempuan. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menyebut, pelayanan perlu lebih inklusif terhadap perempuan, mengingat jumlah perempuan mencapai 55–60 dari total jemaah haji.

Selain perempuan, dia juga mendesak agar pelayanan lebih inklusif bagi untuk lansia, dan disabilitas.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) sekaligus Ketua Umum PP Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para petugas haji Indonesia yang melayani jemaah di Tanah Suci.

Namun, ia juga menyoroti sejumlah celah dalam penyelenggaraan layanan, terutama terkait inklusivitas bagi perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas.

Berbicara di Jeddah Menteri Arifatul menyebut semangat para petugas sangat luar biasa, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
“Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, saya melihat dedikasi yang luar biasa dari petugas haji kita,” ucapnya.

Namun, ia menegaskan bahwa sistem pelayanan haji perlu dibenahi agar lebih responsif terhadap kebutuhan jemaah perempuan, yang tahun ini mendominasi sekitar 55–60 persen total jemaah.

“Jumlah petugas perempuan harus ditambah. Karena dengan dominasi jemaah perempuan, layanan tak bisa lagi disamaratakan,” ujar Arifatul.

Tak hanya itu, Arifatul juga menyoroti minimnya jumlah pembimbing ibadah perempuan. Ia menyebut, bimbingan spiritual untuk jemaah perempuan memiliki karakteristik dan kenyamanan tersendiri yang tak bisa disubstitusi oleh pembimbing laki-laki.

Fasilitas Ramah Perempuan dan Bahasa Daerah Jadi Sorotan :
Salah satu contoh kebutuhan mendesak menurutnya adalah keberadaan toilet yang proporsional. Ia menekankan bahwa durasi penggunaan toilet oleh perempuan umumnya lebih lama, sehingga rasio toilet harus diperbanyak untuk mereka.

Selain aspek gender, Arifatul juga menyoroti kendala komunikasi yang dihadapi jemaah, khususnya mereka yang berasal dari pedesaan dan tidak fasih bahasa Indonesia formal. Ia menyarankan agar petugas yang dikirim bisa memahami bahasa daerah setempat agar komunikasi lebih efektif dan jemaah merasa nyaman secara psikologis.

Pelatihan dan Pakta Integritas untuk Pendamping

Menteri Arifatul mendorong adanya pelatihan rutin bagi seluruh petugas haji agar benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu, ia mengusulkan agar para pendamping jemaah berkebutuhan khusus menandatangani pakta integritas agar tidak lalai meninggalkan jemaah yang didampingi.

“Petugas memang membantu, tapi mereka tak bisa menggantikan peran keluarga. Kerja sama dan tanggung jawab semua pihak sangat penting,” tegasnya.

Sebagai Ketua Umum Muslimat NU, Arifatul menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelenggaraan ibadah haji yang lebih adil, inklusif, dan berkeadilan. Ia juga mendorong dialog lintas kementerian dan kerja sama bilateral dengan Arab Saudi untuk memastikan reformasi layanan haji benar-benar menyentuh kebutuhan semua jemaah.

“Kami ingin penyelenggaraan haji yang tidak hanya profesional, tapi juga manusiawi dan berpihak pada yang rentan,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aturan Baru Kesehatan Arab Saudi, Penderita Penyakit Ini Bakal Ditolak Masuk Tanah Suci

    Aturan Baru Kesehatan Arab Saudi, Penderita Penyakit Ini Bakal Ditolak Masuk Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 489
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi resmi memberlakukan aturan kesehatan baru yang jauh lebih ketat untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2026. Kebijakan ini dikeluarkan untuk memastikan keselamatan jutaan jamaah dari seluruh dunia yang akan memadati Tanah Suci. Melalui surat edaran resmi, Kementerian Kesehatan Arab Saudi (Kemenkes Saudi) menegaskan bahwa setiap calon jamaah haji wajib menjalani pemeriksaan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Tazkiyah Tuntaskan Tawaf Wada, Ustaz Baso Ingatkan Haji Bukanlah Akhir Perjalanan Ibadah

    Jemaah Tazkiyah Tuntaskan Tawaf Wada, Ustaz Baso Ingatkan Haji Bukanlah Akhir Perjalanan Ibadah

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 183
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Menjelang akhir rangkaian ibadah haji 2026, para jemaah haji khusus Tazkiyah Tour menuntaskan Tawaf Wada atau tawaf perpisahan di Masjidil Haram, Makkah. Momen itu menjadi saat yang penuh haru karena menandai berakhirnya kebersamaan mereka dengan Baitullah sebelum kembali ke Tanah Air. Dalam momentu itu, jemaah kembali mendekati Ka’bah sebelum meninggalkan Kota Suci. Sebagian […]

    Bagikan Berita:
  • Menag Sebut Arab Saudi Gandeng Konsultan Amerika dan Makin Fokus Kejar Profit

    Hari Khullaif, Momen Para Wanita Penduduk Makkah Berbondong-bondong ke Masjidilharam Gantikan Pria

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 645
    • 0Komentar

    SAUDI – Ada momen di mana ribuan wanita Makkah berbondong-bondong datang ke Masjidilharam. Mereka beribadah, salat, berbuka puasa, di depan Kabah. Itu terjadi pada hari yang disebut hari pergantian atau khulaif. Mengapa itu terjadi? Diketahui, Yaumul Khulaif atau hari pergantian, rupanya sudah menjadi tradisi warga Makkah sejak ratusan tahun yang lalu. Ini dilakukan ketika jemaah […]

    Bagikan Berita:
  • Penampakan Fasilitas Cukur Gratis di Area Masjidilharam, Dijamin Steril

    Penampakan Fasilitas Cukur Gratis di Area Masjidilharam, Dijamin Steril

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 552
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pengelola Masjidil Haram di Makkah, menghadirkan layanan cukur atau tahallul gratis yang bisa dimanfaatkan para jemaah laki-laki maupun perempuan langsung di area pelataran masjid. Langkah ini demi membantu jemaah untuk menyelesaikan rangkaian manasik dengan lebih mudah, aman, dan higienis, terutama di tengah padatnya aktivitas ibadah umrah. AlRiyadh menulis, Otoritas Masjidil Haram dan Masjid […]

    Bagikan Berita:
  • Wanita Haid Boleh Masuk Raudhah? Ini Penjelasan Hukum Menurut Empat Mazhab

    Wanita Haid Boleh Masuk Raudhah? Ini Penjelasan Hukum Menurut Empat Mazhab

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 2
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Jemaah perempuan yang sedang mengalami menstruasi atau haid kerap menghadapi dilema ketika mendapat kesempatan mengunjungi Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah. Mereka ingin berdoa di salah satu tempat yang istimewa dalam sejarah Islam tersebut, tetapi muncul pertanyaan mengenai hukum memasuki masjid dalam keadaan belum suci. Penting untuk diketahui, bahwa Raudah adalah bagian dari Masjid […]

    Bagikan Berita:
  • Subsidi Haji Makin Bengkak Bisa Menjadi Bom Waktu, Komnas Haji Ingatkan Keberlanjutan BPKH

    Subsidi Haji Makin Bengkak Bisa Menjadi Bom Waktu, Komnas Haji Ingatkan Keberlanjutan BPKH

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 564
    • 0Komentar

    JAKARTA – Untuk bisa berangkat haji, jamaah haji tahun ini mendapat subsidi jumbo yang berkisar Rp33 juta hingga Rp37 juta per orang. Dengan terus meningkatnya subsidi tanpa melihat inflasi yang meningkat, nilai tukar rupiah terhadap dolar, pajak di Arab Saudi dan faktor lain, subsisi membengkak ini bisa menjadi masalah di kemudian hari. Ironisnya, selain membayar […]

    Bagikan Berita:
expand_less