Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Gedung Aramco Arab Saudi Diserang Rudal, Bagaimana Dampaknya terhadap Aktivitas Umrah?

Gedung Aramco Arab Saudi Diserang Rudal, Bagaimana Dampaknya terhadap Aktivitas Umrah?

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 38 menit yang lalu
  • visibility 3
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Serangan terhadap fasilitas perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Saudi Aramco, kembali menambah ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah. Insiden yang terjadi pada Minggu, 8 November 2026, tersebut memicu kekhawatiran terhadap keamanan sejumlah infrastruktur strategis di negara tersebut.

Mengutip laporan Reuters, sebuah gedung administrasi milik Saudi Aramco di kawasan King Abdullah Financial District (KAFD), Riyadh, mengalami kerusakan setelah terkena serpihan proyektil dari serangan yang berhasil diantisipasi sistem pertahanan udara Arab Saudi.

Kementerian Energi Arab Saudi mengonfirmasi adanya kerusakan terbatas pada bangunan tersebut. Namun, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden itu.

Saksi Reuters melaporkan sejumlah jendela di beberapa lantai gedung Aramco Tower mengalami kerusakan.

Serangan tersebut terjadi setelah koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan keberhasilan mencegat sejumlah rudal balistik dan rudal jelajah yang mengarah ke Riyadh dan wilayah lainnya.

Kelompok Houthi Yaman, yang bersekutu dengan Iran, kemudian mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut sebagaimana dilaporkan Associated Press.

Serangan Berulang, Infrastruktur Arab Saudi Jadi Sasaran

Insiden terbaru ini bukan serangan pertama yang menyasar fasilitas strategis Arab Saudi.

Dalam beberapa pekan terakhir, ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi terus meningkat. Sejumlah fasilitas energi, bandara, hingga infrastruktur penting lainnya dilaporkan menjadi sasaran serangan rudal dan drone.

Bahkan, serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada Oktober lalu mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka dalam jumlah besar.

Situasi tersebut membuat keamanan penerbangan sipil di Arab Saudi menjadi perhatian internasional.

Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) juga masih memberlakukan peringatan keamanan terhadap sejumlah wilayah udara Arab Saudi. Peringatan yang diperbarui pada 9 Oktober itu berlaku hingga 16 November 2026, kecuali ditinjau lebih awal.

EASA meminta maskapai penerbangan yang berada dalam cakupan regulasinya menghindari sejumlah wilayah udara berisiko dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan serangan rudal maupun drone.

Apakah Aktivitas Umrah Terganggu?

Di tengah perkembangan tersebut, muncul pertanyaan mengenai dampaknya terhadap aktivitas ibadah umrah, khususnya bagi jemaah Indonesia yang setiap hari berangkat menuju Arab Saudi.

Perlu dipahami, serangan terhadap gedung Aramco kali ini terjadi di Riyadh, bukan di Makkah maupun Madinah. Karena itu, belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa aktivitas ibadah umrah di dua kota suci tersebut otomatis terganggu.

Namun, dampak tidak langsung terhadap perjalanan umrah tetap perlu diwaspadai.

Salah satu aspek yang paling rentan adalah penerbangan. Jemaah Indonesia umumnya menuju Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah atau Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.

Peningkatan risiko keamanan wilayah udara berpotensi memengaruhi rute penerbangan, jadwal keberangkatan, hingga kebijakan maskapai.

Peringatan EASA sendiri mencakup sejumlah bagian wilayah udara Arab Saudi, termasuk area yang berkaitan dengan kawasan Jeddah dan Madinah. Dengan demikian, maskapai perlu memperhitungkan risiko keamanan dalam menentukan jalur penerbangan.

Meski demikian, peringatan tersebut bukan berarti seluruh wilayah udara Arab Saudi ditutup atau semua penerbangan umrah dihentikan.

Belum ada informasi resmi yang menyatakan pemerintah Arab Saudi menghentikan penyelenggaraan umrah akibat serangan terhadap Aramco pada 8 November ini.

Jemaah Indonesia Perlu Memantau Perkembangan

Bagi calon jemaah maupun mereka yang sedang menjalankan ibadah umrah, perkembangan keamanan Arab Saudi perlu terus dipantau.

Penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) juga perlu memastikan jadwal penerbangan dan kondisi operasional bandara melalui maskapai serta otoritas terkait.

Jemaah disarankan tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar mengenai penutupan bandara atau penghentian layanan umrah.

Serangan terhadap Aramco memang menjadi sinyal bahwa ketegangan keamanan di Arab Saudi belum sepenuhnya mereda. Namun, membedakan antara ancaman keamanan regional dan kondisi operasional di Makkah serta Madinah tetap penting agar masyarakat tidak terjebak kepanikan.

Yang perlu menjadi perhatian bukan hanya apakah ibadah umrah tetap berlangsung, tetapi juga bagaimana keselamatan perjalanan jemaah dapat dijamin di tengah meningkatnya risiko keamanan kawasan Timur Tengah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daftar 40 Hotel Berlisensi Nusuk di Makkah-Madinah, Calon Jemaah Umrah Cek di Sini

    Daftar 40 Hotel Berlisensi Nusuk di Makkah-Madinah, Calon Jemaah Umrah Cek di Sini

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 2.061
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi memperketat regulasi penyelenggaraan Umrah pada musim 1447 Hijriah tahun ini. Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan, semua pemohon visa Umrah wajib mengunggah pemesanan hotel melalui platform resmi Nusuk Masar. Ketentuan ini berlaku tanpa pengecualian. akun resmi Kementerian Haji dan Umrah Saudi di platform X menyampaikan kebijakan ini diambil guna meningkatkan standar […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Kritik Penggunaan Istilah ‘Kartel Haji’: Jangan Sampai Industri Haji-Umrah Diberi Stigma Negatif

    HIMPUH Kritik Penggunaan Istilah ‘Kartel Haji’: Jangan Sampai Industri Haji-Umrah Diberi Stigma Negatif

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 197
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) mengingatkan agar penggunaan istilah ‘kartel haji’ tidak dilakukan secara sembarangan karena berpotensi menimbulkan stigma negatif terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Kritik tersebut muncul setelah Menteri Haji dan Umrah RI serta Wakil Menteri Haji dan Umrah beberapa kali menggunakan frasa “kartel haji” saat menyinggung praktik-praktik ilegal yang merugikan jemaah. […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Tour Pelepasan Serentak Jemaah Haji dari Tiga Embarkasi

    Tazkiyah Tour Pelepasan Serentak Jemaah Haji dari Tiga Embarkasi

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 708
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Tazkiyah Tour melakukan pelepasan jemaah haji khusus, Rabu, 14 Mei 2025. Serentak dari tiga embarkasi, yakni Makassar, Surabaya, dan Jakarta. Jemaah dari Makassar menginap dan menjalani prosesi pelepasan di Hotel Dalton. Jemaah Surabaya di Hotel Halogen. Jemaah Jakarta di Hotel Ibis. Acara pelepasan di Makassar dihadiri Presiden Direktur PT Tazkiyah Global Mandiri, Ahmad Yani […]

    Bagikan Berita:
  • Ini Daftar Embarkasih Haji 2026, Ada Tambahan Embarkasih Baru di Yogyakarta

    Ini Daftar Embarkasih Haji 2026, Ada Tambahan Embarkasih Baru di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 803
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah menetapkan dua maskapai resmi untuk melayani penerbangan jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M. Mengutip informasi dari akun Instagram resmi @kemenhaj.ri, kedua maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia dan Saudi Airlines, yang akan melayani total 204.362 jemaah dan petugas kloter dari 14 bandara embarkasi/debarkasi di […]

    Bagikan Berita:
  • Sint Travel Berangkatkan Jemaah Umrah Perdana Musim 1447 H

    Sint Travel Berangkatkan Jemaah Umrah Perdana Musim 1447 H

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 627
    • 0Komentar

    MADINAH — Sint Travel, anak perusahaan Tazkiyah Group, memulai pemberangkatan umrahnya untuk musim 1447 Hijriah. Pemberangkatan perdana dilakukan Kamis, 3 Juli 2025. Ada 40 jemaah yang terbang ke tanah suci dengan maskapai Singapore Airlines Group. Direktur Sint Travel, Helfitri Tahir menuturkan, 40 jemaah adalah jumlah maksimal yang diberangkatkan setiap kelompok. “Supaya pelayanan bisa maksimal. Pembimbing bisa […]

    Bagikan Berita:
  • Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

    Harga Hotel di Mekkah Naik 300 Persen saat Ramadan, Tazkiyah Tour Upayakan Jemaah Selalu Menginap Dekat Masjidilharam

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 443
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Jemaah umrah selalu membludak saat memasuki Bulan Ramadan. Jumlahnya bahkan mencapai rekor tertinggi, terutama pada 10 hari terakhir, ketika umat Muslim dari seluruh dunia berlomba-lomba mengejar keutamaan ibadah di bulan suci. Kondisi ini membuat Masjidil Haram tak pernah lowong. Bahkan saf salat kerap meluas hingga ke jalan-jalan dan pelataran pertokoan di sekitarnya. Dalam […]

    Bagikan Berita:
expand_less