Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Menhaj RI Sebut Asrama Haji Makassar Harus Jadi Model Layanan Haji Indonesia Timur

Menhaj RI Sebut Asrama Haji Makassar Harus Jadi Model Layanan Haji Indonesia Timur

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan pentingnya penguatan kualitas layanan haji dari hulu hingga hilir dalam evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Hal tersebut diungkapkan Gus Irfan, sapaan Moch Irfan Yusuf saat menghadiri Evaluasi Layanan Embarkasi dan Debarkasi Ujung Pandang (UPG) serta Pembinaan ASN Kementerian Haji dan Umrah di Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut Menhaj, Asrama Haji Makassar memiliki peran strategis sebagai gerbang layanan haji bagi kawasan Indonesia Timur. Karena itu, seluruh proses layanan harus dikelola secara profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.

“Asrama Haji Makassar harus menjadi model layanan haji Indonesia Timur. Semua proses harus tertata sejak jemaah masuk asrama, berangkat ke bandara, terbang ke Tanah Suci, hingga kembali ke daerah asal dengan aman, nyaman, dan bermartabat,” tegas Menhaj pada hari Ahad 14 Juni 2026.

Menhaj menekankan bahwa evaluasi penyelenggaraan haji tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata, tetapi harus menyentuh langsung pengalaman layanan yang dirasakan jemaah.

Mulai dari layanan di Asrama Haji Sudiang, pemeriksaan dokumen, kesehatan, konsumsi, pengelolaan bagasi, transportasi, layanan bagi lansia dan penyandang disabilitas, hingga proses pemulangan jemaah ke daerah asal.

“Ukuran keberhasilan layanan itu sederhana. Jemaah merasa aman, terlayani dengan baik, dan tidak mengalami kebingungan pada setiap tahapan perjalanan hajinya,” ujar Menhaj.

Menhaj juga meminta agar sistem pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi dibangun secara terintegrasi. Materi pelatihan harus mencakup alur layanan, penanganan krisis kesehatan, perlindungan jemaah, komunikasi publik, layanan lansia, koordinasi bandara, CIQ, Makkah Route, penggunaan Nusuk, hingga sistem pelaporan digital.

Selain itu, Menhaj menegaskan pentingnya reformasi tata kelola rekrutmen petugas haji. Menurutnya, ke depan proses seleksi PPIH Kloter maupun Petugas Haji Daerah (PHD) harus berbasis kompetensi, integritas, kesehatan, pengalaman pelayanan, dan kemampuan bekerja dalam situasi tekanan tinggi.

“Petugas haji bukan ruang titipan. Petugas haji adalah amanah pelayanan yang harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Kemenhaj terus memperkuat peran Petugas Haji Daerah (PHD) sebagai pendamping utama jemaah dari daerah masing-masing. PHD diharapkan memahami kondisi dan kebutuhan jemaah yang didampingi, khususnya lansia dan kelompok rentan, serta menjadi penghubung yang efektif antara jemaah, kloter, dan pemerintah daerah.

Pada saat yang sama, Kemenhaj menekankan pentingnya penguatan fungsi PPIH Kloter sebagai garda terdepan pelayanan. Ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan PHD harus bekerja dalam satu sistem komando pelayanan guna memastikan seluruh jemaah mendapatkan pendampingan yang optimal selama menjalankan ibadah.

Di bidang kesehatan, Kemenhaj terus memperkuat implementasi prinsip istithaah kesehatan sebagai bagian dari perlindungan jemaah. Kesiapan kesehatan jemaah harus dipastikan sejak sebelum memasuki asrama haji, termasuk melalui pemantauan terhadap jemaah risiko tinggi, lansia, penyandang disabilitas, maupun jemaah dengan penyakit kronis.

Kemenhaj menegaskan bahwa istithaah kesehatan tidak hanya merupakan persyaratan administratif, tetapi instrumen penting untuk memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, sehat, dan selamat.

Selain itu, Kemenhaj berkomitmen memperkuat integritas layanan dan menutup ruang bagi berbagai bentuk penyimpangan dalam penyelenggaraan haji, termasuk praktik badal haji dan dam yang tidak sesuai ketentuan, pungutan tidak resmi, manipulasi data, maupun praktik perantara yang merugikan jemaah.

Melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengawasan yang lebih efektif, Kemenhaj terus berupaya menghadirkan layanan haji yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan serta kepuasan jemaah Indonesia.

Evaluasi layanan dan pembinaan ASN di Sulawesi Selatan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Kemenhaj dalam membangun ekosistem penyelenggaraan haji yang semakin modern, terintegrasi, dan terpercaya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Jadwal Terbaru dan Pembagian Waktu  Laki-laki-Perempuan Salat di Hijr Ismail Kabah

    Ini Jadwal Terbaru dan Pembagian Waktu Laki-laki-Perempuan Salat di Hijr Ismail Kabah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 977
    • 0Komentar

    MAKKAH – Otoritas Masjidil Haram menetapkan jadwal terbaru salat di kawasan Hijir Ismail (The Hateem) bagi jamaah laki-laki dan perempuan. Aturan ini diterapkan untuk menjaga ketertiban sekaligus memberi kesempatan yang adil bagi semua peziarah untuk beribadah di salah satu lokasi paling suci di dunia Islam itu. Hijir Ismail atau The Hateem dalam istilah Ara, adalah […]

    Bagikan Berita:
  • Penerbangan Murah dari Arab Saudi Buka Rute Makassar-Jeddah Mulai 12 November

    Penerbangan Murah dari Arab Saudi Buka Rute Makassar-Jeddah Mulai 12 November

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 918
    • 0Komentar

    JAKARTA – Makassar menjadi target Maskapai Penerbangan Berbiaya Rendah (Low-Cost Carrier/LCC) dari Arab. Maskapai bernama Flyadeal, akan membuka penerbangan perdana menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) pada 12 November 2025. Penerbangan perdana Flyadeal dijadwalkan mendarat pada pukul 23.00 WITA, dan akan kembali berangkat menuju Arab Saudi pada 13 November 2025 pukul 04.00 WITA. Momen ini […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Mendesak Haji 2025, Timwas DPR Usulkan Bentuk Pansus

    Evaluasi Mendesak Haji 2025, Timwas DPR Usulkan Bentuk Pansus

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 586
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tim Pengawas Haji DPR RI (Timwas Haji) mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Haji guna melakukan evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan ibadah haji 2025. Usulan ini diajukan setelah Timwas Haji mencatat berbagai masalah di lapangan, khususnya pada saat puncak rangkaian ibadah haji. “Jika kita meninjau perjalanan dari Makkah ke Arafah, kemudian ke Muzdalifah, dan kembali […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak Jemaah Haji-Umrah Belum Sadar, Risiko Pneumonia Menghantui Paru-paru Mereka

    Banyak Jemaah Haji-Umrah Belum Sadar, Risiko Pneumonia Menghantui Paru-paru Mereka

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 81
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Risiko pneumonia masih belum banyak disadari masyarakat yang berencana menunaikan ibadah haji dan umrah. Padahal, perjalanan ibadah tersebut identik dengan kerumunan besar, cuaca panas, aktivitas fisik tinggi dan waktu istirahat yang terbatas. Survei YouGov menunjukkan hanya 11 persen responden yang mengetahui bahwa berada di tengah kerumunan dapat meningkatkan risiko mengalami pneumonia serius. Temuan […]

    Bagikan Berita:
  • 13 Zulhijjah, Jemaah Tazkiyah Tour Tuntaskan Rangkaian Melontar Jumrah

    13 Zulhijjah, Jemaah Tazkiyah Tour Tuntaskan Rangkaian Melontar Jumrah

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 221
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Jemaah haji khusus Tazkiyah Tour menuntaskan rangkaian melontar jumrah di Mina pada 13 Zulhijjah 1447 H, yang bertepatan dengan hari terakhir hari tasyrik. Prosesi lontar jumrah ini menjadi salah satu tahapan penting dalam ibadah haji sebelum jemaah melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya di Masjidil Haram. Pembimbing haji Tazkiyah Tour, Ustaz Baso Pallawagau, menyampaikan kabar […]

    Bagikan Berita:
  • Umrah Tahun Ini Akan Lebih Kondusif, dengan Regulasi Arab Saudi yang Lebih Ketat

    Umrah Tahun Ini Akan Lebih Kondusif, dengan Regulasi Arab Saudi yang Lebih Ketat

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 479
    • 0Komentar

    SAUDI – Penyelenggaraan umrah tahun 1447 H dipastikan bakal berlangsung lebih tertib dan terkontrol menyusul kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi yang semakin ketat dalam mengawasi pelaksanaan ibadah umrah. Hal itu diakui salah satu pengusaha penyelenggara ibadah umrah, Obydallah Abdullah Athallah Alahmadi. Menurut dia, pengetatan regulasi oleh otoritas Saudi menjadi langkah penting dalam menertibkan layanan umrah, […]

    Bagikan Berita:
expand_less