Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Syarat Mendapat ‘Kartu Hijau’ dari Arab Saudi, Cara untuk Tinggal dan Bekerja Layaknya Warga Tanah Suci

Syarat Mendapat ‘Kartu Hijau’ dari Arab Saudi, Cara untuk Tinggal dan Bekerja Layaknya Warga Tanah Suci

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • visibility 386

HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi telH secara resmi meluncurkan Program Izin Tinggal Premium (Premium Residency Program) yang juga dikenal dengan sebutan “Saudi Green Card.”

Inisiatif tersebut menjadi terobosan besar yang memungkinkan warga asing yang memenuhi syarat untuk tinggal, bekerja, memiliki properti, dan berinvestasi di Kerajaan Arab Saudi tanpa memerlukan sponsor lokal (kafil).

Langkah tersebut merupakan bagian dari Visi 2030, rencana besar Arab Saudi untuk menarik investor global, pengusaha, dan talenta terbaik dunia guna mendukung transformasi ekonomi serta percepatan pertumbuhan negaranya.

Jenis dan Biaya “Saudi Green Card”

Program ini hadir dalam beberapa kategori izin tinggal premium:

– Residensi Terbatas (Limited Duration Residency)

Berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang setiap tahun dengan biaya sekitar SAR 100.000 (sekitar Rp430 juta).

– Residensi Permanen (Unlimited Duration Residency)

Memberikan izin tinggal tanpa batas waktu dengan biaya satu kali sebesar SAR 800.000 (sekitar Rp3,4 miliar).

– Residensi Berdasarkan Kategori (Category-Based Residency)

Diperuntukkan bagi investor, pengusaha, profesional berketerampilan tinggi, dan pemilik properti.

Biayanya mulai dari SAR 4.000, namun setiap kategori memiliki persyaratan khusus — misalnya memiliki properti senilai minimal SAR 4 juta atau menanamkan investasi pada perusahaan di Arab Saudi.

Syarat Umum Pendaftaran

Untuk dapat mengajukan “Green Card” ini, pemohon umumnya harus:

  • Berusia minimal 21 tahun.
  • Memiliki catatan hukum bersih.
  • Lulus tes kesehatan.
  • Menunjukkan stabilitas keuangan serta bukti investasi atau kepemilikan properti.
  • Keuntungan Utama “Saudi Premium Residency”

Program ini menawarkan berbagai kemudahan dan fasilitas istimewa, di antaranya:

– Tinggal di Arab Saudi bersama pasangan, anak, dan tanggungan.

– Bekerja bebas di sektor swasta atau menjalankan bisnis sendiri.

– Memiliki properti hunian, komersial, atau industri di hampir seluruh wilayah Kerajaan.

– Kebebasan bepergian tanpa perlu visa keluar/masuk (exit/re-entry).

– Dapat mempekerjakan asisten rumah tangga di bawah sponsor pribadi.

– Akses ke peluang investasi yang lebih luas dan proses visa yang disederhanakan.

– Pintu Terbuka bagi Profesional dan Investor Dunia

Dengan peluncuran “Green Card” ini, Arab Saudi menegaskan komitmennya menjadi pusat ekonomi dan bisnis global di kawasan Timur Tengah.

Program ini membuka peluang besar bagi wirausahawan, investor, dan tenaga ahli internasional yang ingin menjadikan Arab Saudi sebagai rumah kedua mereka.

Sumber: Arab News, Saudi Gazette, The National News

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Korupsi Haji, KPK Incar Sosok Sosok Juru Simpan Duit Hasil Jual Beli Kuota

    Kasus Korupsi Haji, KPK Incar Sosok Sosok Juru Simpan Duit Hasil Jual Beli Kuota

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK memburu oknum yang menjadi juru simpan uang dalam kasus korupsi kuota haji tahun 2023-2024 di Kementerian Agama (Kemenag). Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu belum membeberkan perihal sosok juru simpan uang dugaan korupsi kuota haji itu. Kata Asep, pada saatnya KPK akan mengumumkan terkait […]

    Bagikan Berita:
  • eSIM Bisa Langsung Aktif: Jemaah Haji Kini Bisa Terhubung ke Internet Begitu Tiba di Saudi

    eSIM Bisa Langsung Aktif: Jemaah Haji Kini Bisa Terhubung ke Internet Begitu Tiba di Saudi

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 234
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membuat terobosan baru dengan memudahkan akses digital melalui layanan eSIM yang langsung aktif saat jemaah tiba di Tanah Suci, tanpa perlu mengunjungi gerai atau menunggu hingga sampai ke hotel. Dilaporkan oleh Saudi Gazette, inisiatif ini diprakarsai oleh Komisi Komunikasi, Antariksa, dan Teknologi (CST) bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri […]

    Bagikan Berita:
  • Warga Ilegal di Arab Saudi Bakal Bisa Urus Sendiri Proses Deportasi

    Warga Ilegal di Arab Saudi Bakal Bisa Urus Sendiri Proses Deportasi

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 199
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) Pemerintah Arab Saudi, mengumumkan akan segera meluncurkan “Self-Deportation Platform”, sebuah sistem daring yang memungkinkan penduduk ilegal mengurus sendiri proses kepulangannya tanpa melalui metode manual seperti sebelumnya. “Ini akan memungkinkan direktorat untuk beralih dari metode tradisional yang sebelumnya digunakan untuk mendeportasi pelanggar peraturan residensi, tenaga kerja, dan keamanan perbatasan. Peluncurannya […]

    Bagikan Berita:
  • Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

    Tidak Sedikit Jemaah Kehilangan Petugas Kloter, Murur di Muzdalifah Sulit Capai Target

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 238
    • 0Komentar

    SAUDI – Sistem Syarikah yang diberlakukan Pemerintah untuk perjalanan Ibadah Haji tahun ini, banyak dikeluhkan jemaah maupun pembimbing haji. Salah satu persoalan yang muncul saat di Arafah, adalah berubahnya penempatan jemaah saat tiba di Madinah tidak sesuai dengan sistem kloter. Kondisi ini membuat ada jemaah yang terpisah rombongan dari pasangannya, bahkan petugas kloter berada di […]

    Bagikan Berita:
  • Banyak yang Mengkritik, Kemenag RI Klaim Jemaah Haji yang Puas Jauh Lebih Banyak

    Banyak yang Mengkritik, Kemenag RI Klaim Jemaah Haji yang Puas Jauh Lebih Banyak

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 260
    • 0Komentar

    MAKKAH – Di tengah berbagai persoalan dan protes terkait tidak optimalnya pelayanan ibadah haji 1446 H/2025 M, Kementerian Agama menegaskan bahwa mayoritas jemaah haji Indonesia merasa puas dengan layanan yang diberikan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief, yang turut terlibat langsung dalam berbagai proses pelayanan dan pengawasan haji […]

    Bagikan Berita:
  • Menhaj RI Temui Jaksa Agung, Minta Pendampingan untuk Cegah Penyelewengan

    Menhaj RI Temui Jaksa Agung, Minta Pendampingan untuk Cegah Penyelewengan

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 202
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/10/2025). Pertemuan ini menjadi langkah awal kerja sama antara kedua lembaga dalam memastikan penyelenggaraan haji berjalan bersih, transparan, dan bebas korupsi. “Kami tadi beraudiensi dengan Pak Jaksa Agung terkait dengan […]

    Bagikan Berita:
expand_less