Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Kapal Pesiar Umrah Akan Singgah di Banda Aceh Sebelum Tiba di Jeddah

Kapal Pesiar Umrah Akan Singgah di Banda Aceh Sebelum Tiba di Jeddah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025
  • visibility 276

HAMRANEWS – Berangkat umrah dengan kapal laut, biasanya dilakukan umat Islam pada era 1950-an. Berbeda dengan di masa kini, ketika umat Muslima hampir semuanya naik pesawat komersil yang trafiknya tinggi dan sudah ekonomis.

Kini, berangkat umrah dengan kapal laut kemungkinan mulai digandrungi lagi, bukan dengan susah payah berjuang menuju Tanah Suci. Tapi perjalanannya akan lebih menyenangkan, karena menggunakan kapal pesiar.

Kapal Pesiar berkonsep Syariah, milik Public Investment Fund Arab Saudi yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, sebelumnya telah diluncurkan pada 1 Oktober lalu.

Memulai rute dari Malaysia, Kapal Pesiar tersebut akan berlabuh di Banda Aceh, lalu singgah di Maladewa, Oman, lalu tiba di destinasi utama yakni Jeddah, Arab Saudi.

Berangkat umrah sambil wisata dengan perjalanan kurang lebih 14 hari 13 malam itu, melewati lima negara dengan menggunakan Kapal Aroya Cruise.

Project Director Islamic Cruise Malaysia Ab Rahman Mohd Ali mengatakan perjalanan ini menempuh rute dari Port Klang, Malaysia-Jeddah, Arab Saudi, selama 14 hari dan 13 malam. Kapal pesiar ini juga akan singgah di Aceh.

“Dulu pada 1950-an kakek-nenek kita naik haji menggunakan kapal laut, lalu naik pesawat. Sekarang kembali ke laut,” katanya dalam peluncuran perjalanan umrah dengan kapal pesiar di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025 lalu.

Ia menambahkan, dalam perjalanan Port Klang-Jeddah, kapal pesiar akan singgah di tiga negara. Setelah dari Malaysia, kapal akan singgah ke Banda Aceh. Wisatawan akan turun ke daratan sekitar 8-10 jam.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan sebelum kembali singgah di Male, Maladewa. “Di sana bisa menikmati pantai-pantai indah, air laut yang bening, melihat lumba-lumba, berenang, dan kalau ada waktu ke desa nelayan,” ujar Ab Rahman.

Dari Maladewa, kapal pesiar akan melanjutkan perjalanan ke Oman. Di Oman, wisatawan akan diajak menjelajahi budaya Islam dari kisah Nabi Ayub. Terakhir, kapal akan menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk jemaah menjalankan ibadah umrah.

Ab Rahman mengatakan kapal ini didesain untuk perjalanan halal. Berbeda dengan kapal pesiar pada umumnya, Aroya tidak memiliki bar atau minuman beralkohol dan kasino.

“Ini pertama di dunia yang menyediakan menu halal. Biasanya di kapal pesiar, muslim harus antre di restoran halal yang hanya ada dua atau tiga dalam satu kapal. Tapi ini semua restorannya halal,” tuturnya. Di kapal ini terdapat 27 restoran.

CEO Islamic Cruise International Suhaimi Abd Gafer mengatakan perjalanan wisata umrah dengan kapal pesiar ini sudah mendapat izin berlabuh di negara-negara yang akan disinggahi. Pemberangkatan terdekat dari Malaysia pada 3-16 Februari 2026.

Untuk menikmati perjalanan umrah dengan kapal pesiar ini, wisatawan dikenai biaya Rp 58 juta per orang. Tapi, dalam tiga bulan pertama, ada promo seharga Rp 78 juta untuk dua orang. Wisatawan Indonesia yang akan mengikuti perjalanan ini bisa memilih pemberangkatan dari Malaysia atau Banda Aceh dengan tiket pesawat yang ditanggung.

Diketahui, pelayaran Kapal Cruise tersebut akan dilakukan dalam waktu paling dekat, yakni selama tanggal 3-16 Februari 2026, start dari Port Klang, Selangor, Malaysia.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Calon Jemaah Haji RI Ditolak Masuk Saudi, Diduga Pernah Melanggar Aturan Saat Umrah

    Satu Calon Jemaah Haji RI Ditolak Masuk Saudi, Diduga Pernah Melanggar Aturan Saat Umrah

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 79
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Seorang calon jemaah haji asal Embarkasi Lombok ditolak masuk ke Arab Saudi setelah terdeteksi masuk dalam daftar cekal selama 10 tahun oleh otoritas imigrasi setempat. Penolakan diduga berkaitan dengan pelanggaran yang pernah dilakukan saat menjalankan ibadah umrah sebelumnya. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima rincian spesifik terkait […]

    Bagikan Berita:
  • Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

    Dapur Haji di Makkah Bercitarasa Nusantara, Beras dari Indonesia

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 200
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Masakan yang akan disajikan dari dapur jemaah haji Indonesia tahun 2026 dipastikan bercita rasa nusantara. Bahkan, berasnya didatangkan langsung dari Indonesia. Hal itu dipastikan saat jajaran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah melakukan supervisi dan pengecekan langsung dapur aktif di kawasan Safwat Al Wessam, Walyal Ahd District, Makkah. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen […]

    Bagikan Berita:
  • Satu Jemaah Haji Asal Sinjai Meninggal karena Serangan Jantung di Makkah

    Satu Jemaah Haji Asal Sinjai Meninggal karena Serangan Jantung di Makkah

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 512
    • 0Komentar

    MAKKAH – Satu orang jemaah haji (JH) kloter 3 embarkasi UPG Makassar asal kabupaten Sinjai, meninggal di Rumah Sakit Saudi National Hospital Makkah pada pukul 21.00 WAS, Jumat 16 Mei 2025. Ketua Sektor III Makkah, H. Ikbal Ismail mengabarkan, jemaah tersebut bernama Ambo Bennu Petta Nini asal kabupaten Sinjai. “Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke […]

    Bagikan Berita:
  • Mengapa Jemaah Haji RI Nginap Lama di Saudi, Padahal Yang Wajib Cuma 6 Hari?

    Mengapa Jemaah Haji RI Nginap Lama di Saudi, Padahal Yang Wajib Cuma 6 Hari?

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 551
    • 0Komentar

    SAUDI – Setiap tahun, lebih dari 200 ribu jemaah haji asal Indonesia berangkat ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Menariknya, meskipun rangkaian inti ibadah haji hanya berlangsung selama lima hingga enam hari, para jemaah tetap tinggal di Arab Saudi hingga sekitar 40 hari. Mengapa hal ini terjadi? Ibadah haji secara inti dilaksanakan pada tanggal […]

    Bagikan Berita:
  • Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 433
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hotel Grand Almasa, bersama puluhan hotel lain ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Dengan begitu, hotel-hotel tersebut otomatis tidak terdaftar di aplikasi nusuk. Sebelumnya, ada puluhan hotel ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Totalnya ada 25 hotel dan penginapan di Mekah sepanjang Juli 2025. Penutupan dilakukan setelah inspeksi intensif yang hasilnya ditemukan banyak […]

    Bagikan Berita:
  • Puncak Haji Dimulai, Jutaan Jemaah Bergerak ke Arafah Dipantau Drone dan Teknologi AI Arab Saudi

    Puncak Haji Dimulai, Jutaan Jemaah Bergerak ke Arafah Dipantau Drone dan Teknologi AI Arab Saudi

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 44
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Puncak ibadah haji mulai berlangsung, hari ini. Jutaan jemaah dari berbagai negara bergerak secara bertahap menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) di tengah suhu panas ekstrem yang melanda Arab Saudi. Untuk memastikan pergerakan massa tetap aman dan tertib, pemerintah Arab Saudi mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI), drone, hingga sistem pemantauan real-time. Pergerakan jutaan […]

    Bagikan Berita:
expand_less