Puluhan Jemaah Umrah dari Kendari Terkatung-katung di Madinah, Owner Travel Menghilang
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Sen, 16 Feb 2026
- visibility 97

HAMRANEWS – Puluhan jemaah umrah asal Kendari terkatung-katung tanpa di Madinah. Tidak ada hotel, harus beli makan sendiri, dan travelnya tidak bisa dihubungi.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bahkan dalam video beredar datang menemui puluhan jemaah umrah asal kotanya itu.
Kehadirannya menjadi titik balik bagi rombongan yang sebelumnya menghadapi serangkaian kendala sejak keberangkatan dari Indonesia.
Para jemaah tersebut diberangkatkan oleh PT Travelina Indonesia Cabang Kendari. Namun, perjalanan yang semula dijanjikan berlangsung lancar justru diwarnai ketidakpastian.
Salah seorang jemaah, Feri Fadli, menuturkan rombongan berangkat dari Kota Kendari menuju Jakarta pada Selasa (10/2/2026).
Setibanya di Jakarta, mereka tidak dapat langsung melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi karena visa belum terbit.
Para jemaah terpaksa menunggu beberapa hari tanpa kepastian jadwal keberangkatan.
Pada Jumat (13/2), kloter pertama yang berjumlah 30 orang akhirnya diberangkatkan ke Jeddah dan sempat transit selama enam jam di Doha. Mereka tiba di Jeddah pada Sabtu (14/2). Namun, persoalan belum berakhir.
Di Jeddah, para jemaah mengaku kesulitan memperoleh konsumsi dan tidak mendapatkan penjelasan memadai dari pihak travel.
Untuk memenuhi kebutuhan dasar, mereka menggunakan dana pribadi. Kondisi makin sulit ketika rombongan melanjutkan perjalanan ke Madinah.
Setibanya di Madinah, hotel yang dijanjikan belum tersedia. Puluhan jemaah, termasuk yang lanjut usia (lansia), harus menunggu dalam keadaan lelah dan kebingungan. Upaya menghubungi pihak travel disebut tidak membuahkan hasil.
“Owner Travelina sudah tidak bisa dihubungi,” ungkap Feri, Minggu (15/2).
Dalam situasi tersebut, salah seorang jemaah berinisiatif menghubungi Wali Kota Kendari, Siska Karin Imran yang saat itu juga berada di Madinah untuk menunaikan ibadah umrah. Siska kemudian mendatangi rombongan untuk memastikan kondisi mereka.
Menurut keterangan jemaah, wali kota membantu mencarikan penginapan agar mereka dapat beristirahat dengan layak. Ia juga mengajak para jemaah makan bersama guna memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terjaga.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



