Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

Ramai Wakaf Alquran di Tanah Suci, Ustaz Nur Syahid Ingatkan Masyarakat Pelosok Lebih Banyak yang Butuh

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 166

HAMRANEWS – Polemik wakaf mushaf Alquran Taqy Malik yang dinilai ada aroma mark up, turut mendapat tanggapan dari Andi Muhammad Nur Syahid, pendiri Sekolah dan Pesantren Kurir Langit.

Dalam pernyataannya, ia mengajak umat Islam untuk tidak larut dalam hiruk-pikuk perdebatan, melainkan menjadikan momentum tersebut sebagai sarana meningkatkan literasi dan kecerdasan dalam berwakaf.

“Lagi ramai soal wakaf Alquran di Mekah dan Madinah, viral, jadi polemik di mana-mana. Padahal sudah dekat Ramadan,” ujar Ustaz Nur Syahid membuka pesannya lewat media sosial. Ia menekankan pentingnya menjaga suasana hati dan fokus pada hal-hal yang lebih substansial, terutama menjelang bulan suci.

Menurutnya, peristiwa ini seharusnya menjadi momentum bagi umat Islam untuk semakin memahami makna wakaf secara utuh. Wakaf, kata dia, bukan sekadar aktivitas seremonial atau simbolik, melainkan tonggak sejarah sekaligus fondasi masa depan peradaban Islam.

“Wakaf adalah kekuatan untuk memastikan dakwah dan perjuangan agama ini bisa berjalan panjang lintas generasi,” tuturnya.

Ustaz Nur Syahid juga menyampaikan pengalamannya selama bolak-balik ke Tanah Suci. Ia mengaku tidak pernah secara khusus mengajak jamaah untuk wakaf Alquran di sana. Ajakan yang paling sering ia sampaikan justru sebatas berbagi makanan bagi para musafir sebagai bentuk memuliakan tamu-tamu Allah.

Wakaf Mushaf di Arab Saudi Bukan Prioritas, Banyak yang Lebih Membutuhkan

Namun demikian, ia menegaskan bahwa persoalannya bukan membandingkan jenis sedekah atau wakaf, melainkan soal prioritas. Umat Islam, menurutnya, perlu bertanya secara jujur: siapa yang lebih membutuhkan wakaf Alquran?

“Lebih butuh mana, jamaah haji dan umrah di Saudi atau saudara-saudara kita di pelosok?” ujarnya.

Ia menekankan bahwa dakwah Alquran tidak berhenti pada membagikan mushaf kepada musafir. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana Alquran diajarkan, dikenalkan, dan dihadirkan dalam kehidupan sehari-hari—di rumah tangga, keluarga, hingga pendidikan anak-anak—agar lahir generasi Qurani di masa depan.

“Itu PR kita bersama, PR jangka panjang,” katanya.

Dalam pesannya, Ustaz Nur Syahid secara khusus mengajak umat Islam untuk merenungkan kembali arah wakaf Alquran. Ia menyebut Aceh sebagai salah satu wilayah yang sangat membutuhkan mushaf Alquran. Banyak meunasah dan dayah di daerah tersebut, katanya, yang kondisi Qurannya sudah rusak dan tidak layak pakai.

“Saya mau mengajak kita berwakaf Quran untuk Aceh. Tapi yang lebih penting dari ajakan itu adalah kita semakin cerdas dalam berwakaf,” ucapnya.

Ia menutup dengan penegasan bahwa wakaf bukan semata soal mushaf Alquran sebagai benda, melainkan bagaimana wakaf tersebut berkontribusi dalam menegakkan peradaban Alquran bagi masa depan umat dan generasi selanjutnya.

“Kalau kita tepat menentukan prioritas—di mana kita salurkan, di mana kita gerakkan—insya Allah wakaf kita lebih bermanfaat dan benar-benar menjadi amal jariah,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klinik Memori, Layanan Kesehatan Baru Saudi untuk Jemaah dengan Gangguan Kognitif Hingga Demensia

    Klinik Memori, Layanan Kesehatan Baru Saudi untuk Jemaah dengan Gangguan Kognitif Hingga Demensia

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 294
    • 0Komentar

    MEKKAH – Gebrakan baru diambil Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya bagi jemaah haji dan umrah. Badan Kesehatan Mekkah resmi membuka Klinik Memori Mekkah di Rumah Sakit Raja Abdulaziz, bekerja sama dengan King Abdullah Medical City. Klinik tersebut menjadi fasilitas khusus untuk diagnosis dan perawatan dini gangguan memori, mulai dari gangguan kognitif […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Asal Polman Wafat 30 Menit Sebelum Pesawat Mendarat di Makassar

    Jemaah Haji Asal Polman Wafat 30 Menit Sebelum Pesawat Mendarat di Makassar

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 291
    • 0Komentar

    POLMAN – Duka menyelimuti kepulangan jemaah haji Kloter 11 Embarkasi Makassar. Salah seorang jemaah, Kanjama Supa (77), asal Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, meninggal dunia di atas pesawat, hanya sekitar 30 menit sebelum mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis 19 Juni 2025 dini hari. Kanjama sempat mengalami gangguan kesehatan jelang […]

    Bagikan Berita:
  • Demi Kenyamanan, Sint Travel Inapkan Jemaah 3 Hari di Tengah Penundaan Penerbangan

    Demi Kenyamanan, Sint Travel Inapkan Jemaah 3 Hari di Tengah Penundaan Penerbangan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 143
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada operasional penerbangan dari dan ke Arab Saudi memaksa sejumlah penyelenggara perjalanan umrah mengambil langkah cepat demi menjamin keselamatan dan kenyamanan jemaah. Salah satunya dilakukan SINT Travel, perusahaan travel umrah asal Makassar. Sejumlah jemaah SINT Travel yang dijadwalkan kembali ke Indonesia awal Maret 2026 terpaksa […]

    Bagikan Berita:
  • Gaji ASN Kemenhaj Nunggak Gara-gara Masalah Administrasi

    Gaji ASN Kemenhaj Nunggak Gara-gara Masalah Administrasi

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 156
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar, merespons soal temuan sejumlah ASN Kementerian Agama yang berpindah ke Kementerian Haji dan Umrah mengalami masalah keterlambatan pembayaran gaji. Temuan gaji ASN Kemenhaj telat dua bulan awalnya disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Wachid saat rapat kerja dengan Kementerian Haji dan Umrah. Ia berharap […]

    Bagikan Berita:
  • Lompati Pagar Pembatas Bisa Kena Denda 1.000 Riyal, Ini Daftar Denda Pelanggaran yang Dirilis Saudi

    Lompati Pagar Pembatas Bisa Kena Denda 1.000 Riyal, Ini Daftar Denda Pelanggaran yang Dirilis Saudi

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 324
    • 0Komentar

    SAUDI – Arab Saudi semakin memperketat aturan perilaku dan kesopanan publik. Salah satu poin yang jadi sorotan adalah larangan keras memainkan musik saat waktu salat. Siapa pun yang melanggar bakal dikenai denda 1.000 riyal (sekitar Rp4,2 juta) untuk pelanggaran pertama dan 2.000 riyal (Rp8,4 juta) jika mengulangi. Mengutip dari theislamicinformation, Aturan ini diumumkan otoritas pengawas […]

    Bagikan Berita:
  • Barang Kecil tapi Penting Dibawa saat Umrah, Jangan Sampai Ketinggalan

    Barang Kecil tapi Penting Dibawa saat Umrah, Jangan Sampai Ketinggalan

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 293
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Ketika anda bersiap untuk berangkat umrah, banyak barang-barang yang terkadang dianggap sepele padahal justru bikin panik karena ketinggalan saat sudah berada di Tanah Suci. Terkadang jemaah terlalu fokus pada barang-barang besar seperti gamis, sajadah, tas atau dokumen penting. Padahal, justru barang-barang kecil yang sering dianggap sepele bisa sangat membantu kelancaran ibadah di Tanah […]

    Bagikan Berita:
expand_less