Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Musyrif Dini Haji 2026 Afifuddin Harisah Luruskan Isu Penyelewengan Dana Dam Jemaah

Musyrif Dini Haji 2026 Afifuddin Harisah Luruskan Isu Penyelewengan Dana Dam Jemaah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 119
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Isu dugaan penyelewengan dana dam haji yang melibatkan oknum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir.
Akan tetapi, Musyrif Dini Haji 2026, Afifuddin Harisah, menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak dapat digeneralisasi sebagai penipuan, melainkan lebih kepada proses penyesuaian terhadap kebijakan baru pemerintah terkait pelaksanaan dam.

Dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (9/6/2026), Afifuddin menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi kini mewajibkan pembayaran dan pelaksanaan dam melalui lembaga resmi Adahi. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menciptakan sistem yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

“Tidak ada penipuan. Yang ada adalah prosedurnya yang belum sepenuhnya dipahami dan dirapikan,” ujar Afifuddin.

Menurutnya, pada tahun-tahun sebelumnya jemaah memiliki beberapa alternatif dalam menunaikan dam. Namun mulai musim haji tahun ini, seluruh mekanisme dam di Tanah Suci dipusatkan melalui Adahi guna mencegah praktik-praktik yang berpotensi menimbulkan kecurigaan.

“Sebelumnya memang ada beberapa pilihan. Tahun ini dirapikan supaya tidak ada lagi hal-hal yang tidak diinginkan. Semua dam di Tanah Suci dipusatkan melalui Adahi,” jelasnya.

Afifuddin mengakui masih ada sebagian masyarakat yang terbiasa dengan pola lama, yakni ingin menyaksikan langsung proses penyembelihan hewan dam. Namun dalam sistem baru, seluruh proses dikelola oleh lembaga resmi sehingga tidak lagi memungkinkan jemaah mengikuti atau menyaksikan penyembelihan secara langsung.

Meski demikian, ia memastikan bahwa dam yang dibayarkan melalui lembaga resmi maupun pihak yang dipercaya tetap sah secara syariat. Menurutnya, kewajiban jemaah telah terpenuhi ketika dana diserahkan kepada lembaga yang amanah untuk melaksanakan penyembelihan.

“Semua pelaksanaan dam, baik di Tanah Suci maupun yang dipercayakan kepada lembaga resmi, sah karena dilakukan untuk memenuhi kewajiban haji tamattu’. Ketika dana sudah diserahkan kepada pihak yang amanah, maka kewajiban jemaah telah selesai,” katanya.

Ia menegaskan bahwa substansi ibadah dam adalah terlaksananya penyembelihan secara sah sesuai ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku.

“Jadi tidak ada penipuan. Hanya ada sebagian pihak yang masih mempertahankan cara lama, sementara sekarang sudah diarahkan ke sistem yang baru dan lebih baik. Semua sudah terkendali dan hajinya tetap sah,” tegas Afifuddin.

Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap adanya dugaan penyimpangan pembayaran dam oleh oknum KBIHU. Modus yang diduga terjadi adalah menarik biaya dam dari jemaah sebesar 720 riyal, namun tidak seluruh dana tersebut disetorkan ke Adahi.

Menurut Dahnil, sebagian dana diduga digunakan untuk membeli hewan dam melalui pihak lain dengan harga lebih rendah, sementara selisihnya diambil oleh oknum yang terlibat. Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah jemaah mengaku tidak menerima bukti pembayaran resmi dari Adahi.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan akan menelusuri kasus tersebut secara menyeluruh. Jika terbukti terjadi pelanggaran, pemerintah akan menjatuhkan sanksi administratif hingga pidana, termasuk pencabutan izin operasional KBIHU yang terlibat.

Meski demikian, Afifuddin meminta masyarakat dan jemaah tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa seluruh pengelolaan dam bermasalah. Ia menegaskan bahwa mayoritas pelaksanaan dam berjalan sesuai aturan dan kewajiban ibadah para jemaah tetap sah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Hari di Madinah, Jemaah Tazkiyah Tour Perbanyak Ibadah di Tempat Suci dan Teladani Istiqamah Rasulullah

    Enam Hari di Madinah, Jemaah Tazkiyah Tour Perbanyak Ibadah di Tempat Suci dan Teladani Istiqamah Rasulullah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 184
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Hingga hari keenam di Kota Madinah, jemaah haji khusus Tazkiyah Tour telah menjalani berbagai rangkaian ibadah dan aktivitas spiritual. Momen ini dimanfaatkan para jemaah untuk memperbanyak amalan sekaligus meneladani sikap istiqamah Rasulullah SAW selama berada di kota suci. Selama enam hari di Kota Madinah, jemaah Tazkiyah Tour mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah dan menapaktilasi […]

    Bagikan Berita:
  • Lima Gerbang Masuk ke Masjidilharam, Manakah Akses Tercepat ke Kabah?

    Lima Gerbang Masuk ke Masjidilharam, Manakah Akses Tercepat ke Kabah?

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 625
    • 0Komentar

    SAUDI – Masjidil Haram menjadi pusat ibadah umat Islam dari seluruh dunia. Dengan luas yang terus diperluas hingga kini memiliki lebih dari 200 pintu, ada lima gerbang utama yang wajib dikenali jemaah haji maupun umrah agar tidak tersesat di tengah lautan manusia. Gerbang-gerbang itu adalah King Abdulaziz Gate, King Fahd Gate, King Abdullah Gate, Umrah […]

    Bagikan Berita:
  • Pelayanan Haji 2025 Didesak Dievaluasi karena Sistem Syarikah, Ada Apa?

    Pelayanan Haji 2025 Didesak Dievaluasi karena Sistem Syarikah, Ada Apa?

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 628
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mulai tahun 2025, pemerintah melalui Kementerian Agama, memberlakukan aturan baru tata pelaksanaan Ibadah Haji. Jika sebelumnya, urusan pelayanan jemaah haji di Arab Saudi khususnya di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) ditangani oleh lembaga khusus yakni Mashariq, kini ditangani oleh beberapa syarikah atau perusahaan swasta. Namun, sistem terbaru ini rupanya memicu persoalan baru. Sejumlah […]

    Bagikan Berita:
  • Dimediasi Kemenhaj Terkait Jemaah Batal Berangkat, Travel Jgroup Tidak Hadir

    Dimediasi Kemenhaj Terkait Jemaah Batal Berangkat, Travel Jgroup Tidak Hadir

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Terkini, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI turun tangan memfasilitasi mediasi terkait pengaduan penundaan keberangkatan jemaah umrah dan pengembalian dana yang belum terselesaikan. Namun, upaya mediasi yang digelar di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis (20/8/2026), belum mempertemukan kedua pihak. PT Jgrup Amanah Wisata selaku pihak yang diadukan tidak hadir dalam pertemuan tersebut dengan alasan […]

    Bagikan Berita:
  • Layanan Medis di Makkah Selama Musim Haji 2025 Tuai Pujian, 97,7 Persen Jamaah Puas

    Layanan Medis di Makkah Selama Musim Haji 2025 Tuai Pujian, 97,7 Persen Jamaah Puas

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 473
    • 0Komentar

    JAKARTA – Layanan kesehatan selama musim haji 1446 H/2025 M di bawah koordinasi Makkah Health Cluster mendapat apresiasi yang tinggi dari jemaah. Berdasarkan data dari Hajj Satisfaction Assessment Platform, tingkat kepuasan jamaah mencapai 97,7 persen. Dilansir Saudigazette, Kamis 12 Juni 2025, penilaian tersebut berasal dari survei digital yang diakses melalui QR code. Jamaah dapat mengisi […]

    Bagikan Berita:
  • Indeks Kepuasan Haji Indonesia 2025: Sedikit Lebih Baik dari Tahun Lalu

    Indeks Kepuasan Haji Indonesia 2025: Sedikit Lebih Baik dari Tahun Lalu

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 577
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini merilis Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) 2025. Hasilnya mencapai 88,46 dan masuk dalam kategori sangat memuaskan. Angka ini sedikit lebih baik dari tahun lalu, atau meningkat 0,26 poin. “Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) Tahun 2025 mencapai 88,46. Secara umum, jemaah haji Indonesia telah menerima semua […]

    Bagikan Berita:
expand_less