Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Empat Poin Penting dari Arab Saudi untuk Perbaikan Haji Indonesia 2025

Empat Poin Penting dari Arab Saudi untuk Perbaikan Haji Indonesia 2025

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
  • visibility 677
  • print Cetak

SAUDI – Arab Saudi menyampaikan sejumlah catatan penting kepada Indonesia terkait pelaksanaan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M. Dalam forum evaluasi resmi yang digelar di Jeddah, Arab Saudi menyoroti beberapa aspek teknis dan manajerial, serta menyampaikan kemungkinan penyesuaian kuota haji Indonesia pada musim haji berikutnya.

Pertemuan tersebut mempertemukan Deputi Menteri Haji Arab Saudi dengan Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) RI, Mochamad Irfan Yusuf, pada Selasa (10/6/2025), sebagai bagian dari evaluasi haji 2025 sekaligus awal dari persiapan haji tahun 2026.

Berikut empat poin utama yang menjadi perhatian Arab Saudi terhadap pelaksanaan haji Indonesia tahun ini:

1. Evaluasi Ketat terhadap Kinerja Operasional

Pemerintah Arab Saudi menyampaikan kritik tajam terhadap pelaksanaan haji Indonesia tahun 2025. Mereka menilai masih terdapat kekurangan dalam pengelolaan teknis di lapangan.

“Mereka menyampaikan melalui Deputi Kerja Sama Lembaga dan Luar Negeri bahwa pelaksanaan haji Indonesia tahun ini dinilai kurang optimal,” ujar Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam konferensi pers di Kantor BP Haji, Jl Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu 11 Juni 2025.

Dahnil menyebut pernyataan itu sebagai peringatan serius, apalagi disertai dengan kemungkinan pengurangan kuota haji.

“Yang mengejutkan kami adalah adanya wacana pengurangan kuota, karena mereka menilai terdapat banyak kekurangan dalam tata kelola haji tahun ini,” tambahnya.

2. Transparansi Data Kesehatan Jemaah Disorot

Sorotan berikutnya adalah soal keterbukaan data kesehatan jemaah. Arab Saudi mempertanyakan mengapa masih ditemukan jemaah dalam kondisi kritis, bahkan ada yang meninggal dunia saat penerbangan menuju Tanah Suci.

Sebagaimana diketahui, seluruh jemaah yang wafat selama pelaksanaan haji akan dimakamkan di Arab Saudi dan tidak dipulangkan ke Indonesia.

3. Penegakan Standar Istitha’ah Ditekankan

Pemerintah Saudi juga memberikan perhatian pada aspek istitha’ah—kelayakan jemaah untuk berangkat haji dari sisi kesehatan dan kesiapan fisik. Mereka menilai banyak jemaah yang sebenarnya belum memenuhi standar tersebut.

Pihak BP Haji menyatakan akan menjadikan hal ini sebagai bahan evaluasi internal untuk pembenahan kebijakan seleksi jemaah ke depan.

4. Permasalahan Teknis di Lokasi Puncak Haji

Catatan terakhir berkaitan dengan kendala teknis saat puncak pelaksanaan haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Mulai dari keterlambatan transportasi hingga distribusi logistik seperti akomodasi dan konsumsi masih menjadi perhatian utama.

Salah satu peristiwa yang paling disorot adalah keterlambatan bus di Muzdalifah yang menyebabkan banyak jemaah harus berjalan kaki ke Mina. Bahkan, sejumlah jemaah dilaporkan tidak mendapatkan tenda untuk beristirahat.

Wacana Pengurangan Kuota hingga 50 Persen

Sebagai tindak lanjut dari evaluasi tersebut, Arab Saudi dikabarkan mempertimbangkan opsi pengurangan kuota jemaah haji Indonesia hingga 50 persen untuk musim haji 2026. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala BP Haji RI.

“Ada kemungkinan pengurangan kuota hingga 50 persen dari pihak Saudi. Kami sedang bernegosiasi karena pengelolaan haji tahun depan akan sepenuhnya dialihkan dari Kementerian Agama ke BP Haji. Kami juga tengah menyiapkan sistem manajemen baru,” ujar Mochamad Irfan Yusuf, Selasa (10/6/2025).

Saat ini belum ada keputusan resmi terkait besaran kuota haji tahun depan. BP Haji berharap justru ada penambahan kuota, seiring dengan reformasi tata kelola dan sistem layanan yang tengah disusun.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berangkat Haji Berdua Pulang Bertiga, Pasangan Jemaah Asal Lumajang Ini Dikaruniahi Buah Hati saat Tawaf

    Berangkat Haji Berdua Pulang Bertiga, Pasangan Jemaah Asal Lumajang Ini Dikaruniahi Buah Hati saat Tawaf

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 475
    • 0Komentar

    JAKARTA – Berangkat haji berdua, Tristy Erlinawati dan Fachrizal Rahmad, jemaah asal Lumajang, kini pulang bertiga pada Selasa 2 September 2025 lalu. Tristy melahirkan saat menjalankan ibadah haji pada Juni lalu, dan membuat mereka baru bisa pulang tiga bulan setelahnya, karena proses pemulihan yang panjang. Pasangan ini bersama anaknya, akhirnya tiba di Asrama Haji Surabaya […]

    Bagikan Berita:
  • Kapal Pesiar Umrah Akan Singgah di Banda Aceh Sebelum Tiba di Jeddah

    Kapal Pesiar Umrah Akan Singgah di Banda Aceh Sebelum Tiba di Jeddah

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 380
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Berangkat umrah dengan kapal laut, biasanya dilakukan umat Islam pada era 1950-an. Berbeda dengan di masa kini, ketika umat Muslima hampir semuanya naik pesawat komersil yang trafiknya tinggi dan sudah ekonomis. Kini, berangkat umrah dengan kapal laut kemungkinan mulai digandrungi lagi, bukan dengan susah payah berjuang menuju Tanah Suci. Tapi perjalanannya akan lebih […]

    Bagikan Berita:
  • Kereta Gantung ke Gua Hira Ditargetkan Beroperasi Akhir 2025

    Kereta Gantung ke Gua Hira Ditargetkan Beroperasi Akhir 2025

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 530
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Arab Saudi bersiap meluncurkan kereta gantung pertama yang menuju Gua Hira, menjadikan perjalanan ke Jabal Nur jauh lebih mudah dan cepat. Jika sebelumnya pengunjung harus mendaki lebih dari dua jam dan menapaki sekitar 1.700 anak tangga, kini perjalanan itu akan ditempuh kurang dari 10 menit melalui proyek ambisius Hira Cultural District. Proyek raksasa […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Pesawat Garuda Delay Berjam-jam, Garuda Dapat Keluhan Sejumlah Jemaah Haji Asal Banten

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 110
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sejumlah jemaah haji asal Banten mengeluhkan keterlambatan pesawat Garuda Indonesia yang membawa mereka pulang ke Tanah Air dari Arab Saudi. Penerbangan Garuda Indonesia nomor GA 7603 rute Jeddah–Jakarta yang mengangkut jemaah Embarkasi Banten (JKB 02) dilaporkan mengalami penundaan selama beberapa jam di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Keterlambatan yang terjadi sejak Selasa (2/6/2026) […]

    Bagikan Berita:
  • Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Akan Siapkan Area Khusus Jemaah Umrah dan Pengantarnya

    Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Akan Siapkan Area Khusus Jemaah Umrah dan Pengantarnya

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 726
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Pengelola Bandara di Makassar, PT Angkasa Pura I bakal menyiapkan area khusus untuk jamaah umrah dan pengantarnya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengungkapkan, prosesnya sudah berjalan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. “Kami akan buat area khusus untuk jamaah umrah dan pengantarnya, ini […]

    Bagikan Berita:
  • Masjidil Haram Terapkan Jadwal Terbaru Masuk Hijr Ismail, Jemaah Pria dan Wanita Diatur Terpisah

    Masjidil Haram Terapkan Jadwal Terbaru Masuk Hijr Ismail, Jemaah Pria dan Wanita Diatur Terpisah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 83
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi resmi memberlakukan pengaturan waktu khusus bagi jemaah yang ingin beribadah di area Hijr Ismail, salah satu lokasi paling istimewa di samping Kakbah. Kebijakan tersebut membagi jadwal kunjungan antara jemaah pria dan wanita guna mengurangi kepadatan serta meningkatkan kenyamanan beribadah di kawasan suci Masjidil Haram. Berdasarkan […]

    Bagikan Berita:
expand_less