Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Jangan Saling Menyakiti demi Mencium Hajar Aswad, Habib Husein Hadar Ingatkan Mudaratnya

Jangan Saling Menyakiti demi Mencium Hajar Aswad, Habib Husein Hadar Ingatkan Mudaratnya

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • visibility 347
  • print Cetak

SAUDI – Ada fenomena yang sering muncul di balik tingginya ambisi sejumlah jemaah untuk mencium Hajar Aswad. Salah satu bagian dari bangunan Kabah itu diperebutkan jemaah yang berada di tengah-tengah Masjidilharam Mekkah.

Saking besarnya antusias untuk mencium Hajar Aswad, banyak yang berebutan, saling sikut-sikutan, bahkan ada yang memanjat punggung jemaah lain demi bisa memenuhi amalan Sunnah itu.

Pendakwah, Habib Husein Hadar pun mengingatkan jamaah haji agar tidak berlomba-lomba mencium Hajar Aswad sampai melukai diri sendiri maupun orang lain.

Melalui akun media sosialnya pada 3 Oktober 2025, ia menegaskan bahwa mencium Hajar Aswad adalah sunnah. Kewajiban yang diajarkan agama adalah adalah menjaga keselamatan dan tidak menyakiti sesama.

Menurut Habib Husein, tradisi mencium Hajar Aswad bersumber dari ajaran Nabi Muhammad ﷺ, namun tindakan tersebut tidak boleh dilakukan dengan cara memaksakan diri, berdesakan, atau melakukan gerakan yang membahayakan orang lain.

“Mencium Hajar Aswad adalah sunnah, tapi tidak menyakiti sendiri dan orang lain adalah kewajiban,” ujarnya.

Ia juga mengutip ucapan Sayyidina ‘Umar, sahabat Nabi SAW, yang menyatakan bahwa Hajar Aswad hanyalah sebuah batu yang tidak memberi manfaat maupun madharat.

“Kata Sayiidina Umar, sungguh Hajar Aswad itu sejatinya adalah batu yang tidak bisa memberi manfaat dan tidak bisa memberi keburukan. Jika bukan karena Muhammad SAW yang menciumnya, maka aku tidak akan menciumnya.

Kita mencium Hajar Aswad karena ajaran Nabi Muhammad SAW, yang juga mengajarkan kita bahwa iman itu memiliki 60 hingga 70 cabang. Cabang pertama adalah Syahadat, cabang terakhir memberi jalan bagi orang yang membutuhkan jalan atau memindahkan duri, agar menyelamatkan orang lain.

Oleh karena itu, saat berupaya melakukan sunnah seperti mencium Hajar Aswad, jamaah diwajibkan mengutamakan keselamatan: “Kewajiban kita bukan mencelakai orang dan diri sendiri… mencium Hajar Aswad adalah sunnah yang dilakukan perlahan, tanpa menyakiti siapa pun.”

Ia pula merujuk pada pandangan Ibnu Abbas yang bahkan tidak menganjurkan perempuan mencium Hajar Aswad dalam kondisi kerumunan yang padat, dengan alasan keselamatan dan menghindari tindakan yang melekat aksi perebutan yang membahayakan.

Pesan praktis yang diulang adalah agar tidak melakukan tindakan berlebihan demi sebuah sunnah sehingga membahayakan diri dan orang lain.

Sebagai penutup, Habib Husein mengingatkan jamaah untuk bertakwa kepada Allah sejauh kemampuan masing-masing, merujuk pada lafaz “ittaqullahā ma istata‘tum”, dan menempatkan keselamatan, adab, serta etika sosial di atas segala bentuk unjuk ritual.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 335
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan aturan medis yang jauh lebih ketat untuk pelaksanaan Haji 2026 mendatang. Pemerintah Kerajaan sebelumnya telah menegaskan bahwa jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu tidak lagi diizinkan menunaikan ibadah haji. Jika petugas haji menemukan ada jemaah yang tiba dalam kondisi tidak layak (unfit), akan langsung dipulangkan ke negara asalnya, dan […]

    Bagikan Berita:
  • Travel Haji Risma Belum Bayar Penginapan dan Tiket Pulang Belum Jelas, 44 Jemaaahnya Telantar di Hotel

    Travel Haji Risma Belum Bayar Penginapan dan Tiket Pulang Belum Jelas, 44 Jemaaahnya Telantar di Hotel

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 224
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sebanyak 44 jemaah umrah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) kini terkatung-katung di Makkah, Arab Saudi, tanpa kepastian kepulangan. Hingga kini, mereka belum mengantongi tiket pulang, sementara biaya hotel tempat mereka menginap juga belum dibayarkan oleh pihak travel. Kondisi ini membuat para jemaah berada dalam tekanan. Pihak hotel terus menagih pembayaran, bahkan sempat melakukan penyitaan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Tidak Perlu Repot Urusan Bagasi: Tinggal Belanja, Barang Langsung Dikirim ke Tanah Air

    Jemaah Haji Khusus Tazkiyah Tour Tidak Perlu Repot Urusan Bagasi: Tinggal Belanja, Barang Langsung Dikirim ke Tanah Air

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 543
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Managing Director Tazkiyah Group, H. Adnan Syamsuddin, mengungkapkan salah satu strategi yang diterapkan pihaknya memudahkan para jemaah haji khusus dengan membangun kerja sama dengan PT Pos terkait pengiriman barang belanjaan jemaah. Dengan kerja sama tersebut, Jemaah tidak lagi repot membawa sendiri barang-barang belanjaannya. Mereka tinggal pilih barang yang mau dibeli di Madinah, barang-barang […]

    Bagikan Berita:
  • Terungkap, Masalah Keterlambatan PK Haji Khusus adalah Input Data BPJS Kesehatan

    Terungkap, Masalah Keterlambatan PK Haji Khusus adalah Input Data BPJS Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 324
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Asbab keterlambatan Pengembalian Keuangan (PK) jemaah Haji Khusus diungkap pemerintah. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) mengungkap bahwa hambatan utama selama ini bersumber dari proses verifikasi dan input data kepesertaan BPJS Kesehatan. Melalui unggahan di akun Instagram resminya pada Jumat (23/1/2026), Kemenhaj menjelaskan bahwa tahapan verifikasi BPJS Kesehatan menjadi titik krusial yang […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Klarifikasi Isu Umrah Melalui Asrama Haji: Itu Cuma Opsi Bukan Mandatory

    Dahnil Klarifikasi Isu Umrah Melalui Asrama Haji: Itu Cuma Opsi Bukan Mandatory

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 272
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa rencana pelaksanaan umrah melalui asrama haji bukan kebijakan wajib. Skema tersebut, kata dia, hanya opsi tambahan untuk memudahkan jemaah melalui layanan one stop service. “Itu bukan mandatory, tapi pilihan. Tujuannya memudahkan jemaah yang ingin layanan satu pintu. Kami justru mendorong diversifikasi layanan terbaik bagi jemaah,” ujar Dahnil, kemarin. […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tindak Tegas Oknum KBIHU Nakal Demi Lindungi Jemaah dan Berantas Praktik Haji Non-Prosedural

    Kemenhaj Tindak Tegas Oknum KBIHU Nakal Demi Lindungi Jemaah dan Berantas Praktik Haji Non-Prosedural

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 88
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengambil langkah tegas dalam menertibkan berbagai praktik pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji. Langkah ini mencakup penertiban dan pembinaan terhadap sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta oknum petugas yang terindikasi melakukan penyimpangan dan dugaan penipuan terkait pengelolaan Dam, […]

    Bagikan Berita:
expand_less