Saudi Minta Vaksin Meningitis Sebelum Berangkat, Bukan Saat di Tanah Suci
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Jum, 20 Feb 2026
- visibility 90

HAMRANEWS — Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan pentingnya perlindungan kesehatan bagi jamaah umrah, terutama selama bulan Ramadhan yang kerap diwarnai lonjakan kepadatan di Tanah Suci. Salah satu langkah pencegahan utama yang ditekankan adalah vaksinasi meningitis sebelum keberangkatan, bukan setelah tiba di Arab Saudi.
Melalui imbauan resmi, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan bahwa vaksin meningitis merupakan bagian krusial dari upaya melindungi jamaah dari risiko penularan penyakit menular di area dengan mobilitas dan interaksi tinggi.
Kementerian menjelaskan, kepadatan jamaah di tempat-tempat suci meningkatkan potensi penyebaran penyakit infeksi. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah meningitis atau radang selaput otak, yang dapat menular melalui droplet atau percikan pernapasan. Tanpa pencegahan, penyakit ini berisiko menimbulkan komplikasi kesehatan yang berat.
Karena itu, vaksinasi dipandang sebagai langkah paling efektif untuk menjaga keselamatan jamaah umrah selama menjalankan ibadah.
Vaksin Dianjurkan Diterima Sebelum Keberangkatan
Dalam pernyataannya melalui akun resmi di X, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyarankan agar vaksin meningitis diberikan paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan umrah. Jeda waktu ini diperlukan agar tubuh memiliki kesempatan membentuk kekebalan secara optimal sebelum jamaah berada di Tanah Suci.
Kementerian juga menyampaikan bahwa vaksin meningitis memiliki masa perlindungan hingga lima tahun. Artinya, jamaah yang telah menerima vaksin dalam rentang waktu tersebut tidak perlu mengulang dosis selama masa perlindungan masih berlaku.
Selain melindungi individu, vaksinasi ini dinilai berperan penting dalam menekan risiko penyebaran infeksi di tengah kerumunan jamaah umrah.
Akses Vaksin Melalui Aplikasi Sehhaty
Untuk mempermudah layanan, calon jamaah diimbau membuat janji vaksinasi melalui aplikasi Sehhaty. Setelah itu, jamaah dapat mendatangi klinik yang ditunjuk untuk menerima vaksin meningitis.
Di akhir imbauannya, Kementerian Kesehatan Arab Saudi menekankan bahwa kepatuhan terhadap panduan kesehatan dan vaksinasi mencerminkan kepedulian jamaah terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Dengan langkah pencegahan ini, pelaksanaan ibadah umrah diharapkan berlangsung aman, tertib, dan sehat.
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli



