Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

Transaksi Pakai QRIS di Arab Saudi Sudah Bisa, Tapi Masih Lebih Mahal Dibanding Pakai Riyal

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
  • visibility 548

MADINAH – Meskipun belum resmi dibuka transaksi melalui QRIS antarnegara, atau QR Cross Border, namun sudah ada toko di Arab Saudi yang menggunakan barcode QRIS dari Bank Indonesia untuk transaksi. Toko apalagi kalau bukan Ali Murah, salah satu tempat perbelanjaan yang terkenal bagi jemaah Indonesia.

Salah satu influencer Makassar, Iksan Bangsawan, membagikan pengalamannya mencoba berbelanja dengan menggunakan fasilitas QRIS di toko milik Boss Salahuddin atau Ali Mohammad Syarif tersebut. Dan, hasilnya berhasil terbayar.

“Kita lagi ada di Toko Ali Murah Madinah, belanja pakai QRIS Indonesia,” ungkap Iksan Bangsawan lewat videonya di media sosial.

Dia pun menjelaskan cara transaksi dengan QRIS, seperti umumnya yang dilakukan di Indonesia, yakni scan barcode lalu masukkan pin.

Iksan menunjukkan belanjaannya yang mencapai Rp150.000 di Toko Ali murah, yang sukses terbayar lewat QRIS. “QRIS tenyata sudah sampai di Arab Saudi,” ungkapnya.

Iksan Bangsawan mengungkapkan, meskipun bisa pakai QRIS, namun belanja pakai riyal cenderung lebih murah.

“Bener lebih baik bayar langsung pake mata uang riyal. Ini konten sifatnya informasi bahwa ada QRIS. Bukan tentang murah dan mahal,” ungkapnya lagi.

Dijelaskan juga oleh Iksan, bahwa beberapa toko di Madinah memang selama menerima uang rupiah.

QRIS Cross Border Indonesia Berlaku 2026

Bank Indonesia sebelumnya telah mengumumkan kerja sama pembayaran lintas negara melalui QRIS dengan Arab Saudi. Fasilitas QRIS Cross Border Indonesia–Arab Saudi tersebut dijadwalkan resmi berlaku mulai tahun 2026, sehingga jemaah umrah maupun haji bisa langsung bertransaksi tanpa harus menukar uang ke riyal terlebih dahulu.

Kerja sama ini menjadi bagian dari program internasionalisasi QRIS setelah sukses diterapkan antara Indonesia dengan Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Sehingga jamaah Indonesia cukup memindai barcode QRIS di merchant resmi di Arab Saudi, dan pembayaran akan langsung terdebet dalam rupiah sesuai kurs yang berlaku.

Penerapan sistem ini diharapkan mempermudah transaksi, mengurangi biaya penukaran mata uang, serta memberi kenyamanan lebih bagi jutaan jemaah haji dan umrah asal Indonesia setiap tahunnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SAUDI – Evaluasi sistem syarikah menjadi salah satu perhatian Badan Penyelenggara (BP) Haji terkait pelaksanaan ibadah tahun depan. Lembaga yang resmi mengambil alih pelaksanaan haji dari Kemenag itu, akan menggandeng dua atau tiga syarikah dalam pelaksanaan Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengatakan keputusan ini diambil setelah […]

    Bagikan Berita:
  • Seleksi Petugas Haji 2026 untuk Penempatan Arab Saudi Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, Cara Daftar dan Formasi

    Seleksi Petugas Haji 2026 untuk Penempatan Arab Saudi Dibuka, Ini Jadwal, Syarat, Cara Daftar dan Formasi

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 65
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) akhirnya resmi membuka seleksi petugas haji atau PPIH (Penyelenggara Ibadah Haji) untuk penempatan Arab Saudi tahun 2026. Anda yang tertarik menjadi petugas haji di Makkah dan Madinah, bisa memulai pendaftaran pada 8 hingga 14 Desember 2025. Pendaftaran dilakukan secara online. Seleksi ini menjadi peluang bagi […]

    Bagikan Berita:
  • Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    Lebaran Haji 2026 Tersisa Berapa Bulan Lagi? Ini Jadwal Idul Fitri dan Idul Adha Tahun Depan

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 1.133
    • 0Komentar

    JAKARTA – Lebaran haji 2026 atau Idul Adha pada tahun depan akan jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Artinya, dengan menghitung dari sejak artikel ini diterbitkan, berarti lebaran haji 2026 tersisa 7 bulan 17 hari lagi. Adapun pemberangkatan jemaah haji, bisa berlangsung mulai sekitar 35 hari sebelum hari tersebut. Jika melihat timeline Ibadah Haji tahun […]

    Bagikan Berita:
  • RI dan Arab Saudi Sudah Sepakati Pengetatan Beberapa Aturan Haji, Berikut di Antaranya

    RI dan Arab Saudi Sudah Sepakati Pengetatan Beberapa Aturan Haji, Berikut di Antaranya

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 187
    • 0Komentar

    SAUDI – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntakdan Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat bertemu di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Mekkah. Pertemuan tersebut memperjelas kesepakatan terkait pengetatan regulasi pelaksanaan haji tahun depan, antara Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan […]

    Bagikan Berita:
  • Mengenal Tugas Askar di Tanah Suci dari Warna Seragamnya

    Mengenal Tugas Askar di Tanah Suci dari Warna Seragamnya

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 521
    • 0Komentar

    SAUDI – Bagi jutaan jemaah haji dan umrah yang datang dari berbagai penjuru dunia, kehadiran askar yang menertibkan jemaah di sekitar Masjidil Haram di Makkah adalah pemandangan biasa. Petugas Askar, menjalankan tugasnya untuk menjaga proses ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ribuan personel Askar selalu terlihat di berbagai titik, dan mudah dikenali lewat seragam […]

    Bagikan Berita:
  • Perjuangan Hasnah Bahar Tabung Uang Hasil Pelihara Bebek untuk Berhaji

    Perjuangan Hasnah Bahar Tabung Uang Hasil Pelihara Bebek untuk Berhaji

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 332
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Mengumpulkan uang untuk berhaji dari hasil usaha ternak bebek, adalah upaya yang tidak mudah bagi Hasnah Daeng Haya Bahar (62). Puluhan tahun lamanya, wanita asal Maros ini memelihara bebek di kolong rumahnya. Dia mendaftar haji pada 2011 silam dan baru pada tahun ini dia bisa berangkat. Itupun, sebenarnya dia masuk daftar cadangan untuk […]

    Bagikan Berita:
expand_less