Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dahnil Anzar Simanjuntak Ungkap ‘Kartel Haji’ yang Sudah Kompleks Sejak Lama dan Sulitnya Dibereskan

Dahnil Anzar Simanjuntak Ungkap ‘Kartel Haji’ yang Sudah Kompleks Sejak Lama dan Sulitnya Dibereskan

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 268

JAKARTA – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan alasan dirinya harus menggunakan istilah ‘Kartel Haji’ untuk mengungkapkan adanya pelaku praktik kecurangan atau fraud dalam penyelenggaraan haji di Indonesia selama ini.

Dalam wawancara di salah satu televisi swasta, dia mengungkpakan bahwa istilah tersebut bukan dimaksudkan untuk menodai kesucian ibadah haji, melainkan sebagai ungkapan kegelisahan dan emosi atas praktik-praktik kotor yang dilakukan oleh oknum dalam lingkaran penyelenggaraan perhajian.

Dahnil mengungkapkan, sejak awal penggunaan diksi “kartel haji”, ia mendapat banyak protes, terutama dari kelompok keagamaan.
Penolakan itu muncul karena istilah kartel selama ini identik dengan kejahatan terorganisir, sementara haji merupakan ibadah yang suci.

“Saya ketika menggunakan diksi kartel itu diprotes banyak orang, terutama kelompok agama. Karena konotasi haji itu kan ibadah yang baik, tapi kemudian saya dekatkan dengan istilah kartel,” ujar Dahnil.

Ia menegaskan bahwa istilah tersebut lahir dari luapan emosi dan keprihatinan mendalam. Menurutnya, sangat ironis ketika urusan ibadah yang sakral justru dikelola dengan cara-cara yang tidak bermoral.

“Sebenarnya itu ungkapan emosi. Kok ada orang yang harusnya mengurusi sesuatu yang suci, tapi berlaku kotor. Itu emosional,” lanjutnya.

Dahnil menekankan bahwa yang ia kritik bukanlah ibadah hajinya, melainkan perilaku sebagian pihak yang bermain dalam “circle” perhajian. Ia menyebut ibadah haji tetaplah suci, namun dinodai oleh oknum yang menjadikannya sebagai ladang keuntungan pribadi dan kelompok.

“Ibadahnya ini ibadah suci, tapi sayangnya dikotori oleh orang-orang yang bermain di circle perhajian itu dengan cara-cara yang kotor, ngambil keuntungan. Agama dijadikan komoditas oleh mereka,” tegas Dahnil.

Ia bahkan menyebut praktik tersebut sebagai bentuk komodifikasi spiritual, di mana nilai-nilai agama dimaterialisasi dengan cara-cara yang tidak masuk akal dan mencederai rasa keadilan umat.

“Ini kan komoditas spiritual, kemudian dimaterialisasi dengan cara-cara tidak masuk akal. Nah itulah yang kemudian saya sebut kartel haji. Orang-orang ini tega menjual agama, dalam tanda kutip, untuk kepentingan pribadi dan kelompok mereka,” katanya.

Lebih jauh, Dahnil mengungkapkan bahwa upaya pembenahan tata kelola haji justru membuat dirinya dan Wakil Menteri Haji lainnya menghadapi resistensi yang semakin besar. Alih-alih mendapat lebih banyak dukungan, ia mengaku jumlah “musuh” justru bertambah.

“Jadi wakil menteri haji itu… Gus Irfan (Menteri Haji) dan saya ngurus haji itu, saudara kami nggak nambah. Malah musuh kami nambah,” ujarnya.

Menurut Dahnil, hal itu terjadi karena ia dan Gus Irfan konsisten menolak segala bentuk permintaan khusus, termasuk permintaan dari kerabat, kolega organisasi, maupun orang-orang dekat, terkait percepatan antrean haji.

“Misalnya saudara saya minta tolong supaya antreannya jangan nunggu 10 tahun, jadi 5 tahun, pasti saya jawab nggak bisa. Orang organisasi saya atau siapapun minta, jawabannya juga nggak bisa,” ungkap Dahnil yang merupakan Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.

Sikap tegas tersebut, kata Dahnil, berujung pada cap negatif terhadap dirinya dan koleganya. Ia mengaku kerap disebut sombong, bahkan dijauhi oleh orang-orang yang sebelumnya dekat, hanya karena menolak praktik-praktik yang melanggar prinsip keadilan.

“Akhirnya kami disebut sombong, dan upaya-upaya perbaikan yang kami lakukan justru membuat kami dijauhi oleh orang-orang yang selama ini dekat dengan kami. Itu yang kami alami saat ini,” katanya.

Meski menghadapi tekanan dan perlawanan, Dahnil menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda bersih-bersih tata kelola perhajian, sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik-praktik menyimpang di sektor strategis negara.

Ia berharap publik dapat memahami konteks penggunaan istilah “Kartel Haji” sebagai kritik moral, sekaligus dukungan terhadap upaya reformasi agar penyelenggaraan ibadah haji kembali pada nilai amanah, keadilan, dan kesucian ibadah.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • I’tikaf Sepuluh Hari Akhir Ramadan, Cara Terbaik ‘Menepi’ dari Urusan-urusan Duniawi

    I’tikaf Sepuluh Hari Akhir Ramadan, Cara Terbaik ‘Menepi’ dari Urusan-urusan Duniawi

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 158
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah. Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan pada fase akhir Ramadan adalah i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai bentuk ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, zikir, dan doa. I’tikaf menjadi ibadah […]

    Bagikan Berita:
  • Berangkat Tanpa Visa Haji Pasti Tidak Tenang

    Berangkat Tanpa Visa Haji Pasti Tidak Tenang

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 660
    • 0Komentar

    MAKASSAR — Kerajaan Arab Saudi makin ketat soal legalitas jemaah haji. Petugas memeriksa di perbatasan, menyisir lorong-lorong kota, bahkan memasuki kamar-kamar hotel untuk memastikan ada tidaknya visa haji pada seseorang. Namun, tetap saja ada yang nekat. Tetap berupaya masuk Madinah atau Makkah dengan visa selain visa haji. Ada yang visa ziarah, visa kerja, dan jenis lainnya. […]

    Bagikan Berita:
  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    Saudi Pastikan Format Taraweh 10 Rakaat dan 3 Rakaat Witir Selama Ramadan 2026

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 210
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi melalui Otoritas Masjid Haramain memastikan bahwa shalat Taraweeh selama Ramadan 1447 H (2026 M) di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah akan dilaksanakan dalam format 10 rakaat. Keputusan ini menguatkan praktik tradisional yang selama ini dipraktikkan di dua masjid suci tersebut. Setiap malam sepanjang Ramadan, jamaah di Masjidil Haram […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    Jemaah Haji yang Ditemukan Tidak Sehat Bakal Dipulangkan Kembali ke Negaranya

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 261
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan aturan medis yang jauh lebih ketat untuk pelaksanaan Haji 2026 mendatang. Pemerintah Kerajaan sebelumnya telah menegaskan bahwa jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu tidak lagi diizinkan menunaikan ibadah haji. Jika petugas haji menemukan ada jemaah yang tiba dalam kondisi tidak layak (unfit), akan langsung dipulangkan ke negara asalnya, dan […]

    Bagikan Berita:
  • Tazkiyah Group Silaturahmi Alumni Jemaah di Gorontalo, Dihadiri Kakanwil Kemenag hingga Ketua KKSS

    Tazkiyah Group Silaturahmi Alumni Jemaah di Gorontalo, Dihadiri Kakanwil Kemenag hingga Ketua KKSS

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 544
    • 0Komentar

    GORONTALO — Manajemen holding perusahaan perjalanan haji dan umrah, Tazkiyah Group, menggelar acara silaturahmi, Minggu malam, 18 Mei 2025. Berkumpul bersama para alumni jemaah dari provinsi di bagian utara Pulau Sulawesi itu. Acara dikemas lebih santai, hangat, dan penuh kekeluargaan di Zarona Coffee, kafe milik H Asman Siregar, Pimpinan Tazkiyah Cabang Gorontalo. Silaturahmi yang meriah […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Buka Tahap Pemilihan Paket Haji Langsung 2026 via Nusuk Hajj, untuk Warga Negara Ini

    Arab Saudi Buka Tahap Pemilihan Paket Haji Langsung 2026 via Nusuk Hajj, untuk Warga Negara Ini

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 244
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi meluncurkan tahap preferensi paket layanan bagi jemaah dalam skema ‘Direct Hajj Program’ untuk musim Haji 2026. Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh kementerian melalui pernyataan resmi. Tahap ini dapat diakses melalui platform Nusuk Hajj dan memungkinkan calon jemaah dari negara-negara yang memenuhi syarat untuk meninjau serta membandingkan […]

    Bagikan Berita:
expand_less