Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dukung Ekosistem Haji, Kakanwil Kemenhaj Sulsel Sambut Positif Grand Opening Bursa Sajadah

Dukung Ekosistem Haji, Kakanwil Kemenhaj Sulsel Sambut Positif Grand Opening Bursa Sajadah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 8

HAMRANEWS – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan (Kemenhaj Sulsel), Ikbal Ismail menghadiri grand opening Bursa Sajadah, di Jalan Aeroppala Kota Makassar, Jumat 17 April 2027.

Bursa Sajadah ini merupakan toko perlengkapan haji, umrah dan oleh-oleh khas timur tengah terlengkap di Kota Makassar dengan harga yang relatif terjangkau.

Toko Bursa Sajadah Makassar ini mengusung konsep one-stop shopping dengan menawarkan pengalaman berbelanja yang nyaman dan modern.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menemukan berbagai oleh-oleh khas Timur Tengah seperti kurma, kacang-kacangan, cokelat, parfum, hingga aneka souvenir.

Produk yang ditawarkan pun semakin variatif, termasuk pilihan dari Turki, India, hingga camilan khas dari berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran Ikbal Ismail pada grand opening didampingi oleh owner Bursa Sajadah Makassar, HM Aras, merupakan bentuk dukungan terhadap UMKM. Apalagi pihaknya terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi haji.

Ikbal Ismail, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi mewujudkan “tri sukses haji”, khususnya pada sektor ekonomi.

“Grand opening ini menjadi bagian dari program Kementerian Haji dan Umrah. Salah satu tri sukses haji adalah bagaimana ekosistem ekonomi haji bisa berjalan dengan baik,” ujar Ikbal.

Ikbal menilai jumlah jamaah Indonesia yang besar merupakan potensi ekonomi yang harus dikelola agar manfaatnya kembali ke dalam negeri. Karena itu, Kemenhaj menghadirkan Bursa Sejadah untuk memenuhi kebutuhan jamaah, terutama oleh-oleh.

Ia menegaskan, jamaah kini tidak perlu lagi berbelanja di Mekkah atau Madinah. Bursa Sejadah telah menyediakan berbagai kebutuhan, mulai dari sajadah, kurma, hingga produk lainnya.

“Kami berharap jamaah umrah dan haji tidak perlu lagi repot belanja di sana. Semua sudah tersedia di sini,” jelasnya.

Ikbal mengungkapkan, jamaah Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap perputaran ekonomi haji, termasuk melalui pengiriman kargo. Ia menyebut kontribusi tersebut mencapai sekitar 60 persen.

Menurutnya, tingginya daya beli jamaah Indonesia membuat para pedagang di Mekkah dan Madinah mencari lokasi strategis yang dekat dengan mereka, termasuk jamaah asal Sulawesi dan Makassar.

Kondisi ini, lanjut Ikbal, membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan belanja di luar negeri.

Muh Aras menambahkan, kehadiran toko ini menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan tempat lain, mulai dari variasi produk hingga harga yang kompetitif.

“Pilihan di sini jauh lebih banyak, harganya juga lebih bersaing, dan tentu memudahkan teman-teman yang bergerak di travel haji dan umrah untuk berbelanja kebutuhan mereka,” ujarnya.

Aras menyampaikan, pembukaan cabang ini sengaja dipercepat untuk menyambut musim haji 2026. Menurutnya, momentum ini penting karena kebutuhan jamaah terhadap perlengkapan ibadah dan oleh-oleh meningkat signifikan.

“Kita kejar pembukaan ini karena bertepatan dengan musim haji. Jadi bukan hanya sajadah, tapi juga makanan khas Arab hingga berbagai kebutuhan lainnya sudah kita siapkan,” jelasnya.

Muh Aras juga menyoroti kebiasaan jamaah yang kerap kesulitan membawa oleh-oleh dari Tanah Suci karena keterbatasan bagasi. Ia menyebut, kehadiran Bursa Sajadah menjadi solusi praktis agar jamaah tidak perlu repot.

“Bagasi pesawat biasanya dibatasi sekitar 30 kilogram. Kalau beli oleh-oleh di sana, apalagi kurma, itu berat dan biaya kirimnya mahal. Di sini, semua sudah tersedia, jadi tidak perlu repot lagi,” katanya.

Selain itu, menurutnya, toko ini juga menjawab kebutuhan keluarga jamaah yang kerap meminta oleh-oleh. “Kalau ada yang terlambat minta oleh-oleh, tinggal datang ke sini. Mau tasbih, kurma, sampai air zamzam ukuran kecil juga tersedia,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    Presiden Maladewa Alokasikan 5 Persen Kuota Haji untuk Fakir Miskin, Gratis ke Tanah Suci

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 240
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Presiden Maladewa, Mohammed Muizzu punya program yang menarik untuk memberikan kesempatan berhaji bagi warga kurang mampu dengan mengalokasikan 5 persen dari kuota nasional Haji. Pada tahun ini, misalnya sebanyak 50 orang dipilih untuk diberangkatkan dengan biaya negara. Kebijakan tesebut merupakan bagian dari program lima tahun pemerintah Muizzu, yang menargetkan 1.000 orang fakir miskin […]

    Bagikan Berita:
  • Bayar Pakai QRIS di Arab Saudi Nanti Bisa dengan Kartu Nusuk, BI Siapkan Sistemnya

    Bayar Pakai QRIS di Arab Saudi Nanti Bisa dengan Kartu Nusuk, BI Siapkan Sistemnya

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 348
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Transaksi menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kini sudah mendunia. Setelah sukses digunakan di Malaysia, Singapura, Thailand, dan Jepang, kini Bank Indonesia (BI) tengah menyiapkan langkah besar berikutnya: memperluas penggunaan QRIS ke China, India dan Arab Saudi. Menariknya, untuk Arab Saudi, BI menyiapkan model QRIS yang berbeda. Bukan melalui aplikasi mobile banking […]

    Bagikan Berita:
  • Hampir 2 Juta Jemaah Salat di Raudhah Selama Musim Haji 2025, ‘Taman Surga’ yang Jadi Destinasi Penting Jemaah

    Hampir 2 Juta Jemaah Salat di Raudhah Selama Musim Haji 2025, ‘Taman Surga’ yang Jadi Destinasi Penting Jemaah

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 381
    • 0Komentar

    SAUDI – Area Raudhah di Masjid Nabawi menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi jemaah. Sepanjang musim Haji 1446 H, tak kurang dari 1,96 juta jemaah dari berbagai penjuru dunia berhasil menunaikan salat di tempat suci yang dijuluki Taman Surga itu. Data resmi dari Otoritas Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menunjukkan bahwa […]

    Bagikan Berita:
  • Kekacauan Pelaksanaan Haji 2025: Ribuan Jemaah RI Terpaksa Jalan Kaki dari Muzdalifah ke Mina

    Kekacauan Pelaksanaan Haji 2025: Ribuan Jemaah RI Terpaksa Jalan Kaki dari Muzdalifah ke Mina

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Mekkah – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 mendapat keluhan dari para jemaah haji Indonesia. Masalah penempatan syarikah, koper diturunkan di hotel lain, tenda di Arafah yang tidak cukup, hingga sempat terlantar, rupanya bukan cobaan terakhir yang dialami para jemaah. Terkini, ribuan jemaah terpaksa berjalan kaki dari Muzdalifah menuju Mina akibat keterlambatan bus pengangkut jemaah. Kondisi […]

    Bagikan Berita:
  • 46.500 Jemaah Reguler Sudah Lunasi Biaya Haji 2026

    46.500 Jemaah Reguler Sudah Lunasi Biaya Haji 2026

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Terkini, Jakarta – Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) untuk musim haji 2026 tengah berjalan, dan data terbaru menunjukkan perkembangan yang menarik. Dari total kuota jemaah haji reguler sebanyak 201.585 orang, 46.500 calon jemaah sudah melunasi Bipih, atau sekitar 23,07 persen. Sementara itu, 83.882 jemaah reguler sudah memenuhi syarat kesehatan (istitaah). Di sisi lain, progres pelunasan […]

    Bagikan Berita:
  • Ibu Kantin Naik Haji, Kisah Perjuangan Jemaah Tazkiyah Tour

    Ibu Kantin Naik Haji, Kisah Perjuangan Jemaah Tazkiyah Tour

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 669
    • 0Komentar

    SUBARTI Lasadi Manja sehari-hari adalah ibu kantin di SMK 3 Pinrang. Menjual kerupuk, es krim, jalangkote dan gorengan lainnya. Mulai berjualan sejak 2006. Suaminya seorang petani. Keduanya hidup sederhana namun dengan impian yang tidak sederhana. Subarti ingin naik haji! Sejak 2013, dia mulai menabung. Kadang Rp100.000, kadang juga lebih sedikit. Tergantung pemasukan di hari itu. […]

    Bagikan Berita:
expand_less