Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Dukung Ekosistem Haji, Kakanwil Kemenhaj Sulsel Sambut Positif Grand Opening Bursa Sajadah

Dukung Ekosistem Haji, Kakanwil Kemenhaj Sulsel Sambut Positif Grand Opening Bursa Sajadah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 213
  • print Cetak

HAMRANEWS – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan (Kemenhaj Sulsel), Ikbal Ismail menghadiri grand opening Bursa Sajadah, di Jalan Aeroppala Kota Makassar, Jumat 17 April 2027.

Bursa Sajadah ini merupakan toko perlengkapan haji, umrah dan oleh-oleh khas timur tengah terlengkap di Kota Makassar dengan harga yang relatif terjangkau.

Toko Bursa Sajadah Makassar ini mengusung konsep one-stop shopping dengan menawarkan pengalaman berbelanja yang nyaman dan modern.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menemukan berbagai oleh-oleh khas Timur Tengah seperti kurma, kacang-kacangan, cokelat, parfum, hingga aneka souvenir.

Produk yang ditawarkan pun semakin variatif, termasuk pilihan dari Turki, India, hingga camilan khas dari berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran Ikbal Ismail pada grand opening didampingi oleh owner Bursa Sajadah Makassar, HM Aras, merupakan bentuk dukungan terhadap UMKM. Apalagi pihaknya terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi haji.

Ikbal Ismail, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari strategi mewujudkan “tri sukses haji”, khususnya pada sektor ekonomi.

“Grand opening ini menjadi bagian dari program Kementerian Haji dan Umrah. Salah satu tri sukses haji adalah bagaimana ekosistem ekonomi haji bisa berjalan dengan baik,” ujar Ikbal.

Ikbal menilai jumlah jamaah Indonesia yang besar merupakan potensi ekonomi yang harus dikelola agar manfaatnya kembali ke dalam negeri. Karena itu, Kemenhaj menghadirkan Bursa Sejadah untuk memenuhi kebutuhan jamaah, terutama oleh-oleh.

Ia menegaskan, jamaah kini tidak perlu lagi berbelanja di Mekkah atau Madinah. Bursa Sejadah telah menyediakan berbagai kebutuhan, mulai dari sajadah, kurma, hingga produk lainnya.

“Kami berharap jamaah umrah dan haji tidak perlu lagi repot belanja di sana. Semua sudah tersedia di sini,” jelasnya.

Ikbal mengungkapkan, jamaah Indonesia memberikan kontribusi besar terhadap perputaran ekonomi haji, termasuk melalui pengiriman kargo. Ia menyebut kontribusi tersebut mencapai sekitar 60 persen.

Menurutnya, tingginya daya beli jamaah Indonesia membuat para pedagang di Mekkah dan Madinah mencari lokasi strategis yang dekat dengan mereka, termasuk jamaah asal Sulawesi dan Makassar.

Kondisi ini, lanjut Ikbal, membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan belanja di luar negeri.

Muh Aras menambahkan, kehadiran toko ini menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan tempat lain, mulai dari variasi produk hingga harga yang kompetitif.

“Pilihan di sini jauh lebih banyak, harganya juga lebih bersaing, dan tentu memudahkan teman-teman yang bergerak di travel haji dan umrah untuk berbelanja kebutuhan mereka,” ujarnya.

Aras menyampaikan, pembukaan cabang ini sengaja dipercepat untuk menyambut musim haji 2026. Menurutnya, momentum ini penting karena kebutuhan jamaah terhadap perlengkapan ibadah dan oleh-oleh meningkat signifikan.

“Kita kejar pembukaan ini karena bertepatan dengan musim haji. Jadi bukan hanya sajadah, tapi juga makanan khas Arab hingga berbagai kebutuhan lainnya sudah kita siapkan,” jelasnya.

Muh Aras juga menyoroti kebiasaan jamaah yang kerap kesulitan membawa oleh-oleh dari Tanah Suci karena keterbatasan bagasi. Ia menyebut, kehadiran Bursa Sajadah menjadi solusi praktis agar jamaah tidak perlu repot.

“Bagasi pesawat biasanya dibatasi sekitar 30 kilogram. Kalau beli oleh-oleh di sana, apalagi kurma, itu berat dan biaya kirimnya mahal. Di sini, semua sudah tersedia, jadi tidak perlu repot lagi,” katanya.

Selain itu, menurutnya, toko ini juga menjawab kebutuhan keluarga jamaah yang kerap meminta oleh-oleh. “Kalau ada yang terlambat minta oleh-oleh, tinggal datang ke sini. Mau tasbih, kurma, sampai air zamzam ukuran kecil juga tersedia,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyelenggara Haji Khusus Keluhkan Sejumlah Syarat Administratif yang Memperlambat Proses Pelunasan

    Penyelenggara Haji Khusus Keluhkan Sejumlah Syarat Administratif yang Memperlambat Proses Pelunasan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 323
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Khusus Tahun 2026 menghadapi masalah administratif yang cukup membuat ribet calon jemaah. Penyelenggara travel haji khusus, sekaligus Sekjen Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia (ASPHIRASI), Retno Anugerah Andriyani mengungkapkan, berbagai kendala teknis hingga sederet syarat administratif menjadi penyebab belum optimalnya proses pelunasan ibadah haji khusus. “Sejak awal, […]

    Bagikan Berita:
  • Cara Saudi Memanjakan Tamu Allah dengan Teknologi Kipas Kabut Canggih: Adem di Tengah Suhu Ekstrem

    Cara Saudi Memanjakan Tamu Allah dengan Teknologi Kipas Kabut Canggih: Adem di Tengah Suhu Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 452
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Arab Saudi menunjukkan keseriusan untuk memuliakan tamu-tamu Allah. Demi memanjakan jemaah haji dalam menjalankan ibadah di tengah suhu ekstrem, sebanyak 200 kipas kabut canggih dipasang di kawasan Alun-alun Timur Jamarat, Mina. Langkah ini menjadi bentuk nyata pelayanan luar biasa Kerajaan Saudi untuk para jemaah yang datang dari berbagai penjuru dunia untuk menunaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Ketua Kesthuri dan Direktur Maktour Menyusul Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji

    Ketua Kesthuri dan Direktur Maktour Menyusul Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 248
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kasus dugaan korupsi dalam pembagian kuota haji kembali menyeret orang orang penting di industri perjalanan ibadah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Umum Kesthuri, Asrul Azis Taba, serta Direktur Operasional salah satu perusahaan travel haji dan umrah, Ismail Adham, sebagai tersangka. Keduanya diduga terlibat dalam pengaturan kuota haji khusus tambahan yang diperoleh Indonesia […]

    Bagikan Berita:
  • HIMPUH Soroti Perkara Korupsi Haji: PIHK di Posisi Dilematis, Berangkatkan Jemaah Malah Dipersoalkan

    HIMPUH Soroti Perkara Korupsi Haji: PIHK di Posisi Dilematis, Berangkatkan Jemaah Malah Dipersoalkan

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 26
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Konstruksi hukum jaksa dalam perkara dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2024 menuai sorotan dari Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH). Salah satu yang dipersoalkan adalah posisi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang dinilai berada dalam situasi dilematis. Dalam perkara tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mendakwa adanya keuntungan yang diterima 313 PIHK dengan […]

    Bagikan Berita:
  • Suhu di Tanah Suci Capai 42 Derajat, Jemaah Diminta Simpan Tenaga

    Suhu di Tanah Suci Capai 42 Derajat, Jemaah Diminta Simpan Tenaga

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 466
    • 0Komentar

    JMAKKAH — Jemaah haji Indonesia harus bersiap dengan perubahan cuaca selama di tanah suci. Saat ini sedang musim panas. Suhu siang hari bisa mencapai 42 derajat Celcius. Cuaca di Makkah misalnya bakal kian terik menjelang salat Asar. Suhu mulai turun mendekati Magrib hingga Isya. Pada malam hari pun, suhu di Makkah kadang masih 31 derajat Celcius. […]

    Bagikan Berita:
  • Mengenang Anregurutta Malik

    Mengenang Anregurutta Malik

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 570
    • 0Komentar

    (Catatan Untuk Peringatan Haul Anregurutta tahun 2025) Oleh: Saprillah Sahrir* Tulisan ini dibuat dalam rangka memperingati haul Anregurutta Malik yang sedang berlangsung hari ini 25 Juni 2025. Bagi banyak orang, termasuk saya, nama beliau bukan sekadar bagian dari sejarah lokal Wajo atau pesantren As’adiyah. Ia adalah sosok yang hadir untuk memandu kita bagaimana cara memahami […]

    Bagikan Berita:
expand_less