Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Imbas Perang, Tazkiyah Gercep Alihkan Penerbangan Haji Khusus ke Garuda dan Saudia Airlines

Imbas Perang, Tazkiyah Gercep Alihkan Penerbangan Haji Khusus ke Garuda dan Saudia Airlines

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 181
  • print Cetak

HAMRANEWS – Eskalasi konflik di Timur Tengah ikut berdampak pada penerbangan haji khusus rute Singapura. Salah satunya adalah pesawat yang digunakan Tazkiyah Tour, yakni Scoot Airlines.

Meski begitu, Biro Perjalanan Umrah dan Haji Khusus ini bisa gerak cepat mengalihkan penerbangan ke Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

Perusahaan yang berpusat di Makassar ini akan memberangkatkan 217 jemaahnya ke Tanah Suci pada Minggu, 3 Mei 2026. Calon Jemaah Haji itu akan terbang dari tiga embarkasi; Makassar, Surabaya, dan Jakarta.

Direktur Tazkiyah Tour, Suriani menuturkan, para jemaah akan mendapatkan fasilitas bintang lima selama di tanah suci.

“Hotelnya di Madinah adalah Al Haram Hotel dan Hotel Safwah Tower di Makkah. Bahkan tendanya di Armuzna juga VVIP,” ujarnya pada Rilis Produk Haji Khusus Tazkiyah Tour di kantornya, Senin, 27 April 2026.

Presiden Direktur Tazkiyah Tour, Ahmad Yani Fachruddin mengungkap bahwa sempat ada dinamika dalam perencanaan keberangkatan. Scoot Air, maskapai grup Singapore Airlines yang awalnya akan memberangkatkan CJH Tazkiyah Tour, membatalkan penerbangan efek perang Timur Tengah.

“Namun alhamdulillah dalam 2×24 jam bisa kami atasi. Jemaah kita akan terbang dengan Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Itu penyelesaian terbaik yang kami berikan kepada jemaah,” ucap Ahmad Yani.

Dia menambahkan, rilis produk haji khusus rutin dilakukan setiap tahun. Ini adalah bentuk transparansi Tazkiyah Tour kepada masyarakat.

“Kami sangat serius dalam pemberangkatan jemaah. Kami selalu melakukan persiapan 11-12 bulan. Sebab, jasa perjalanan haji itu sesungguhnya berisiko tinggi. Travel berkoordinasi dengan banyak pihak lain seperti hotel, maskapai, katering, dan lainnya,” imbuhnya.

Managing Director Tazkiyah Tour, Adnan Syahruddin menambahkan, hanya dua visa haji yang berlaku tahun ini. Yakni visa haji reguler dan haji khusus seperti yang dimiliki Tazkiyah Tour.

“Pemerintah Arab Saudi sangat tegas soal visa. Jangan tergiur janji daftar haji langsung berangkat,” pesannya.

Tazkiyah Tour menyertakan tiga orang dokter dalam keberangkatan ini. “Kami siapkan tiga koper obat-obatan dan layanan 24 jam. Ada 14 jemaah lansia yang juga kami beri perhatian khusus,” kata dr Muhammad Rusly, ketua tim dokter haji Tazkiyah Tour.

Tazkiyah Tour memiliki pengalaman panjang 25 tahun memberangkatkan jemaah haji khusus. Ini adalah kuota resmi pemerintah dengan masa tunggu hanya 6-7 tahun.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saudi Rilis Aturan Membuat Konten di Sekitar Tanah Suci, Termasuk Tata Cara Berpakaian

    Saudi Rilis Aturan Membuat Konten di Sekitar Tanah Suci, Termasuk Tata Cara Berpakaian

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 400
    • 0Komentar

    SAUDI – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi merilis regulasi dunia maya, khususnya terkait aturan membuat konten dan berbusana di Tanah Suci. Komisi Umum untuk Regulasi Media mengumumkan daftar larangan baru terkait konten yang dipublikasikan di media maupun media sosial. Aturan itu mencakup perilaku daring, etika berbusana, hingga perlindungan keluarga. Dalam keterangan resminya, regulator Saudi menegaskan larangan […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Kini Harus Urus Sendiri Tasreh Masuk Raudah di Aplikasi Nusuk Ponsel, Tidak Lagi lewat Travel

    Jemaah Kini Harus Urus Sendiri Tasreh Masuk Raudah di Aplikasi Nusuk Ponsel, Tidak Lagi lewat Travel

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 64
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Calon jemaah umrah yang berencana berangkat ke Tanah Suci pada musim Umrah 1448 H/2026 perlu mencermati perubahan penting terkait akses masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah. Pemerintah Arab Saudi resmi menghentikan mekanisme pengurusan izin masuk Raudhah secara kolektif melalui sistem Tasreh oleh biro perjalanan umrah. Mulai musim ini, seluruh proses reservasi hanya […]

    Bagikan Berita:
  • Datangi Daker Mekkah PPIH, Wakil Menteri Haji Saudi Terangkan Catatan Teknis Penyelenggaraan Haji RI

    Datangi Daker Mekkah PPIH, Wakil Menteri Haji Saudi Terangkan Catatan Teknis Penyelenggaraan Haji RI

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 375
    • 0Komentar

    SAUDI – Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah Mashat, pada Sabtu 28 Juni 2025 bersama rombongan mendatangi kantor Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah. Kepada jajaran PPIH Arab Saudi, Wamenhaj menyampaikan apresiasi atas sukses penyelenggaraan haji 2025. Kunjungan tersebut merupakan kali pertama dilakukan Wakil Menteri Haji dan Umrah sebagai […]

    Bagikan Berita:
  • Berbeda dengan Muhammadiyah, MUI Tolak Keras Penyembelihan Hewan Dam Haji di Indonesia

    Berbeda dengan Muhammadiyah, MUI Tolak Keras Penyembelihan Hewan Dam Haji di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 124
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan siakp keras soal anjuran pelaksanaan dam bagi jemaah haji Indonesia. Berbeda dengan kebijakan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang membuka opsi pembayaran dam di Tanah Air, MUI menegaskan penyembelihan hewan dam untuk haji tamattu’ dan qiran harus tetap dilakukan di Tanah Haram. Sikap tersebut dituangkan secara resmi melalui […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Haji yang Melahirkan di Tanah Suci Belum Bisa Pulang, Berasal Daerah Lumajang

    Jemaah Haji yang Melahirkan di Tanah Suci Belum Bisa Pulang, Berasal Daerah Lumajang

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle rilis
    • visibility 369
    • 0Komentar

    SAUDI – Jamaah haji asal Lumajang, Jawa Timur, Tristy Erlinawati, belum bisa pulang lantaran belum dapat izin dari pemerintah pemerintah Saudi, usai melahirkan bayi laki-laki prematur saat menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi. Tristy tergabung dalam kloter 83 Embarkasi Surabaya dan dijadwalkan pulang pada Senin 7 Juli 2025. Akan tetapi, karena kondisi bayinya masih […]

    Bagikan Berita:
  • RI dan Arab Saudi Sudah Sepakati Pengetatan Beberapa Aturan Haji, Berikut di Antaranya

    RI dan Arab Saudi Sudah Sepakati Pengetatan Beberapa Aturan Haji, Berikut di Antaranya

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 426
    • 0Komentar

    SAUDI – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntakdan Wakil Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat bertemu di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Mekkah. Pertemuan tersebut memperjelas kesepakatan terkait pengetatan regulasi pelaksanaan haji tahun depan, antara Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi. Langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan […]

    Bagikan Berita:
expand_less