Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Badai Kenaikan Biaya Umrah 2026, Terimbas Lonjakan Harga Avtur dan Dolar

Badai Kenaikan Biaya Umrah 2026, Terimbas Lonjakan Harga Avtur dan Dolar

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Industri travel umrah dan haji di Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan besar yang diibaratkan sebagai ‘petir di siang bolong’

“Di saat para pelaku usaha bersiap menyambut musim depan, yakni bulan Juli–Agustus, muncul kebijakan dari Maskapai, tentang kenaikan harga yang tinggi. Jemaah yang sudah membayar untuk musim depan mau tidak mau diminta menambah biaya,” ungkap Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI (AMPHURI) Sulampua, HM Azhar Gazali, beberapa waktu lalu.

Penyebab Utama: Avtur dan Kurs Dolar

Kenaikan biaya ini didorong oleh tiga komponen utama.

Pertama, lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) yang sangat signifikan

Kedua, adanya penyesuaian kurs dolar yang terus fluktuatif, terutama setiap memasuki musim haji

Ketiga, meningkatnya biaya operasional maskapai secara keseluruhan

Dampak dari faktor-faktor ini tidak main-main. Jika biasanya kenaikan harga tiket hanya berkisar di angka ratusan ribu rupiah, kali ini kenaikannya hampir menyentuh angka Rp6.500.000 per tiket.

“Harga tiket yang semula berada di kisaran Rp15,5 juta hingga Rp15,8 juta melonjak drastis menjadi Rp21.500.000,” ungkap Azhar Gazali.

Dilema Jemaah dan Pelaku Usaha

Lonjakan harga ini menciptakan situasi sulit bagi jemaah yang sudah membayarkan uang muka (Down Payment atau DP). Karena jumlah kenaikannya sangat besar, pihak travel (PPIU) tidak mungkin memberikan subsidi, sehingga beban tersebut otomatis dialihkan kepada jemaah

Bagi jemaah kelas menengah ke atas, tambahan biaya sekitar Rp5 juta mungkin tidak menjadi penghalang besar demi tetap berangkat sesuai jadwal izin cuti

Namun, bagi masyarakat menengah ke bawah, tambahan biaya ini sangat memberatkan karena bisa setara dengan uang saku atau biaya membeli oleh-oleh di tanah suci.

Kondisi ini dikhawatirkan akan menurunkan daya beli masyarakat dan memaksa banyak jemaah untuk menunda keberangkatan mereka

Langkah Penyelamatan oleh Asosiasi

Merespons situasi ini, berbagai asosiasi seperti AMPURI dan lintas asosiasi lainnya telah mengambil langkah tegas, di antaranya:

Aksi Boikot: Beberapa asosiasi sepakat untuk menarik kembali DP yang telah dititipkan kepada maskapai tertentu sebagai bentuk penolakan atas kenaikan harga yang mendadak tanpa diskusi sebelumnya

Mencari Alternatif Maskapai: Pelaku usaha mulai beralih ke maskapai lain, termasuk maskapai internasional yang menawarkan harga lebih kompetitif di kisaran Rp17,5 juta hingga Rp17,8 juta

Negosiasi Harga: Asosiasi berharap harga tiket pesawat bisa ditekan agar tidak melebihi angka Rp16.000.000 untuk perjalanan pulang-pergi (PP)

Dampak Ekonomi yang Lebih Luas

Kenaikan biaya umrah ini diprediksi akan menimbulkan efek domino (multiplier effect) terhadap sektor lain.

Jika keberangkatan jemaah berkurang, maka ekosistem bisnis pendukung seperti perhotelan, katering, hingga UMKM pembuat perlengkapan umrah (tas, koper, kain ihram) juga akan terkena dampaknya.

Harapan pada Pemerintah

Para pelaku industri sangat berharap pemerintah hadir untuk memberikan solusi konkret.

Beberapa rekomendasi yang diajukan antara lain:

Memberikan relaksasi biaya bandara (airport tax) dan komponen biaya lain yang bisa dikurangi

Melakukan koordinasi antar lembaga (Kemenhub, DPR, dan maskapai) untuk mencari stimulan yang dapat menurunkan beban biaya

Menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar biaya perjalanan luar negeri tidak semakin membengkak

Saat ini, para calon jemaah diharapkan untuk tetap bersabar sementara asosiasi terus berupaya mencarikan jalan keluar terbaik agar impian beribadah ke Tanah Suci tetap dapat terwujud tanpa beban biaya yang terlalu mencekik.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    Klarifikasi Owner Travel yang Viral 44 Jemaahnya Telantar di Hotel Makkah

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 174
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemilik Mitra Travel, yang sebelumnya dikabarkan diduga menelantarkan 44 jemaahnya (mayoritas dari Parepare dan Makassar) di Makkah, Arab Saudi, menyampaikan klarifikasi. Pihak travel membantah puluhan jemaah itu telantar, namun jadwal pemulangan molor karena pihak maskapai membatalkan penerbangan imbas perang. “Ini qadarullah, ada krisis internasional dan perang saat kami sudah di Makkah. Harga tiket […]

    Bagikan Berita:
  • Batas Usia Minimal Calon Haji Turun Jadi 13 Tahun, Ini Poin Penting yang Diatur Dalam UU Haji-Umrah

    Batas Usia Minimal Calon Haji Turun Jadi 13 Tahun, Ini Poin Penting yang Diatur Dalam UU Haji-Umrah

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 510
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR RI telah mengesahkan Undang-undang (UU) baru terkait aturan penyelenggaran ibadah haji dan umrah di Indonesia. UU Haji dan Umrah baru atau perubahan ketiga atas UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah itu disahkan pada Selasa 2 Agustus 2025 lalu. Aturan ini pun resmi berlaku […]

    Bagikan Berita:
  • Petugas Imigrasi Arab Saudi Datang Langsung ke Bandara Makassar Bereskan Proses Keimigrasian, Haji 2026 Lebih Cepat

    Petugas Imigrasi Arab Saudi Datang Langsung ke Bandara Makassar Bereskan Proses Keimigrasian, Haji 2026 Lebih Cepat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Terkini, Makassar — Proses keberangkatan jemaah haji 2026 dari Embarkasi Makassar dipastikan akan jauh lebih cepat dan efisien. Hal ini menyusul kehadiran langsung petugas Imigrasi Arab Saudi di Bandara Sultan Hasanuddin melalui skema Makkah Route, yang memungkinkan seluruh proses keimigrasian diselesaikan sejak dari Indonesia. Sebanyak 15.804 calon jemaah haji asal embarkasi Makassar akan merasakan manfaat […]

    Bagikan Berita:
  • Ngeri, Jenazah WNI Tak Ditangani di Saudi Sampai 15 Hari saat Umrah Jalur Mandiri

    Ngeri, Jenazah WNI Tak Ditangani di Saudi Sampai 15 Hari saat Umrah Jalur Mandiri

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 588
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Ada jenazah jemaah umrah di Arab Saudi yang tak ditangani sampai 15 hari. Jemaah tersebut tidak mendapatkan penanganan lantaran berangkat ke Tanah Suci secara mandiri tanpa melalui travel. Menteri Haji dan Umrah RI, M Irfan Yusuf, mengungkapkan, baru-baru ini ada contoh nyata saat kunjungan ke Arab Saudi. Ia menyebut ada seorang jemaah asal […]

    Bagikan Berita:
  • Melihat Lebih Dekat Perpustakaan masjid Nabawi yang Punya Ratusan Ribu Buku

    Melihat Lebih Dekat Perpustakaan masjid Nabawi yang Punya Ratusan Ribu Buku

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 312
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Perpustakaan Masjid Nabawi menjadi salah satu tempat yang penting dikunjun, karena koleksi ratusan ribu buku, naskah langka, hingga layanan digital multibahasa. Perpustakaan yang berlokasi di dalam kompleks masjid ini melayani peneliti, pelajar, dan pengunjung dari berbagai latar belakang. Koleksinya mencakup lebih dari seperempat juta judul digital, serta ribuan publikasi cetak dari bidang klasik […]

    Bagikan Berita:
  • Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    Hotel Ini Sudah Tidak Terdaftar di Aplikasi Nusuk, Termasuk Grand Almasa dan Puluhan Hotel Lain

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 460
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Hotel Grand Almasa, bersama puluhan hotel lain ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Dengan begitu, hotel-hotel tersebut otomatis tidak terdaftar di aplikasi nusuk. Sebelumnya, ada puluhan hotel ditutup oleh Kementerian Pariwisata Arab Saudi. Totalnya ada 25 hotel dan penginapan di Mekah sepanjang Juli 2025. Penutupan dilakukan setelah inspeksi intensif yang hasilnya ditemukan banyak […]

    Bagikan Berita:
expand_less