Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Badai Kenaikan Biaya Umrah 2026, Terimbas Lonjakan Harga Avtur dan Dolar

Badai Kenaikan Biaya Umrah 2026, Terimbas Lonjakan Harga Avtur dan Dolar

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 292
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Industri travel umrah dan haji di Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan besar yang diibaratkan sebagai ‘petir di siang bolong’

“Di saat para pelaku usaha bersiap menyambut musim depan, yakni bulan Juli–Agustus, muncul kebijakan dari Maskapai, tentang kenaikan harga yang tinggi. Jemaah yang sudah membayar untuk musim depan mau tidak mau diminta menambah biaya,” ungkap Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI (AMPHURI) Sulampua, HM Azhar Gazali, beberapa waktu lalu.

Penyebab Utama: Avtur dan Kurs Dolar

Kenaikan biaya ini didorong oleh tiga komponen utama.

Pertama, lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) yang sangat signifikan

Kedua, adanya penyesuaian kurs dolar yang terus fluktuatif, terutama setiap memasuki musim haji

Ketiga, meningkatnya biaya operasional maskapai secara keseluruhan

Dampak dari faktor-faktor ini tidak main-main. Jika biasanya kenaikan harga tiket hanya berkisar di angka ratusan ribu rupiah, kali ini kenaikannya hampir menyentuh angka Rp6.500.000 per tiket.

“Harga tiket yang semula berada di kisaran Rp15,5 juta hingga Rp15,8 juta melonjak drastis menjadi Rp21.500.000,” ungkap Azhar Gazali.

Dilema Jemaah dan Pelaku Usaha

Lonjakan harga ini menciptakan situasi sulit bagi jemaah yang sudah membayarkan uang muka (Down Payment atau DP). Karena jumlah kenaikannya sangat besar, pihak travel (PPIU) tidak mungkin memberikan subsidi, sehingga beban tersebut otomatis dialihkan kepada jemaah

Bagi jemaah kelas menengah ke atas, tambahan biaya sekitar Rp5 juta mungkin tidak menjadi penghalang besar demi tetap berangkat sesuai jadwal izin cuti

Namun, bagi masyarakat menengah ke bawah, tambahan biaya ini sangat memberatkan karena bisa setara dengan uang saku atau biaya membeli oleh-oleh di tanah suci.

Kondisi ini dikhawatirkan akan menurunkan daya beli masyarakat dan memaksa banyak jemaah untuk menunda keberangkatan mereka

Langkah Penyelamatan oleh Asosiasi

Merespons situasi ini, berbagai asosiasi seperti AMPURI dan lintas asosiasi lainnya telah mengambil langkah tegas, di antaranya:

Aksi Boikot: Beberapa asosiasi sepakat untuk menarik kembali DP yang telah dititipkan kepada maskapai tertentu sebagai bentuk penolakan atas kenaikan harga yang mendadak tanpa diskusi sebelumnya

Mencari Alternatif Maskapai: Pelaku usaha mulai beralih ke maskapai lain, termasuk maskapai internasional yang menawarkan harga lebih kompetitif di kisaran Rp17,5 juta hingga Rp17,8 juta

Negosiasi Harga: Asosiasi berharap harga tiket pesawat bisa ditekan agar tidak melebihi angka Rp16.000.000 untuk perjalanan pulang-pergi (PP)

Dampak Ekonomi yang Lebih Luas

Kenaikan biaya umrah ini diprediksi akan menimbulkan efek domino (multiplier effect) terhadap sektor lain.

Jika keberangkatan jemaah berkurang, maka ekosistem bisnis pendukung seperti perhotelan, katering, hingga UMKM pembuat perlengkapan umrah (tas, koper, kain ihram) juga akan terkena dampaknya.

Harapan pada Pemerintah

Para pelaku industri sangat berharap pemerintah hadir untuk memberikan solusi konkret.

Beberapa rekomendasi yang diajukan antara lain:

Memberikan relaksasi biaya bandara (airport tax) dan komponen biaya lain yang bisa dikurangi

Melakukan koordinasi antar lembaga (Kemenhub, DPR, dan maskapai) untuk mencari stimulan yang dapat menurunkan beban biaya

Menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar biaya perjalanan luar negeri tidak semakin membengkak

Saat ini, para calon jemaah diharapkan untuk tetap bersabar sementara asosiasi terus berupaya mencarikan jalan keluar terbaik agar impian beribadah ke Tanah Suci tetap dapat terwujud tanpa beban biaya yang terlalu mencekik.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    Kuota Indonesia Berpeluang Tidak Dibatasi Pemerintah Saudi

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 618
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan adanya rencana pemerintah Arab Saudi untuk menghilangkan kuota haji.Nasaruddin menjelaskan bahwa pemerintah Arab Saudi kini lebih mementingkan pendekatan bisnis dalam pengelolaan haji, sehingga terus berencana mengembangkan infrastruktur haji “Saudi Arabia ini sekarang pendekatannya juga sangat apa ya, katakanlah bisnis oriented ya, konsultannya juga adalah konsultan dari orang-orang yang […]

    Bagikan Berita:
  • Tiga WNI yang Ditangkap di Saudi Rupanya Petugas Haji Tenaga Pendukung yang Direkrut di Jeddah

    Tiga WNI yang Ditangkap di Saudi Rupanya Petugas Haji Tenaga Pendukung yang Direkrut di Jeddah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 250
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan, tiga warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap aparat keamanan Arab Saudi di Makkah bukan merupakan petugas haji yang direkrut dari Indonesia. Ketiganya diketahui berstatus sebagai tenaga pendukung yang direkrut Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah. Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah Kemenhaj, Harun Al-Rasyid mengungkapkan, ketiga WNI […]

    Bagikan Berita:
  • Penerbangan Direct RI-Saudi Tidak Terdampak Konflik Iran vs Israel, Ini Daftar Maskapai yang Reschedule

    Penerbangan Direct RI-Saudi Tidak Terdampak Konflik Iran vs Israel, Ini Daftar Maskapai yang Reschedule

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 365
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah akibat eskalasi Iran–Israel berdampak pada sejumlah rute penerbangan internasional. Akan tetapi, penerbangan langsung (direct flight) dari Indonesia menuju Arab Saudi dipastikan sejauh ini masih berjalan normal tanpa pengumuman pembatalan maupun perubahan jadwal. Maskapai yang Terdampak dan Ubah Jadwal Beberapa maskapai internasional mengumumkan perubahan jadwal (reschedule) maupun […]

    Bagikan Berita:
  • masjidilharam, kabah, haji khusus,

    19,5 Juta Jemaah Berkunjung Tiap Tahun, Makkah Berbenah Jadi Kota Global Berbasis AI

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 43
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Makkah tak lagi hanya menghadapi tantangan bagaimana menerima jutaan jemaah, tetapi juga bagaimana mengubah gelombang manusia yang datang setiap tahun menjadi ekosistem kota yang lebih modern, efisien, dan bernilai ekonomi. Sepanjang 2025, lebih dari 19,5 juta jemaah dan pengunjung internasional tercatat datang ke Makkah. Sekitar 18,03 juta merupakan jemaah umrah, sementara 1,5 juta […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Tangguhkan Izin Travel Umrah karena Melanggar Kontrak dengan Jemaah

    Arab Saudi Tangguhkan Izin Travel Umrah karena Melanggar Kontrak dengan Jemaah

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 407
    • 0Komentar

    HAMRANEWS — Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menjatuhkan sanksi tegas berupa penangguhan izin operasional terhadap sebuah perusahaan Umrah beserta agen asingnya setelah terbukti melakukan pelanggaran layanan terhadap jemaah. Dalam laporan Saudi Gazette, kementerian menyatakan bahwa jika perusahaan tersebut gagal menyediakan akomodasi bagi jemaah sebagaimana tercantum dalam program kontrak yang telah disetujui, maka dianggap melanggar […]

    Bagikan Berita:
  • Dahnil Anzar Simanjuntak

    Dahnil Anzar Simanjuntak Ungkap ‘Kartel Haji’ yang Sudah Kompleks Sejak Lama dan Sulitnya Dibereskan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 432
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan alasan dirinya harus menggunakan istilah ‘Kartel Haji’ untuk mengungkapkan adanya pelaku praktik kecurangan atau fraud dalam penyelenggaraan haji di Indonesia selama ini. Dalam wawancara di salah satu televisi swasta, dia mengungkpakan bahwa istilah tersebut bukan dimaksudkan untuk menodai kesucian ibadah haji, melainkan sebagai […]

    Bagikan Berita:
expand_less