Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Penerbangan Umrah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kemenhaj Imbau Jemaah Tetap Tenang

Penerbangan Umrah Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Kemenhaj Imbau Jemaah Tetap Tenang

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 75
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Aktivitas vulkanik Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sejak Minggu, 6 September 2026. Kondisi tersebut turut memengaruhi perjalanan sejumlah jemaah umrah.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI langsung mengambil langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan sekaligus pelayanan dan perlindungan bagi jemaah yang terdampak.

Kemenhaj meminta seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), termasuk asosiasi PIHK dan PPIU, segera melakukan mitigasi serta memastikan jemaah tetap mendapatkan pendampingan hingga perjalanan kembali dapat dilakukan dengan aman.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas dalam setiap keputusan, baik terkait keberangkatan, kepulangan, transit, perubahan jadwal maupun rute penerbangan.

“Jemaah kami minta tetap tenang dan terus berkomunikasi dengan travel masing-masing. PPIU harus memastikan setiap jemaah memperoleh informasi yang cepat, jelas, dan akurat mengenai status penerbangan serta penanganan yang sedang dilakukan,” kata Puji di Jakarta.

Ia juga menekankan agar jemaah yang mengalami penundaan tidak dibiarkan tanpa kepastian. PPIU wajib memastikan kebutuhan mereka tetap terpenuhi, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, pendampingan hingga kebutuhan dasar lainnya.

Selain itu, PPIU diminta memperkuat koordinasi dengan maskapai, pengelola bandara, otoritas penerbangan, penyedia layanan di Arab Saudi, serta pihak terkait lainnya guna mendapatkan kepastian jadwal maupun opsi perjalanan alternatif.

Kemenhaj juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan otoritas terkait untuk memantau kondisi penerbangan dan memastikan penanganan jemaah berjalan terpadu.

Perhatian khusus diberikan kepada jemaah yang masih berada di Arab Saudi maupun yang tertahan di negara transit akibat perubahan atau pembatalan penerbangan. Mereka harus tetap berada dalam pendampingan dan mendapatkan pelayanan yang layak hingga dapat melanjutkan perjalanan ke Tanah Air.

“Kami terus melakukan koordinasi untuk memastikan jemaah yang masih berada di Arab Saudi maupun di negara transit terpantau dengan baik. Prinsipnya, tidak boleh ada jemaah yang kehilangan pendampingan atau tidak memperoleh kepastian pelayanan,” tegas Puji.

Bagi jemaah yang belum berangkat, Kemenhaj meminta PPIU menyesuaikan atau menunda keberangkatan jika kondisi bandara dan penerbangan belum memungkinkan.

“PPIU tidak boleh memaksakan keberangkatan sebelum ada kepastian dari maskapai dan otoritas penerbangan. Keselamatan jemaah harus menjadi pertimbangan utama,” ujarnya.

Setiap PPIU juga diminta menyediakan kanal komunikasi atau narahubung yang aktif dan mudah diakses jemaah serta keluarga. Informasi mengenai perubahan jadwal, lokasi jemaah, status penerbangan dan langkah penanganan harus dapat disampaikan secara cepat.

Setiap perubahan signifikan, termasuk pembatalan penerbangan, perubahan rute, keterlambatan kepulangan maupun kondisi lain yang berdampak pada jemaah, diminta segera ditangani dan dikoordinasikan dengan Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

“Kemenhaj akan terus memantau perkembangan situasi. Yang harus dipastikan adalah jemaah memperoleh keselamatan, kepastian informasi, pelayanan, pendampingan, dan perlindungan sampai seluruh proses perjalanan selesai dengan aman,” tutup Puji.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Biaya Haji Turun Hingga Rp7 Juta Selama Prabowo Menjabat Presiden

    Biaya Haji Turun Hingga Rp7 Juta Selama Prabowo Menjabat Presiden

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 250
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah mengklaim berhasil menurunkan biaya penyelenggaraan ibadah haji hingga Rp7 juta per jemaah dalam dua tahun terakhir, sejak masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan, tren penurunan biaya haji terjadi secara bertahap sejak 2024. Saat itu, biaya haji tercatat sebesar Rp94 juta per jemaah, kemudian turun menjadi […]

    Bagikan Berita:
  • Syarat dan Dokumen yang Diperlukan untuk Daftar Petugas Haji 2026

    Syarat dan Dokumen yang Diperlukan untuk Daftar Petugas Haji 2026

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 496
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sejumlah syarat termasuk dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mendaftar petugas haji 2026 diumumkan Kementerian Haji dan Umrah. Kemenhaj memastikan, seleksi petugas ini akan dilaksanakan secara ketat, transparan, dan terjadwal. Seleksi petugas haji pusat dijadwalkan berlangsung pada 16 Desember 2025, menyusul seleksi daerah yang digelar lebih awal. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, […]

    Bagikan Berita:
  • Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    Cegah Haji Non-prosedural, Kemenhaj Sebut Sudah 10 WNI Ditangkap di Saudi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 254
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan jemaah, serta pencegahan haji non-prosedural dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff, mengatakan operasional haji hingga Selasa, 5 Mei 2026 atau hari kelima belas berjalan lancar, tertib, dan terkendali. Berdasarkan data hingga Senin, 4 Mei 2026, […]

    Bagikan Berita:
  • Jemaah Belum Dapat Kartu Nusuk Diimbau Salat di Musalla Hotel, Umrah Wajib Didampingi Syarikah

    Jemaah Belum Dapat Kartu Nusuk Diimbau Salat di Musalla Hotel, Umrah Wajib Didampingi Syarikah

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 453
    • 0Komentar

    MAKKAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau agar jemaah haji Indonesia yang belum menerima kartu Nusuk untuk sementara waktu melaksanakan salat di musalla atau masjid yang tersedia di hotel masing-masing. Hal ini disampaikan petugas lantaran pendistribusian ‘kartu sakti’ jemaah tersebut perlu waktu, dan para jemaah yang baru tiba belum langsung dapat kartu. […]

    Bagikan Berita:
  • Konsumsi Jamaah Haji Diantar dari Dapur ke Hotel Tetap Hangat, Citarasa Nusantara

    Konsumsi Jamaah Haji Diantar dari Dapur ke Hotel Tetap Hangat, Citarasa Nusantara

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 269
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Layanan konsumsi untuk para jemaah haji Indonesia tahun 2026 di Kota Madinah berjalan dengan optimal, dengan sistem distribusi langsung dari dapur ke hotel tempat jemaah menginap. Skema ini dirancang untuk menjaga kenyamanan, kesehatan, serta mendukung kekhusyukan ibadah selama di Tanah Suci. Sebanyak 23 dapur katering dilibatkan dalam penyediaan konsumsi jemaah. Seluruh proses produksi […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Wanti-wanti Surat Sehat Jemaah Haji, Ini Daftar Regulasi Terbaru Pemberangkatan 2026

    Arab Saudi Wanti-wanti Surat Sehat Jemaah Haji, Ini Daftar Regulasi Terbaru Pemberangkatan 2026

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 398
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi beberapa kali mengingatkan masalah kesehatan jemaah haji yang paling perlu diperhatikan. Selain memperingatkan bahwa jemaah yang dalam kondisi tidak sehat akan dipulangkan, Arab Saudi juga menekankan surat sehat yang harus terverifikasi dengan baik. Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, mengumumkan aturan kesehatan tersebut bersama […]

    Bagikan Berita:
expand_less