Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Haji » Erick Thohir Ingatkan Semangat Efisiensi pada Pembentukan Kampung Haji

Erick Thohir Ingatkan Semangat Efisiensi pada Pembentukan Kampung Haji

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 579
  • print Cetak

JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir, yang juga menjabat Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), menekankan semangat efisiensi di balik rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi.

Proyek ini sebelumnya dibahas Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke Arab Saudi beberapa waktu kalu.

Erick Thohir menekankan, Kampung Haji dibentuk untuk meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji dan umroh asal Indonesia.

Menurut Erick, Presiden Prabowo tak hanya fokus pada sektor kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memiliki perhatian khusus untuk melayani umat Islam dengan membangun Kampung Haji Indonesia.

“Presiden selalu menekankan pentingnya melayani bangsa sendiri dengan baik. Kampung Haji yang akan dibangun hanya 400 meter dari Masjidil Haram ini akan memastikan seluruh kebutuhan jamaah, baik spiritual maupun fisik, bisa terpenuhi secara efisien,” kata Erick di Jakarta, Ahad 10 Agustus 2025.

“Kampung haji ini memang visi beliau, beliau ini memastikan bagaimana kita menyediakan seluruh fasilitas layanan umroh dan haji ketika beribadah di sana. Tetapi perlu juga efisiensi yang mendalam,” lanjutnya.

Erick menilai, fasilitas terpadu tersebut berpotensi menekan biaya haji di tahun-tahun mendatang. Salah satunya dengan mengurangi durasi menginap jamaah di Arab Saudi melalui efisiensi pemesanan penerbangan dan akomodasi.

Dia mencontohkan, jika waktu haji yang biasanya lebih dari 20 hari bisa dipangkas, maka akan berdampak pada penurunan biaya. “Nah kalau ini bisa dikurangi, kan ini juga menekan biaya,” ucapnya.

Selain efisiensi, keberadaan Kampung Haji Indonesia juga diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan produk dan layanan dari Indonesia. Erick menyoroti fakta bahwa meskipun Indonesia menjadi pengirim jamaah haji dan umroh terbesar di dunia, banyak produk konsumsi di Arab Saudi justru diimpor dari negara lain.

“Jangan sampai ketika kita merupakan terbesar umroh dan haji, umroh itu bisa 1,5 juta, tetapi produk-produk di belakangnya itu buatan Thailand, buatan Malaysia, buatan Vietnam,” kata Ketua Dewan Pengawas Danantara ini.

Dari sisi pembiayaan, Kampung Haji Indonesia akan didukung oleh sistem keuangan syariah nasional. Erick menyebut keberadaan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Syariah Nasional (BSN) menjadi tulang punggung layanan pembayaran haji dan umroh, termasuk integrasi visa dan administrasi dengan otoritas Arab Saudi.

“Melihat tadi financial syariah, ini kita juga punya backbone, backbone suportif dalam umroh dan haji ke depan. Nah ini yang saya rasa ini menjadi solusi yang baik untuk payment system dan lain-lain,” jelasnya.

Ia juga menyinggung pembenahan fasilitas di dalam negeri, seperti peresmian Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta sebagai terminal khusus haji dan umroh. Terminal ini dilengkapi masjid berkapasitas besar, fasilitas imigrasi terintegrasi, hingga area menunggu yang nyaman bagi jamaah dan pengantar.

“Sekarang kalau dilihat di Terminal 2 itu sudah ada fasilitas yang mumpuni. Bahkan ketika menjemput pun sudah ada fasilitas lainnya. Kita ada masjid yang luasnya 3.000 meter itu,” ujar Erick.

Erick menegaskan, proyek Kampung Haji Indonesia bukan hanya kerja Kementerian BUMN, tetapi sinergi lintas kementerian, termasuk Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, dan Badan Penyelenggara Haji (BP Haji).

“Jadi Bapak Presiden mendorong kami-kami, menteri-menterinya bekerja sama, mesti kompak. Badan Penyelenggara Haji, Menteri Agama, Menteri Perhubungan, Menteri Imigrasi. Jadi ini menjadi suatu tim,” kata Erick
ChatGPT bilang:
Berikut versi artikel yang menonjolkan angle “Erick Thohir tekankan semangat efisiensi pada pembentukan Kampung Haji”:

Erick Thohir: Kampung Haji Indonesia Dibangun dengan Semangat Efisiensi

HIMPUHNEWS – Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi akan mengusung prinsip efisiensi maksimal dalam setiap tahapnya. Proyek yang berada hanya 400 meter dari Masjidil Haram ini disebut sebagai salah satu visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji dan umroh asal Indonesia.

Menurut Erick, Presiden Prabowo selalu menekankan pentingnya melayani bangsa sendiri dengan cara yang efektif dan hemat biaya. Kampung Haji nantinya akan menjadi pusat terpadu yang memastikan seluruh kebutuhan jamaah—baik spiritual maupun fisik—terpenuhi tanpa pemborosan sumber daya.

“Kampung haji ini memang visi beliau. Tapi bukan hanya soal fasilitas, kita juga harus menjalankannya dengan efisiensi yang mendalam,” ujar Erick di Jakarta, Ahad (10/8/2025).

Salah satu bentuk efisiensi yang ditekankan Erick adalah pemangkasan durasi tinggal jamaah di Arab Saudi. Dengan mengatur jadwal penerbangan dan akomodasi secara tepat, masa haji yang biasanya lebih dari 20 hari dapat dipersingkat, sehingga berdampak langsung pada penurunan biaya.

“Kalau ini bisa dikurangi, otomatis biaya juga turun,” jelasnya.

Selain menekan ongkos, Kampung Haji Indonesia juga diharapkan membangun ekosistem ekonomi berbasis produk dan layanan dari Indonesia. Erick mengingatkan bahwa meski Indonesia menjadi pengirim jamaah terbesar di dunia, banyak produk konsumsi yang digunakan di Arab Saudi justru berasal dari negara lain.

Dari sisi pembiayaan, proyek ini akan didukung sistem keuangan syariah nasional, dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Syariah Nasional (BSN) sebagai tulang punggung. Dukungan ini mencakup layanan pembayaran, integrasi visa, dan administrasi dengan otoritas Arab Saudi.

Tak hanya di luar negeri, pembenahan fasilitas dalam negeri juga menjadi bagian dari semangat efisiensi ini. Erick mencontohkan peresmian Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta sebagai terminal khusus haji dan umroh, yang kini dilengkapi masjid berkapasitas besar, layanan imigrasi terintegrasi, dan area tunggu nyaman.

Proyek Kampung Haji Indonesia, kata Erick, akan menjadi hasil kerja sama lintas kementerian—mulai dari Kementerian BUMN, Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, hingga Badan Penyelenggara Haji (BP Haji).

“Bapak Presiden mendorong kami untuk bekerja kompak. Ini bukan kerja satu kementerian, tapi kerja tim,” tegas Erick.

Dengan konsep terpadu dan fokus pada efisiensi, Kampung Haji Indonesia diharapkan tidak hanya meningkatkan pelayanan ibadah, tetapi juga meringankan beban biaya jamaah di masa depan.

Kalau mau, saya bisa buatkan versi judul dan lead yang lebih punchy agar langsung menarik pembaca sejak kalimat pertama.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamaah Harus Waspada, Saudi Prediksi Makkah Dilanda Banjir Hingga Badai Petir Pekan Ini

    Jamaah Harus Waspada, Saudi Prediksi Makkah Dilanda Banjir Hingga Badai Petir Pekan Ini

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 614
    • 0Komentar

    SAUDI – Cuaca ekstrem diperkirakan bakal melanda Tanah Suci. Otoritas Arab Saudi memperingatkan potensi banjir bandang, hujan es, hingga badai petir di beberapa wilayah, termasuk Kota Makkah, sepanjang pekan ini. Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi menyebut hujan deras diperkirakan mengguyur kawasan Jazan, Asir, Al Baha, dan Makkah. Kondisi tersebut bisa memicu banjir bandang sekaligus membuat […]

    Bagikan Berita:
  • Menag Sebut Arab Saudi Gandeng Konsultan Amerika dan Makin Fokus Kejar Profit

    HIMPUH Ingatkan Hati-hati Ajakan Umrah Mandiri Padahal Calo

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 570
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sejak diundangkan, aturan dalam undang-undang nomor 14 Tahun 2025 yang membolehkan umat Islam berangkat umrah melalui jalur mandiri diramaikan dengan euforia warga Indonesia. Langkah ini tujuannya baik, karena memberi peluang warga Indonesia menggunakan opsi lain untuk memenuhi panggilan ke Baitullah. Akan tetapi, Wakil Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH), Suwartini mengingatkan […]

    Bagikan Berita:
  • 3.911 Ton Beras untuk Jemaah Haji RI Diupayakan dari Tanah Air

    3.911 Ton Beras untuk Jemaah Haji RI Diupayakan dari Tanah Air

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 380
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah mengupayakan pemenuhan kebutuhan beras bagi jemaah haji Indonesia dari dalam negeri. Sebanyak 3.911 ton beras ditargetkan dapat dikirim langsung dari Tanah Air ke Arab Saudi untuk konsumsi jemaah pada musim haji 1447 H/2026 M. Upaya tersebut dibahas Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    Cerita di Balik Lion Air Delay Dua Hari dan Bikin Ratusan Jamaah Umrah Terkatung-katung di Jeddah

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 443
    • 0Komentar

    HAMRANEWES – Ratusan jemaah haji Indonesia tertahan di Bandara Jeddah lantaran penerbangan Lion Air bermasalah. Penerbangan dengan kode JT-111 rute Jeddah ke Jakarta mengalami delay hingga dua hari, membuat ratusan jamaah umrah tertahan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah tanpa kepastian jadwal keberangkatan yang jelas. Corporate Communications Strategic Lion Group, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan […]

    Bagikan Berita:
  • Umrah dan Ziarah Forum Dibuka, Menhaj Saudi Sebut Jemaah dari Luar Saudi Melonjak 214 Persen Dalam Lima Tahun

    Umrah dan Ziarah Forum Dibuka, Menhaj Saudi Sebut Jemaah dari Luar Saudi Melonjak 214 Persen Dalam Lima Tahun

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 258
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Komitmen Arab Saudi dalam melayani jemaah haji dan umrah ditegaskan kembali di tengah meningkatnya jumlah peziarah dunia dan transformasi besar sektor layanan ibadah. Pemerintah Kerajaan menyebut pelayanan jemaah sebagai prinsip mendasar yang terus dijaga sejak berdirinya negara. Gubernur Madinah, Pangeran Salman bin Sultan, menegaskan hal itu saat membuka Umrah dan Ziyarah Forum di […]

    Bagikan Berita:
  • Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    Kebutuhan Anggaran Haji 2026 Rp18,2 Triliun, Dirjen PE2HU Ingatkan Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 412
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan anggaran operasional haji 1447 Hijriah/2026 M yang riil, tepat sasaran, dan akuntabel di tengah tantangan kebijakan baru Arab Saudi. Pengelolaan anggaran yang tidak tepat dinilai berisiko berdampak langsung pada kualitas layanan dan kenyamanan jemaah. Penegasan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Jaenal Effendi dalam […]

    Bagikan Berita:
expand_less