Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Saudi Akan Melewati Gerhana Bulan pada 7 September, Ini Tata Cara dan Doanya

Saudi Akan Melewati Gerhana Bulan pada 7 September, Ini Tata Cara dan Doanya

  • account_circle REDAKSI
  • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
  • visibility 464
  • print Cetak

SAUDI – Gerhana bulan bakal terjadi, dan Arab Saudi termasuk negara yang mengalami fenomena tersebut, pada Minggu, 7 September 2025 atau 15 Rabiul Awwal 1447 H. Seperti diketahui, umat muslim punya ibadah khusus untuk menyambut peristiwa ini, yakni Salat Kusuf.

Otoritas Saudi memastikan dua masjid suci, Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, akan menggelar Salat Khusuf (salat gerhana bulan) berjamaah setelah salat Maghrib.

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci menyebutkan ibadah ini dilaksanakan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Dalam hadis sahih disebutkan:

“Matahari dan bulan tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang. Maka apabila kalian melihatnya, berdoalah kepada Allah dan dirikanlah salat hingga gerhana itu usai.” (HR Bukhari)

Imam di kedua masjid akan memimpin jamaah dalam salat dua rakaat gerhana bulan. Astronom Islam memastikan gerhana parsial akan tampak jelas dari wilayah Saudi pada malam tersebut.

Tata Cara Salat Gerhana Bulan (Salat Khusuf)

Secara umum pelaksanaan shalat gerhana matahari dan shalat gerhana bulan diawali dengan shalat sunah dua rakaat dan setelah itu disusul dengan dua khutbah seperti shalat Idul Fitri atau shalat Idul Adha di masjid jami. Hanya saja bedanya, setiap rakaat shalat gerhana bulan dilakukan dua kali rukuk. Sedangkan dua khutbah setelah shalat gerhana matahari atau bulan tidak dianjurkan takbir sebagaimana khutbah dua shalat Id.

Para ulama sepakat, salat gerhana lebih utama dilaksanakan berjamaah. Berikut ketentuannya:

Membaca niat:

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا/مَأمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Saya shalat sunnah Gerhana Bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”

Takbiratul ihram seperti salat biasa.

Membaca doa iftitah, taawudz, lalu surah Al-Fatihah dan surah panjang (disunnahkan membaca Al-Baqarah). Bacaan dilakukan dengan jahr (dikeraskan).

Rukuk pertama, kemudian bangkit i’tidal sambil membaca “Sami’allahu liman hamidah, rabbana wa lakal hamd.”

Membaca Al-Fatihah kembali, dilanjutkan surah panjang (misalnya Ali Imran).

Rukuk kedua, lalu bangkit i’tidal.

Sujud dua kali, diselingi duduk di antara dua sujud.

Rakaat kedua dilakukan seperti rakaat pertama: dua kali rukuk, sujud, lalu tasyahud akhir.

Salam untuk mengakhiri salat.

Selain itu, dianjurkan berdoa, berdzikir, mandi, sedekah, dan membaca takbir sebelum atau setelah salat. Imam juga disunnahkan menyampaikan khutbah singkat setelah salat, seperti halnya khutbah Id.

Salat Khusuf termasuk sunnah muakkad, sangat dianjurkan dikerjakan berjamaah di masjid jami. Dua masjid suci biasanya dipadati jamaah ketika fenomena langit besar terjadi, termasuk gerhana.

Fenomena langit 7 September ini juga menjadi pengingat spiritual bagi umat Muslim. Dengan hadirnya salat gerhana di Haramain, jutaan jamaah di seluruh dunia bisa ikut meneladani amalan Nabi SAW.

Bagikan Berita:
  • Penulis: REDAKSI

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Petugas Haji yang Cuma ‘Nebeng’, BP Haji dan DPR Desak Evaluasi Total Pelaksanaan Haji 2025

    Ada Petugas Haji yang Cuma ‘Nebeng’, BP Haji dan DPR Desak Evaluasi Total Pelaksanaan Haji 2025

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 551
    • 0Komentar

    SAUDI — Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 terus menyisakan catatan serius, terbaru adalah terkait keberadaan petugas haji daerah (PHD) yang dinilai banyak yang cuma ‘nebeng’ haji alias cuma fokus ibadah tanpa menjalankan tugas pelayanan terhadap jemaah. Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) menyatakan akan mengevaluasi ketat proses rekrutmen dan pelatihan petugas haji ke depan. “Yang menjadi […]

    Bagikan Berita:
  • Sukseskan Haji 2026, Menhaj RI dan Menhaj Saudi Gelar Pertemuan Dua Hari

    Sukseskan Haji 2026, Menhaj RI dan Menhaj Saudi Gelar Pertemuan Dua Hari

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 278
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Komitmen pelayanan terbaik bagi tamu Allah kembali ditegaskan dalam pertemuan khusus antara Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, dan Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Taufiq F. Al-Rabiah, yang berlangsung pada 16–17 Februari 2026 di Kantor Dagang Arab Saudi. Pertemuan dua hari ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat […]

    Bagikan Berita:
  • Haji Tahun 2026 Akan Berlangsung di Musim Semi dan Tahun Berikutnya di Musim Dingin 16 Tahun

    Haji Tahun 2026 Akan Berlangsung di Musim Semi dan Tahun Berikutnya di Musim Dingin 16 Tahun

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 689
    • 0Komentar

    SAUDI – Puncak ibadah haji tahun 2025 diketahui telah berakhir seiring berakhirnya prosesi lontar jumrah nafar tsani. Ternyata, puncak haji tahun ini menjadi tahun terakhir yang berlangsung di musim panas. Mulai tahun depan, puncak haji diprediksi akan berlangsung selama musim semi. Mengutip Saudi Gazette, Selasa (10/6/2025), juru bicara Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM), Hussein […]

    Bagikan Berita:
  • Evaluasi Penerbangan Haji 2025, Ruang Pemeriksaan Tak Steril, Jemaah Tercampur Penumpang Reguler

    Evaluasi Penerbangan Haji 2025, Ruang Pemeriksaan Tak Steril, Jemaah Tercampur Penumpang Reguler

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 345
    • 0Komentar

    SAUDI – Musim haji 2025 resmi berakhir pada Juli lalu dan menyisakan sejumlah evaluasi penting di sektor penerbangan. Evaluasi yang menjadi sorotan tersebut mulai dari keterlambatan jadwal (delay) hingga temuan prosedur pemeriksaan jemaah dan bagasi yang belum sepenuhnya steril, kondisi ini dinilai berpotensi membuka celah penyusupan. Hal itu terungkap setelah Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian […]

    Bagikan Berita:
  • Guru Besar Hukum Nilai Yaqut Tak Melanggar Saat Membuat Keputusan Pembagian Kuota Haji

    Guru Besar Hukum Nilai Yaqut Tak Melanggar Saat Membuat Keputusan Pembagian Kuota Haji

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 357
    • 0Komentar

    JAKARTA – Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Lampung (Unila) Rudy, menilai, keputusan Yaqut Cholil Qoumas dalam membagi peruntukan kuota tambahan dari Arab Saudi saat menjadi Menteri Agama RI, tidak melawan hukum. Hal ini disampaikan Rudy, asat menanggapi perdebatan seputar kewenangan Menteri Agama (Menag) RI dalam pembagian kuota haji, yang kini sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi […]

    Bagikan Berita:
  • Suhu di Tanah Suci Capai 42 Derajat, Jemaah Diminta Simpan Tenaga

    Suhu di Tanah Suci Capai 42 Derajat, Jemaah Diminta Simpan Tenaga

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 402
    • 0Komentar

    JMAKKAH — Jemaah haji Indonesia harus bersiap dengan perubahan cuaca selama di tanah suci. Saat ini sedang musim panas. Suhu siang hari bisa mencapai 42 derajat Celcius. Cuaca di Makkah misalnya bakal kian terik menjelang salat Asar. Suhu mulai turun mendekati Magrib hingga Isya. Pada malam hari pun, suhu di Makkah kadang masih 31 derajat Celcius. […]

    Bagikan Berita:
expand_less