Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lainnya » Gelar Musyawarah Kerja, HIMPUH Tegaskan Komitmen untuk Patuh Aturan dan Patut

Gelar Musyawarah Kerja, HIMPUH Tegaskan Komitmen untuk Patuh Aturan dan Patut

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 316
  • print Cetak

HAMRANEWS – Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (HIMPUH) menegaskan pentingnya soliditas organisasi untuk tetap tumbuh dan adaptif menghadapi tantangan, di tengah dinamika regulasi baru dan masa transisi tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah nasional,

Hal itu mengemuka dalam Musyawarah Kerja (MUKER) ke-2 HIMPUH yang digelar pada Senin-Selasa, 26–27 Januari, di The Trans Luxury Hotel Bandung.

Forum strategis ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penentuan arah organisasi bagi ratusan penyelenggara perjalanan ibadah haji dan umrah di Indonesia.

Ketua Dewan Kehormatan HIMPUH, Tamam Ali Yafie, menyebut organisasi saat ini berada dalam situasi yang tidak mudah, namun harus tetap optimistis menatap masa depan.

“Semoga Bapak-Ibu sekalian, memberikan manfaat yang besar kepada HIMPUH yang tengah menghadapi situasi yang tidak mudah,” ujar Tamam dalam sambutannya.

Dalam sambutannya, Tamam menguraikan perjalanan kepengurusan HIMPUH periode 2024–2028 yang menurutnya sudah memasuki separuh masa jabatan. Ia membaginya ke dalam empat tahapan besar.

Tahap pertama adalah peletakan fondasi, dengan menekankan kepatuhan terhadap aturan dan kepatutan terhadap nilai-nilai organisasi.

“Kita patuh kepada seluruh perangkat peraturan. Yang kedua, kita patut,” katanya.

Ia menegaskan HIMPUH tidak semata mengejar kuantitas, melainkan kualitas penyelenggaraan ibadah yang bertanggung jawab.

“Jadi HIMPUH itu tidak bicara soal kuantitas tapi kualitas. Mencari Ridho Allah itu artinya pendekatannya adalah process oriented, bukan result oriented,” tutur Tamam.

Tahap kedua, lanjut Tamam, adalah konsolidasi. HIMPUH perlu memantapkan program kerja di tengah tiga suasana kebatinan yang sedang dihadapi industri haji dan umrah.

“Masa transisi dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah hingga perubahan regulasi yang juga sangat berbeda dari sebelumnya,” paparnya.

Situasi ini, menurut Tamam, menuntut organisasi untuk tetap solid dan mampu melewati masa sulit dengan baik.

“Jadi itu yang terjadi, dan kita dalam situasi yang cukup sulit. Semoga bisa kita lewati dengan baik,” ujar dia

Memasuki tahap ketiga, HIMPUH menargetkan ekspansi dengan penguatan program-program nyata, termasuk peran KOSIMA sebagai tulang punggung kesejahteraan anggota.

Tamam membeberkan bahwa dari 465 anggota HIMPUH, baru sekitar 95 yang tergabung dalam KOSIMA atau sekitar 25 persen.

“Kalau kita bicara data saat ini yang menjadi anggota KOSIMA itu kurang lebih 95. Dari 465 anggota HIMPUH, baru 95. Padahal, potensi industri haji dan umrah sangat besar. Sementara kalau kita lihat omset haji dan umroh untuk seluruh penyelenggaraan itu sekitar 50 triliun,” jelas Tamam.

Ia menilai tantangan ke depan adalah bagaimana KOSIMA bisa berkembang menjadi kekuatan ekonomi bersama bagi anggota.

“Nah ini tantangan yang sangat berat, bagaimana dalam masa ekspansi itu KOSIMA bisa menjadi tulang punggung HIMPUH untuk mensejahterakan anggotanya,” terang Tamam

Tahap keempat yang disampaikan Tamam adalah membangun “sukses story” sekaligus mempersiapkan suksesi kepengurusan ke depan.

“Mudah-mudahan dengan modal finansial, modal sosial, HIMPUH bisa lebih sukses memberikan estafet kepada pengurus yang baru.”

Muker, Jantung Pengambilan Keputusan HIMPUH

Muker HIMPUH sendiri merupakan forum resmi organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar Pasal 14 dan dijabarkan dalam ART Pasal 16. Dewan Pengurus wajib menyampaikan laporan kinerja dan laporan keuangan sebagai bentuk transparansi.

Forum ini juga menetapkan rencana kerja dan anggaran tahun berikutnya, menjadikannya pusat denyut strategis organisasi.

Mengusung tema “Together We Thrive”, Muker kali ini menjadi pengingat bahwa kekuatan HIMPUH terletak pada kolaborasi, kesamaan visi, dan komitmen untuk tumbuh bersama.

Tamam pun menutup sambutannya dengan pesan optimistis. “Makanya MUKER kita tahun ini kami mengusung tema: ‘Together We Try.’ Jadi bersama-sama kita saling menguatkan,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akuisisi Sejumlah Aset Hotel di Makkah, Danantara Bakal Kelola 5.000 Kamar untuk Layanan Umrah

    Akuisisi Sejumlah Aset Hotel di Makkah, Danantara Bakal Kelola 5.000 Kamar untuk Layanan Umrah

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 406
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Melalui Danantara Investment Management (DIM), lembaga pengelola investasi negara, yakni Danantara Indonesia resmi mengakuisisi sejumlah aset perhotelan dan properti strategis di Makkah, Arab Saudi. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian strategis multi-aset bersama Thakher Development Company. Aset yang diakuisisi berada di kawasan Thakher City, sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, salah satu area […]

    Bagikan Berita:
  • Arab Saudi Wanti-wanti Surat Sehat Jemaah Haji, Ini Daftar Regulasi Terbaru Pemberangkatan 2026

    Arab Saudi Wanti-wanti Surat Sehat Jemaah Haji, Ini Daftar Regulasi Terbaru Pemberangkatan 2026

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 352
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah Arab Saudi beberapa kali mengingatkan masalah kesehatan jemaah haji yang paling perlu diperhatikan. Selain memperingatkan bahwa jemaah yang dalam kondisi tidak sehat akan dipulangkan, Arab Saudi juga menekankan surat sehat yang harus terverifikasi dengan baik. Pemerintah Arab Saudi melalui Menteri Haji dan Umrah, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, mengumumkan aturan kesehatan tersebut bersama […]

    Bagikan Berita:
  • Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    Tahun 2026, BP Haji Cuma Akan Menggunakan Dua atau Tiga Perusahan Syarikah

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Imam Dzulkifli
    • visibility 447
    • 0Komentar

    SAUDI – Evaluasi sistem syarikah menjadi salah satu perhatian Badan Penyelenggara (BP) Haji terkait pelaksanaan ibadah tahun depan. Lembaga yang resmi mengambil alih pelaksanaan haji dari Kemenag itu, akan menggandeng dua atau tiga syarikah dalam pelaksanaan Haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kepala BP Haji, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), mengatakan keputusan ini diambil setelah […]

    Bagikan Berita:
  • Bupati Bulukumba Lepas Jemaah Umrah SINT Travel

    Bupati Bulukumba Lepas Jemaah Umrah SINT Travel

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle MUHAMMAD FADLI
    • visibility 503
    • 0Komentar

    BULUKUMBA — Bukan hari biasa untuk puluhan warga Kabupaten Bulukumba. Rabu, 1 Oktober 2025, mereka memukai perjalanan umrah dengan seremoni yang khusus. Jika biasanya kita hanya sering melihat seorang bupati melepas calon jemaah haji, kali ini calon jemaah umrah. Momen istimewa itu terjadi di Masjid Agung Bulukumba. Andi Muchtar Ali Yusuf, Bupati Bulukumba melakukan pelepasan […]

    Bagikan Berita:
  • Prabowo Perintahkan Perbanyak Petugas Haji dari Unsur TNI-Polri

    Prabowo Perintahkan Perbanyak Petugas Haji dari Unsur TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 338
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Haji dan Umrah untuk menambah jumlah petugas haji dari TNI-Polri. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk memperkuat pelayanan untuk jemaah yang selalu diisi banyak lansia. “Kita akan tambah (dari TNI-Polri), supaya kemudian mereka bisa bertugas lebih baik, karena lebih prima biasanya petugas dari TNI dan Polri. Dan kita akan […]

    Bagikan Berita:
  • Cerita Gus Baha Kakek-neneknya Berhaji Sampai Setahun Lamanya di Tanah Suci

    Cerita Gus Baha Kakek-neneknya Berhaji Sampai Setahun Lamanya di Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle REDAKSI
    • visibility 685
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kemajuan sistem pelaksanaan Ibadah Haji zaman sekarang bisa jadi membuat kagum-kagum para leluhur jika saja mereka tahu. Ya, melaksanakan rukun Islam kelima ini pada tahun-tahun kemerdekaan Indonesia sekitar tahun 1950-an, penuh aral dan rintangan. Gus Baha, atau pemilik nama lengkap KH A Bahauddin Nursalim menceritakan, pada zaman itu, ada Jemaah Calon Haji yang […]

    Bagikan Berita:
expand_less