Grab Berangkatkan 105 Mitra Pengemudi Umrah, Ada dari Makassar dan Kendari
- account_circle Muhammad Fadli
- calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
- visibility 8
- print Cetak

HAMRANEWS.ID – Grab Indonesia kembali memberikan apresiasi kepada para mitra pengemudinya dengan memberangkatkan 105 orang untuk menunaikan ibadah umrah pada September 2026.
Para mitra tersebut berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, di antaranya Jakarta, Makassar, Medan, Kendari, Cirebon, Semarang, Surabaya, dan Manado.
Pemberangkatan tersebut merupakan bagian dari Program BERKAH atau Berangkat Umrah yang digelar Grab. Program ini sebelumnya dibuka pada 1 April hingga 15 Mei 2026 bagi mitra pengemudi roda dua maupun roda empat yang memenuhi persyaratan.
Proses pemilihan penerima manfaat mempertimbangkan sejumlah indikator aktivitas mitra. Penilaiannya disesuaikan dengan karakteristik operasional di masing-masing wilayah agar peluang memperoleh apresiasi dapat tersebar secara lebih merata.
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan Program BERKAH merupakan bentuk penghargaan sekaligus wujud pendampingan perusahaan terhadap mitra pengemudi.
Menurutnya, selama ini para mitra pengemudi berperan mengantarkan masyarakat ke berbagai tujuan. Melalui program tersebut, Grab ingin menghadirkan kesempatan bagi para mitra untuk menjalani perjalanan spiritual ke Tanah Suci.
“Selama ini, para Mitra Pengemudi yang mengantar begitu banyak orang sampai ke tujuan. Kali ini, giliran kami yang mengantar mereka menuju satu perjalanan yang mungkin sudah lama mereka simpan dalam doa, ke Tanah Suci,” ujar Neneng dalam konferensi pers di Tangerang, Banten.
Neneng menilai kesempatan menjalankan ibadah umrah memiliki makna emosional dan personal yang berbeda dibandingkan bentuk penghargaan berupa insentif materi.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Grab memperkuat hubungan dengan komunitas mitra pengemudi secara berkelanjutan.
Salah seorang penerima manfaat, Teguh Amboro, mitra GrabCar asal Banyumas, mengaku sempat mengira program tersebut lebih ditujukan kepada mitra yang telah lama bergabung. Ia ternyata tetap memperoleh kesempatan meski baru bergabung pada awal 2026.
Kisah berbeda datang dari Endang Jayanti. Ia mendapat kesempatan melanjutkan program umrah yang sebelumnya diterima almarhum suaminya, Sukriadi, mitra Grab asal Makassar yang meninggal sebelum sempat menjalankan ibadah tersebut.
Sementara itu, Fika Chasasmeta, mitra perempuan asal Jakarta yang aktif mendampingi komunitas Tuli, juga terpilih sebagai salah satu peserta. Baginya, perjalanan ke Tanah Suci menjadi kesempatan untuk kembali memberikan manfaat bagi komunitas yang selama ini didampinginya.
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf turut mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, mitra pengemudi memiliki peran penting karena setiap hari menjalankan amanah untuk mengantarkan masyarakat.
“Kesempatan bagi mitra untuk menjalankan ibadah umrah dapat menjadi pengalaman yang berkesan bagi mereka dan keluarga,” kata Irfan Yus
- Penulis: Muhammad Fadli
- Editor: Fitriani Heli
