Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Tiket Baru Diketahui Bermasalah Jelang Keberangkatan, Muslimat NU Nyaris Jadi Korban Penelantaran Umrah

Tiket Baru Diketahui Bermasalah Jelang Keberangkatan, Muslimat NU Nyaris Jadi Korban Penelantaran Umrah

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 78
  • print Cetak

HAMRANEWS.ID – Rencana keberangkatan 196 jemaah umrah yang tergabung dalam KBIHU Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jombang mengalami kendala setelah persoalan tiket baru diketahui beberapa jam sebelum rombongan dijadwalkan menuju bandara.

Kondisi tersebut membuat keberangkatan yang semula direncanakan berlangsung serentak pada Minggu (30/8/2026) dini hari harus diubah menjadi beberapa tahap.

KBIHU Muslimat NU Jombang pun meminta pihak travel memastikan seluruh jemaah tetap mendapatkan pelayanan dan hak mereka hingga kembali ke Tanah Air.

Ketua III KBIHU Muslimat NU Jombang, Ema Ummiyyatul Chusnah, mengungkapkan, ada 200 jemaah yang direncanakan berangkat sekitar pukul 02.00 WIB. Dari jumlah tersebut, 196 orang dipastikan mengikuti perjalanan umrah.

Namun, pada Sabtu 29 Agustus 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, KBIHU mendapat informasi dari PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup) bahwa tiket yang telah tersedia hanya cukup untuk 40 orang.

Menurut Ema, tiket tersebut pun tidak seluruhnya diperuntukkan bagi jemaah KBIHU Muslimat NU Jombang.

“Di situlah kami kecewa terhadap pihak travel. Akhirnya kami tawarkan kepada jamaah dengan keberangkatan bertahap,” kata Ema, Senin 31 Agustus 2026.

Perubahan jadwal itu sempat memunculkan keberatan dari jemaah. Sebab, sebagian dari mereka harus berangkat terpisah dari anggota keluarga yang seharusnya ikut dalam penerbangan yang sama.

“Mereka sempat keberatan karena tidak berangkat secara bersamaan atau secara keseluruhan, memang ada yang berangkatnya tidak bersamaan dengan keluarganya,” ujarnya.

Meski sempat terkendala, keberangkatan akhirnya tetap dilakukan secara bertahap. Sebanyak 20 jemaah telah berangkat pada Senin (31/8/2026) dan kini berada di Madinah.

Kemudian, 120 jemaah lainnya diberangkatkan pada hari yang sama melalui Bandara Yogyakarta dengan menggunakan Malaysia Airlines.

Sementara 56 jemaah sisanya dijadwalkan menyusul pada Selasa (1/9/2026) melalui Bandara Juanda.

“Jadi insyaallah selama tiga hari dilakukan pemberangkatan secara bertahap oleh pihak travel tersebut,” tutur Ema.

KBIHU Soroti Persoalan Tiket

Ema mengatakan pihak travel menjelaskan persoalan tersebut berkaitan dengan proses tiketing. Pihak travel, kata dia, menyebut terdapat kemungkinan miskomunikasi maupun gangguan dalam proses pemesanan tiket.

“Untuk penyebabnya karena tiketing, kemungkinan ini ada miskomunikasi menurut pihak travelnya, kemungkinan karena ada miskomunikasi atau eror atau trobel terkait tiketing,” jelasnya.

Bagi KBIHU Muslimat NU Jombang, persoalan utama bukan hanya memastikan jemaah akhirnya dapat berangkat, tetapi juga memastikan seluruh hak mereka tetap dipenuhi selama perjalanan umrah.

Ema meminta PT Annisa Ahmada Travelindo segera menuntaskan pemberangkatan seluruh jemaah dan memberikan pelayanan sebagaimana yang telah dijanjikan.

“Kami menuntut kepada pihak travel untuk segera memberangkatkan seluruh jamaah dan harus memberikan seluruh hak-hak jamaah sampai kepulangannya nanti juga harus dilayani dengan baik,” tegasnya.

KBIHU juga mempertanyakan waktu penyampaian informasi mengenai masalah tiket. Sebab, kabar tersebut baru diterima sekitar dua jam sebelum jemaah dijadwalkan berangkat menuju bandara.

“Yang kami sesalkan adalah kenapa baru dua jam sebelum keberangkatan ke bandara baru diberikan informasi. Itu yang kami sesalkan,” kata Ema.

Ia menambahkan, seluruh biaya pendaftaran jemaah telah dibayarkan penuh atau 100 persen kepada PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup).

Travel Beri Klarifikasi

Sebelumnya, Direktur/CEO PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Grup), Erni Khairunnisa atau Ning Nisa, telah memberikan klarifikasi melalui akun Instagram @annisaahmada.itsgrup.

Dalam pernyataannya, Erni menyebut jemaah tetap diberangkatkan pada 30 Agustus 2026. Ia juga membantah adanya jemaah yang gagal berangkat akibat ditipu oleh pihak travel.

Dengan adanya keberangkatan bertahap tersebut, perhatian kini tertuju pada penyelesaian seluruh perjalanan 196 jemaah, termasuk kepastian pelayanan dan kepulangan mereka sesuai hak yang telah dijanjikan.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Hari di Madinah, Jemaah Tazkiyah Tour Perbanyak Ibadah di Tempat Suci dan Teladani Istiqamah Rasulullah

    Enam Hari di Madinah, Jemaah Tazkiyah Tour Perbanyak Ibadah di Tempat Suci dan Teladani Istiqamah Rasulullah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 243
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Hingga hari keenam di Kota Madinah, jemaah haji khusus Tazkiyah Tour telah menjalani berbagai rangkaian ibadah dan aktivitas spiritual. Momen ini dimanfaatkan para jemaah untuk memperbanyak amalan sekaligus meneladani sikap istiqamah Rasulullah SAW selama berada di kota suci. Selama enam hari di Kota Madinah, jemaah Tazkiyah Tour mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah dan menapaktilasi […]

    Bagikan Berita:
  • Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 Dimulai, di Bawah Pengawasan Ketat dan Tanpa Kompromi

    Seleksi Petugas Haji Daerah 2026 Dimulai, di Bawah Pengawasan Ketat dan Tanpa Kompromi

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 374
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia secara resmi membuka tahapan Seleksi Petugas Haji Daerah (PHD) untuk penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 H/2026 M. Seleksi ini menjadi fondasi awal dalam memperkuat tata kelola pelayanan haji nasional yang profesional, disiplin, dan berintegritas. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji […]

    Bagikan Berita:
  • Kisah ‘Pagandeng’ Ikan Asal Gowa Naik Haji 2026 Setelah Sisihkan Rp100 Ribu Per Hari

    Kisah ‘Pagandeng’ Ikan Asal Gowa Naik Haji 2026 Setelah Sisihkan Rp100 Ribu Per Hari

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 247
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Keterbatasan ekonomi tak menyurutkan langkah Asis Deng Lipung untuk menunaikan ibadah haji. Penjual ikan keliling alias ‘pagendang ikan’ asal Kabupaten Gowa ini akhirnya berangkat ke Tanah Suci setelah puluhan tahun menabung dari penghasilan hariannya. Mengutip dari IDNTimes, Asis menjalani keseharian dengan berjualan ikan menggunakan sepeda. Penghasilannya sekitar Rp100 ribu per hari harus ia […]

    Bagikan Berita:
  • Sudah 89 Orang Calon Jemaah Haji Ilegal Digagalkan Imigrasi Sejak Musim Haji 2026

    Sudah 89 Orang Calon Jemaah Haji Ilegal Digagalkan Imigrasi Sejak Musim Haji 2026

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 205
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Sebanyak 89 calon haji nonprosedural ditunda keberangkatannya oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta sejak awal musim keberangkatan haji 2026 pada 22 April lalu. Pengetatan dilakukan untuk mencegah praktik haji ilegal dengan penggunaan visa yang tidak sesuai peruntukan. Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana mengatakan penundaan terbaru […]

    Bagikan Berita:
  • Angka Kematian Jemaah Haji Turun 25 Persen, Kemenhaj Akan Perketat Lagi Skrining Kesehatan 2027

    Angka Kematian Jemaah Haji Turun 25 Persen, Kemenhaj Akan Perketat Lagi Skrining Kesehatan 2027

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 124
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Penurunan angka kematian jemaah haji pada musim haji 2026 menjadi capaian yang diapresiasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Namun, keberhasilan menekan angka mortalitas sekitar 25 persen itu justru menjadi pijakan bagi pemerintah untuk memperketat skrining kesehatan calon jemaah pada penyelenggaraan haji 2027. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan, aspek kesehatan akan […]

    Bagikan Berita:
  • Pemerintah Perketat Pengawasan Paspor Haji 2026, Tapi Tetap Dipercepat

    Pemerintah Perketat Pengawasan Paspor Haji 2026, Tapi Tetap Dipercepat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 390
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Pemerintah mempercepat layanan dokumen keimigrasian bagi calon jemaah haji 2026. Akan tetapi pada saat yang sama pemerintah juga memperketat pengawasan untuk mencegah potensi penyalahgunaan kuota paspor haji. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap praktik manipulasi dokumen dan penyalahgunaan paspor menjelang musim haji. Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) melalui Direktorat Jenderal Imigrasi telah […]

    Bagikan Berita:
expand_less