Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Umrah » Potensi Penipuan yang Bisa Terjadi Ketika Berangkat Umrah secara Mandiri

Potensi Penipuan yang Bisa Terjadi Ketika Berangkat Umrah secara Mandiri

  • account_circle Muhammad Fadli
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 470
  • print Cetak

JAKARTA – Pemerintah kini membolehkan masyarakat Indonesia berangkat umrah melalui jalur mandiri, atau mengurus sendiri keberangkatan, pemesanan hotel, dan berbagai urusan lainnya tanpa melalui travel.

Namun, Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Re­publik Indonesia (Amphuri) menyoroti dampak negatif dari aturan Umrah Mandiri yang kini diatur secara legal di Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU).

Sekretaris Jenderal Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Zaky Zakariya, mengungkapkan, legalisasi umrah mandiri bisa memicu dampak serius bagi jemaah jika tidak punya pengalaman dan pemahaman mendalam terkait urusan perjalanan ke Tanah Suci tersebut.

Secara konsep, umrah mandiri dipahami sebagai perjalanan ibadah yang dilakukan jamaah tanpa melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) resmi.

Artinya, jamaah dapat mengatur sendiri perjalanan dan akomodasi mereka melalui platform daring atau agen internasional tanpa pendampingan lembaga resmi dari Indonesia.

Zaky menilai legalisasi umrah mandiri justru membuka peluang bagi korporasi dan platform global, seperti agen perjalanan online internasional, untuk menjual langsung paket umrah kepada masyarakat Indonesia tanpa melibatkan PPIU lokal.

Sehingga, ada kemungkinan, uang keluar akan semakin besar. Tidak lagi berputar di dalam negeri, menjadi gaji para karyawan travel, dan perputaran ekonomi di dalam negeri makin kecil.

Zaky menjelaskan, sektor haji dan umrah selama ini menyerap lebih dari 4,2 juta tenaga kerja, mulai dari pemandu ibadah, penyedia perlengkapan, hingga pelaku UMKM di berbagai daerah.

Selain itu, legalisasi umrah mandiri berpotensi menurunkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan mengurangi penerimaan pajak, karena nilai tambah ekonomi dari aktivitas perjalanan akan bergeser ke luar negeri.

Lebih jauh, Zaky menegaskan bahwa ibadah umrah tidak dapat disamakan dengan perjalanan wisata biasa. Umrah merupakan ibadah mahdhah yang membutuhkan bimbingan rohani dan nilai-nilai spiritual dalam pelaksanaannya.

“Jika peran lembaga keagamaan seperti pesantren, ormas Islam, dan PPIU diabaikan, maka nilai-nilai rohani yang selama ini menyertai perjalanan ibadah akan hilang. Umrah bisa berubah menjadi sekadar transaksi digital tanpa makna spiritual,” ujarnya.

Risiko Penipuan Terbuka

Menurutnya, konsep umrah mandiri memang tampak memberikan kebebasan bagi jamaah, namun sesungguhnya mengandung banyak risiko, baik dari sisi bimbingan manasik, perlindungan hukum, maupun pendampingan selama di Tanah Suci.

“Jika terjadi gagal berangkat, penipuan, atau musibah seperti kehilangan bagasi dan keterlambatan visa, tidak ada pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban,” kata Zaky.

Selain itu, jamaah juga berpotensi melanggar aturan di Arab Saudi karena minimnya pemahaman terhadap regulasi setempat, seperti batas waktu visa (overstay), larangan atribut politik, hingga aktivitas yang dianggap mengganggu ketertiban umum.

Belajar dari Pengalaman

Zaky mengingatkan bahwa sejarah mencatat banyak kasus penipuan dan kegagalan keberangkatan jamaah umrah di Indonesia.

“Tragedi besar pernah terjadi pada 2016 ketika lebih dari 120 ribu orang gagal berangkat. Dengan pengawasan ketat saja penipuan masih terjadi, apalagi bila praktik umrah mandiri dilegalkan,” pungkasnya.

Bagikan Berita:
  • Penulis: Muhammad Fadli
  • Editor: Fitriani Heli

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antrean Haji Indonesia Tembus 5,5 Juta Orang, Tanda Daya Beli Umat yang Tinggi

    Antrean Haji Indonesia Tembus 5,5 Juta Orang, Tanda Daya Beli Umat yang Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 563
    • 0Komentar

    JAKARTA – Calon jamaah haji asal Indonesia yang antre untuk berangkat terus melonjak drastis dari tahun ke tahun. Data terbaru menunjukkan lebih dari 5,5 juta warga Indonesia saat ini sedang menunggu giliran berangkat ke Tanah Suci, sementara kuota nasional hanya sekitar 220 ribu orang per tahun. Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Fadlul Imansyah, menyebut […]

    Bagikan Berita:
  • Kemenhaj Tunda Ujian CAT Petugas Haji di Wilayah Sumut–Sumbar–Aceh karena Bencana

    Kemenhaj Tunda Ujian CAT Petugas Haji di Wilayah Sumut–Sumbar–Aceh karena Bencana

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 375
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan penundaan pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi petugas haji atau PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. Penundaan ini disebabkan oleh dampak bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi tersebut. Dalam pernyataan yang diunggah di akun […]

    Bagikan Berita:
  • Daging Sembelihan Dam 135.000 Jemaah Haji Indonesia Dikirim ke Palestina

    Daging Sembelihan Dam 135.000 Jemaah Haji Indonesia Dikirim ke Palestina

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 196
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Daging hasil penyembelihan dam dari sekitar 135.000 jemaah haji Indonesia tahun 2026 akan disalurkan kepada rakyat Palestina. Distribusi dilakukan melalui program resmi Adahi milik Pemerintah Arab Saudi dengan jalur pengiriman melalui Mesir sebelum diteruskan ke wilayah Palestina, termasuk Jalur Gaza. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak […]

    Bagikan Berita:
  • Terungkap di Sidang, Begini Cara BPKH Kelola Dana Setoran Haji hingga Raup Nilai Manfaat

    Terungkap di Sidang, Begini Cara BPKH Kelola Dana Setoran Haji hingga Raup Nilai Manfaat

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 125
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Bagaimana sebenarnya dana yang disetorkan calon jemaah haji dikelola sebelum mereka berangkat ke Tanah Suci? Pertanyaan itu terungkap dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024. Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah dan Deputi Keuangan BPKH Irwanto membeberkan mekanisme pengelolaan dana haji di hadapan majelis hakim. Penjelasan tersebut […]

    Bagikan Berita:
  • Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di Arab Saudi, Kemenhaj Perkuat Istithaah Kesehatan untuk 2027

    Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di Arab Saudi, Kemenhaj Perkuat Istithaah Kesehatan untuk 2027

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 76
    • 0Komentar

    HAMRANEWS.ID – Pelaksanaan ibadah haji 2026 telah berakhir. Namun, perhatian terhadap kondisi jemaah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi belum sepenuhnya selesai. Hingga Minggu (20/9/2026), masih ada dua jemaah haji Indonesia yang menjalani perawatan medis di Arab Saudi. Keduanya dirawat di rumah sakit berbeda setelah mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Pelaksana […]

    Bagikan Berita:
  • Travel Imbau Calon Jemaah Tidak Panik, Umrah Tetap Berjalan dan Tidak Ada Larangan

    Travel Imbau Calon Jemaah Tidak Panik, Umrah Tetap Berjalan dan Tidak Ada Larangan

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Fadli
    • visibility 328
    • 0Komentar

    HAMRANEWS – Asosiasi penyelenggara perjalanan haji dan umrah mengimbau masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah agar tidak panik di tengah eskalasi konlik di Timur Tengah. Asosiasi juga menilai, pemerintah terlalu cepat meminta masyarakat menunda umrah, di saat kondisi di Haramain Arab Saudi cenderung aman. Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) wilayah Sulawesi, […]

    Bagikan Berita:
expand_less